Minggu, 26 Februari 2017

TANGGA YAKUB - LAMBANG PENGANTARAAN KRISTUS

TANGGA YAKUB - LAMBANG PENGANTARAAN KRISTUS

http://www.sarapanpagi.org/intertextuality-study-tangga-yakub-taurat-kristus-vt8562.html#p50197
    Penglihatan yang membesarkan hati Yakub. Tangga/ undakan (stairway) yang terentang dari bumi ke sorga, dengan malaikat-malaikat naik turun di tangga itu, dan Allah sendiri berada di ujungnya ini melambangkan dua yang penting:

    1. "tangga Yakub" (Jacob's Ladder, Ibrani: סֻלָּם יַעֲקֹב - SULAM YA'AQOV) adalah Lambang Pemeliharaan Allah.

      Oleh pemeliharaan ini terjadi hubungan yang senantiasa terjaga antara sorga dan bumi. Rancangan-rancangan sorga dilaksanakan di bumi, dan semua perbuatan serta perkara di bumi ini diketahui di Sorga dan dihakimi di sana. Allah Sang Pemelihara melakukan pekerjaan-Nya secara bertahap, dan selangkah demi selangkah. Para malaikat adalah roh-roh yang melayani, yang melayani semua tujuan dan rancangan Allah Sang Pemelihara. Para malaikat adalah roh-roh yang giat, yang senantiasa naik turun. Mereka tidak beristirahat, siang atau malam, dari melayani, sesuai dengan tugas yang sudah ditetapkan untuk mereka. Mereka naik, untuk memberikan laporan atas apa yang sudah mereka perbuat, dan untuk menerima perintah-perintah. Lalu kemudian turun, untuk melaksanakan perintah-perintah yang sudah mereka terima. Penglihatan ini memberikan penghiburan yang sangat tepat pada waktunya kepada Yakub, dengan memberi tahu dia bahwa ia mempunyai pemandu dan penjaga yang baik, pada waktu ia keluar dan masuk. Penghiburan bahwa, meskipun ia terpaksa mengembara dari rumah ayahnya, namun ia tetap diperhatikan oleh Sang Pemelihara yang baik, dan dilindungi oleh malaikat-malaikat kudus.


    2. "tangga Yakub" (Jacob's Ladder, Ibrani: סֻלָּם יַעֲקֹב - SULAM YA'AQOV) adalah Lambang Kepengantaraan Kristus (Anti-type)

      Kristus, Dialah tangga ini, kaki tangga di bumi dalam sifat manusia-Nya, dan ujung tangga di sorga dalam sifat ilahi-Nya. Atau, di bumi dalam perendahan diri-Nya, dan di sorga dalam kemuliaan-Nya. Semua hubungan antara sorga dan bumi, sejak kejatuhan manusia, dilangsungkan melalui tangga ini. Kristus adalah jalan. Semua kebaikan Allah datang kepada kita dan semua pelayanan kita sampai kepada-Nya melalui Kristus. Bila Allah berdiam bersama kita, dan kita bersama Dia, itu terjadi melalui Kristus. Kita tidak mempunyai jalan lain untuk masuk Sorga, selain melalui tangga ini. Jika kita memanjat melalui jalan lain, maka kita adalah pencuri dan perampok. Pada penglihatan inilah Juruselamat kita merujuk ketika Ia berbicara tentang malaikat-malaikat Allah yang turun naik kepada Anak Manusia (Yohanes 1:51). Kristus memperdamaikan segala sesuatu baik yang ada di bumi maupun yang ada di sorga (Kolose 1:20), dan mempersatukan semuanya itu di dalam diri-Nya sendiri (Efesus 1:10).

