ANGIN ROH KUDUS
SEPATAH KATA
ANGIN ROH KUDUS
PERFECT SHALOM
Sahabat Joshua Ivan Sudrajat ketika saya mendengarkan Khotbah Ibu Kezia Verena saya mendapatkan Tema ANGIN ROH KUDUS
Yohanes 3:8 (TB) Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
Dalam Alkitab, Roh Kudus dilambangkan sebagai angin (ruakh dalam Ibrani, pneuma dalam Yunani), yang bermakna napas kehidupan, kuasa yang tak terlihat namun nyata, dan berdaulat. Seperti angin, Roh Kudus bekerja secara dinamis, menyegarkan, tak terprediksi, dan membawa perubahan serta kuasa dalam kehidupan orang percaya, sebagaimana dijelaskan Yesus dalam Yohanes 3:8.
Berikut adalah makna mendalam dari simbol Roh Kudus sebagai angin:
Sumber Kehidupan dan Napas: Istilah Ibrani ruakh dan Yunani pneuma mencakup arti roh, napas, dan angin, yang menunjukkan peran Roh Kudus dalam memberi napas hidup dan menghidupkan firman.
Kuasa Tak Terlihat yang Nyata: Seperti angin yang tidak dapat dilihat tetapi dampaknya terasa, Roh Kudus bekerja secara rahasia namun memberikan dampak nyata, seperti pada hari Pentakosta di mana suara-Nya terdengar seperti tiupan angin kencang (Kisah Para Rasul 2:2).
Berdaulat dan Bebas: Yesus menekankan bahwa angin bertiup ke mana saja ia mau, menggambarkan kebebasan dan kedaulatan Roh Kudus dalam bekerja menurut kehendak-Nya.
Penyegar dan Penyucian: Angin menyegarkan udara yang stagnan, melambangkan peran Roh Kudus yang membersihkan dan menyegarkan rohani umat.
Simbol ini menonjolkan sifat Roh Kudus yang dahsyat, dinamis, dan tidak dapat dikendalikan oleh manusia, namun membawa kehidupan.
HAMBATAN-HAMBATAN ANGIN ROH KUDUS TIDAK BISA BERHEMBUS
Hambatan utama angin Roh Kudus tidak berhembus dalam kehidupan orang percaya adalah kuasa kegelapan, dosa, kesenangan duniawi yang berlebihan, dan kurangnya persekutuan dalam doa serta firman. Sikap hati yang dingin, kepuasan diri, dan penolakan untuk tunduk pada kehendak Allah juga menghalangi pekerjaan Roh Kudus yang dinamis.
Penghambat Utama Aliran Kuasa Roh Kudus:
Kuasa Kegelapan & Dosa: Iblis menggoda umat Tuhan untuk mengurangi keinginan bersekutu dengan Tuhan, membuat doa dan pembacaan Alkitab menjadi beban.
Kesenangan Duniawi: Fokus yang berlebihan pada hal-hal duniawi (televisi, internet, hobi) mengikis kerinduan akan hadirat Tuhan.
Sikap Hati yang Dingin: Kehidupan yang puas dengan kondisi rohani yang stagnan dan kurangnya kehausan akan Tuhan.
Ketidaktaatan: Menolak tunduk pada pimpinan Roh Kudus menghambat pekerjaan-Nya dalam kehidupan seseorang.
Cara Mengatasi Hambatan:
Untuk memulihkan hembusan angin Roh Kudus, diperlukan kesadaran untuk membuka diri, berdoa, dan mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Membangun kehidupan doa yang giat dan beribadah dengan benar akan mengaktifkan kembali karya Roh Kudus.
Angin adalah salah satu simbol atau lambang kehadiran Roh Kudus, sedangkan kincir angin adalah gambaran kehidupan orang percaya. Seringkali kita tidak bisa 'menangkap' dan merasakan kehadiran Roh Kudus karena 'baling-baling' kehidupan kita tidak dapat berfungsi dengan baik, alias rusak. Kita tidak lagi memiliki kepekaan rohani karena kehidupan rohani kita tidak kita pelihara dengan baik. Tubuh kita adalah bait Allah, tempat Roh Kudus berdiam dan "Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu." (1 Korintus 3:17).
Kisah 2 :2, Yoh 3 : 8
"Angin bertiup kemana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya dan engkau tidak tau darimana ia datang atau kemana ia pergi. Demikian juga dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh". Kata "Pneuma" dalam bahasa Gerika secara literal berarti angin, nafas. Allah menghembuskan nafasNya kepada Adam dan ia menjadi nyawa yang hidup. Yesus menghembuskan nafas (Breathed) kepada murid-muridnya dan berkata "Terimalah Roh Kudus'' Yoh 20 : 22. Roh Kudus adalah nafas dan kehidupan Allah.
Jika Roh Kudus hadir, Ia membawa kehidupan dalam diri kita, tanpa Dia kita tidak dapat merasakan arti kehidupan yang sesungguhnya. Kalau kita mengundang kehadiran Roh Kudus terasa sekali udara segar yang mengakibatkan sukacita dan kebahagiaan. Sifat-sifat angin adalah: sebagai udara untuk bernafas, tidak kelihatan tetapi gerakannya dapat dirasakan,ada di mana -mana, selalu bergerak, dapat bertiup lembut dan juga dapat mengadakan tenaga yang besar.
Tuhan Yesus memberkati
Ditulis oleh Joshua Ivan Sudrajat



Komentar
Posting Komentar