PENDAMAIAN PEMULIHAN MASUK DESTINY TUHAN
PENDAMAIAN PEMULIHAN MASUK DESTINY TUHAN
IBADAH YOM KIPPUR 5787
SELASA 22 SEPTEMBER 2022
PS NANY SUSANTY SH
YOUTUBE : https://youtu.be/lXmsyUPNgKI?si=Fj_BbDL6HbWAYXqn
1. Pendahuluan: Arti Perayaan Yom Kippur
Yom Kippur adalah Hari Pendamaian. Meskipun peringatan ini berakar dari tradisi Yahudi, sebagai orang percaya, kita adalah keturunan Abraham secara rohani. Oleh sebab itu, janji-janji Allah dan makna rohani di balik perayaan ini juga menjadi milik kita.
Imamat 16:30
"Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu; kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN."
Yom Kippur bukan sekadar perayaan rutin, melainkan panggilan untuk:
Berdamai dengan Tuhan: Membereskan hidup, memohon pengampunan, dan menyucikan diri di hadapan-Nya.
Berdamai dengan Diri Sendiri: Melepaskan rasa tidak layak, penyesalan, serta intimidasi musuh yang membuat kita merasa tidak bisa diampuni.
2. Penebusan Sempurna dalam Perjanjian Baru
Jika pada zaman Perjanjian Lama pendamaian dilakukan setahun sekali dengan darah domba atau lembu, maka dalam Perjanjian Baru, Yesus Kristus telah menjadi Anak Domba Allah yang dikorbankan satu kali untuk selama-lamanya.
Roma 6:10
"Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya; dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah."
Ibrani 9:28
"Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang..."
Kita tidak perlu lagi membawa korban bakaran. Melalui pengorbanan Kristus di kayu salib, hubungan kita dengan Bapa di surga telah dipulihkan dan dosa-dosa kita dilunasi sepenuhnya.
3. Rencana Tuhan Sesudah Ditahirkan: Memasuki Destiny
Tuhan mentahirkan kita bukan tanpa tujuan. Sama seperti barang yang kotor dibersihkan agar dapat digunakan kembali, demikian pula hidup kita disucikan supaya kita mencapai destiny (rencana dan tujuan ilahi) yang sudah Tuhan tetapkan.
Tuhan ingin agar kita bangkit dan menjadi terang di tengah dunia.
Matius 5:14, 16
"Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi... Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Teladan Kerendahan Hati dan Hikmat: Abigael
Dalam 1 Samuel 25, kita belajar dari sosok Abigael, seorang perempuan yang bijak dan cantik. Ketika suaminya, Nabal, bertindak bebal dan memancing kemarahan Daud, Abigael mengambil tindakan dengan:
Kerendahan hati dan hikmat: Bersujud dan memohon pengampunan untuk meluputkan seisi rumahnya dari malapetaka.
Menenangkan kemarahan: Tindakannya yang bijaksana menahan Daud dari menumpahkan darah.
Di masa-masa yang sulit, orang percaya dipanggil untuk bertindak dengan hikmat, kerendahan hati, dan kesabaran, bukan dengan emosi atau kedagingan.
4. Dipenuhi Minyak Zaitun dan Tujuh Roh Allah
Pengurapan Minyak Zaitun Untuk bertahan dan tetap berbuah di masa-masa sukar, kita memerlukan pengurapan Roh Kudus yang dilambangkan dengan minyak zaitun. Pohon zaitun adalah gambaran kehidupan yang tahan banting, tetap bertahan di tanah yang kering/berbatu, serta menghasilkan minyak murni melalui proses penumbukan dan pemerasan.
Secara mandiri, manusia tidak mampu bersikap sempurna. Namun, Kristus yang tinggal di dalam kita memberikan kekuatan.
Filipi 2:8
"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."
Pengurapan ini mengaktifkan dan menyalakan Tujuh Roh Allah dalam hidup kita:
Yesaya 11:2
"Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;"
Ruach Yahweh (Roh TUHAN): Menyertai dan membuat segala yang dikerjakan berhasil.
Ruach Chokmah (Roh Hikmat): Memberi kebijaksanaan untuk menyelesaikan masalah.
Ruach Binah (Roh Pengertian): Memberikan pemahaman ilahi.
Ruach Etsah (Roh Nasihat): Memberi petunjuk dan jalan keluar.
Ruach Geburah (Roh Keperkasaan): Memberi kekuatan untuk menang atas tantangan.
Ruach Da’at (Roh Pengenalan akan Allah): Membangun keintiman dengan Tuhan.
Ruach Yirat Yahweh (Roh Takut akan TUHAN): Menjaga hidup tetap kudus dan taat.
5. Kesimpulan & Doa Penutup
Hari ini adalah momen pemulihan. Tinggalkan masa lalu, lepaskan pengampunan bagi sesama, dan melangkah dalam kekudusan yang baru. Ketika hidup kita dipenuhi oleh Roh Allah dan berjalan dalam hikmat-Nya, masa depan kita dijamin dan kita dijadikan pemenang.
Tuhan Yesus memberkati




Komentar
Posting Komentar