    Pengelihatan yang diterima Yakub ini meneguhkan segala ucapan berkat yang sudah diucapkan oleh Ishak kepadanya. Allah menunjukkan kepada Yakub bahwa Ia akan menjadi Allah yang sama bagi dia seperti yang sudah-sudah bagi Abraham dan Ishak. Yakub di sini diteguhkan sebagai penerus Kovenan:

      1. Tanah Kanaan ditetapkan untuk menjadi miliknya, tanah tempat engkau berbaring ini.
      2. Keturunan dalam jumlah banyak. Allah menjanjikan kepada Yakub bahwa keturunannya akan menjadi sangat banyak seperti debu di bumi. Inilah berkat-berkat yang disampaikan ayahnya kepada dia (Kejadian 18:3-4), dan Allah di sini mengaminkannya.
      3. Ditambahkan bahwa Sang Mesias akan datang dari keturunannya. Hal ini dapat ditunjau dari ayat 14 "olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat" Melalui Yakub akan lahir Sang Mesias yang dijanjikan (Kejadian 3:15) dimana nantinya semua kaum di bumi akan mendapat berkat. Kristus adalah berkat besar bagi dunia.

    Ketika Yesus Kristus hadir ke dunia, Dia membawa Hukum yang Baru, yaitu Hukum Kasih yang menggenapi Hukum-Taurat yang sudah diterima sebelumnya oleh bangsa Israel yang dirincikan secara ketat dalam 613-Mitsvot!. Di sini, kita melihat kembali hubungan tangga Yakub itu dengan Hukum Taurat dan yang kemudian digenapi oleh Hukum Kristus. Bahwa dengan melakukan Hukum Kasih segala yang tertulis dalam Hukum-Taurat dengan sendirinya telah terpenuhi. Perhatikan ayat ini:

      * Roma 13:8
      LAI TB, Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.KJV, Owe no man any thing, but to love one another: for he that loveth another hath fulfilled the lawTR, μηδενι μηδεν οφειλετε ει μη το αγαπαν αλληλους ο γαρ αγαπων τον ετερον νομον πεπληρωκενTranslit interlinear, mêdeni {kepada siapa pun} mêden {janganlah apapun} opheilete {berhutang} ei mê {kecual} to agapan {mengasihi} allêlous {satu sama lain} ho {orang yang} gar {sebab} agapôn {mengasihi} ton heteron {yang lain} nomon {hukum taurat} peplêrôken {telah memenuhi/ menggenapi}

    Hukum yang hanya berisi 2 Mitsvot (Kasih kepada Allah dan Kasih kepada manusia), ini adalah pemenuhan Hukum-Taurat:

      * Matius 22:40 LAI TB, Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi." KJV, On these two commandments hang all the law and the prophets.TR, εν ταυταις ταις δυσιν εντολαις ολος ο νομος και οι προφηται κρεμανται Translit. interlinear, en {pada} tautais {ini} tais dusin {dua} entolais {perintah} holos {seluruh} ho nomos {hukum (Taurat)} kai {dan} hoi prophêtai {nabi-nabi} kremantai {tergantung}

    Dan, perhatikankan bahwa Tuhan Yesus sendiri bersabda yang menunjukkan hubungan text (intertextuality) tentang peristiwa "typology" pengelihatan tentang tangga Yakub yang dialami Yakub di masa lalu itu dengan diri-Nya:

      * Yohanes 1:51 LAI TB, Lalu kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia."KJV, And he saith unto him, Verily, verily, I say unto you, Hereafter ye shall see heaven open, and the angels of God ascending and descending upon the Son of man.TR, και λεγει αυτω αμην αμην λεγω υμιν απ αρτι οψεσθε τον ουρανον ανεωγοτα και τους αγγελους του θεου αναβαινοντας και καταβαινοντας επι τον υιον του ανθρωπουTranslit interlinear, kai {lalu} legei {Ia berkata} autô {kepadanya} amên {sesungguhnya} amên {sesungguhnya} legô {Aku berkata} humin {kepada kalian} ap arti opsesthe {kalian akan melihat} ton ouranon {langit} aneôgota {yang terbuka} kai {dan} tous aggelous {malaikat2} tou theou {Allah} anabainontas {naik} kai {dan} katabainontas {turun} epi {pada} ton huion {Anak} tou anthrôpou {Manusia}

    BAHWA "TANGGA" ITU ADALAH DIRI-NYA!

    Tentang pengantaraan-Nya (fungsi tangga bagi manusia), suatu persekutuan indah yang telah diadakan-Nya antara Sorga tempat Allah bertakhta dan Bumi. Sedikit demi sedikit kala itu murid-murid-Nya dibawa-Nya masuk ke dalam misteri persekutuan ini. Bahwa Yesus Kristus adalah tangga (stairway) yang satu-satunya antara Allah dengan manusia. Sehubungan dengan teks ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia adalah PINTU, yaitu: Akses masuk menuju Sorga (Prosagôgê). Keselamatan hanya melalui Dia. Sebab dalam Dia, Allah telah merangkul manusia untuk dapat datang kepada-Nya.

      Yohanes 10:9
      LAI TB, Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.KJV, I am the door: by me if any man enter in, he shall be saved, and shall go in and out, and find pasture. TR, εγω ειμι η θυρα δι εμου εαν τις εισελθη σωθησεται και εισελευσεται και εξελευσεται και νομην ευρησειTranslit Interlinear, egô {Aku} eimi {Adalah} hê thura {pintu} di {melalui} emou {Aku} ean {jikalau} tis {ada orang} eiselthê {masuk} sôthêsetai {ia diselamatkan} kai {lalu} eiseleusetai {ia akan masuk} kai {dan} exeleusetai {ia akan keluar} kai {dan} nomên {padang rumput} heurêsei {ia akan menemukan}
      Note:

    Perhatikanlah melalui pemahaman-pemahaman ini, bahwa Tuhan Yesus secara lurus merujuk bahwa diri-Nyalah "Tangga" ( סֻלָּם - SULAM) itu, yang menghubungkan Sorga dan Bumi. Dia-lah Jalan menuju Sorga! Dan Dia-lah satu-satunya Jalan!

      * Yohanes 14:6 LAI TB, Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." KJV, Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me. TR, λεγει αυτω ο ιησους εγω ειμι η οδος και η αληθεια και η ζωη ουδεις ερχεται προς τον πατερα ει μη δι εμου Translit Interlinear, legei {berkata} autô {kepadanya} ho iêsous {Yesus} egô {AKU} eimi {ADALAH} hê hodos {JALAN} kai {dan} hê alêtheia {KEBENARAN} kai {dan} hê zôê {HIDUP} oudeis {tidak seorangpun} erkhetai {datang} pros {kepada} ton patera {BAPA} ei {jika} mê {tidak} di {melalui} emou {AKU} Ha-Berit,
      וַיֹּאמֶר אֵלָיו יֵשׁוּעַ אָנֹכִי הַדֶּרֶךְ וְהָאֱמֶת וְהַחַיִּים לֹא־יָבֹא אִישׁ אֶל־הָאָב בִּלְתִּי עַל־יָדִי׃
      Translit interlinear, VAYOMER {dan Dia berkata} 'ELAV {kepadanya} YESHUA {Yesus} 'ANOKHI {Akulah} HADEREKH {jalan} VEHA'EMET {dan kebenaran} VEHAKHAYIM {dan kehidupan} LO-YAVO {tidak dia akan datang} 'ISH {seorang} 'AL {kepada} HA'AV {Bapa} BIL'TI {tanpa} 'AL YADI {melalui tangan-KU}
      The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Rebbe, Melech HaMoshiach says to him, "I am HaDerech, HaEmes, and HaChayyim. No one comes to HaAv except through me."
      Lihat bahasan: akulah-jalan-dan-kebenaran-dan-hidup-vt221.html#p467

    Rabbi Saul (Rasul Paulus) dalam "Midrash"-nya (Hubungan Perjanjian Baru dengan Taurat), dia menunjukkan bahwa "Tangga" ( סֻלָּם - SULAM) yang dilihat Yakub hanya satu, maka Satu pula Sang Pengantara itu:

      * 1 Timotius 2:5 LAI TB, Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara (MESITÊS) antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, KJV, For there is one God, and one mediator (MESITÊS) between God and men, the man Christ Jesus; TR, εις γαρ θεος εις και μεσιτης θεου και ανθρωπων ανθρωπος χριστος ιησους Translit Interlinear, heis {esa} gar {karena} theos {Allah} heis {esa} kai {pula} mesitês {pengantara/ mediator (pendamai)} theou {(diantara) Allah} kai {dan} anthrôpôn {manusia} anthrôpos {(yaitu) manusia} khristos {Kristus} iêsous {Yesus}
      Note:

    Pengantara, Mediator, penyambung, diterjemahkan dari kata Yunani: μεσιτης - MESITÊS Penyebutan Yesus Kristus sebagai "Pengantara yang Esa" bersifat eksklusif dan hanya dapat dipakai oleh satu pihak saja. Inilah pernyataan yang paling tajam dan paling tegas mengenai keilahian manusia Kristus. Juga tercakup di dalam ide mengenai Pengantara/ mediator yang Esa itu bahwa Dia pastilah Allah (Ibrani 7:22, 8:6; 9:15;n 12:24). Oknum inilah yang menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang. Penyebutan "Pengantara yang Esa" menandakan suatu paralelisme, sebagai Allah satu-satunya, Dia bertindak langsung dan dengan satu cara juga terhadap semua orang (lihat Roma 3:29; 30, 10:12). Allah inkarnasi sebagai Yesus Kristus, kemanusiaan-Nya sebagai pengantara yang satu-satunya antara Allah dengan manusia, menambahkan bukti-bukti bahwa keselamatan disediakan Allah dalam Dia sendiri untuk semua manusia.

    Sabda Tuhan Yesus dalam Yohanes 1:51, lebih lanjut menunjukkan:

      Pertama, melalui Kristus, sebagai Pengantara yang Esa. Bahwa mereka akan melihat langit terbuka, agar kita dapat masuk ke dalam tempat kudus dengan darah-Nya (lihat: Ibrani 10:19-20). Langit terbuka, sehingga dengan iman kita bisa melihat ke dalam, dan pada akhirnya bisa masuk ke dalam, bisa memandang kemuliaan Tuhan saat ini, dan setelah itu akan masuk ke dalam sukacita Tuhan kita.

      Kedua, mereka akan melihat malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia. Bahwa hanya melalui Yesus Kristus kita mempunyai persekutuan dengan malaikat-malaikat kudus, dan mendapatkan keuntungan melalui pelayanan mereka. Dengan demikian perkara-perkara yang di sorga dan yang di bumi didamaikan serta dipadukan bersama-sama. Yesus Kristus sungguh bagi kita adalah seperti tangga Yakub (Kejadian 28:12), yang dengannya malaikat-malaikat senantiasa turun naik demi kebaikan kehidupan dan pelayanan para umat yang percaya kepada-Nya.

    Rasul Yohanes mengalami pewahyuan yang luar biasa, ia menjadi "Role-Model" umat percaya, ia mencapai puncak dari langit yang terbuka, pintu yang terbuka, Rasul Yohanes melihat takhta Allah:

      * Wahyu 4:1 LAI TB, Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.KJV, After this I looked, and, behold, a door was opened in heaven: and the first voice which I heard was as it were of a trumpet talking with me; which said, Come up hither, and I will shew thee things which must be hereafter. TR, μετα ταυτα ειδον και ιδου θυρα ηνεωγμενη εν τω ουρανω και η φωνη η πρωτη ην ηκουσα ως σαλπιγγος λαλουσης μετ εμου λεγουσα αναβα ωδε και δειξω σοι α δει γενεσθαι μετα ταυταTranslit interlinear, meta {setelah} tauta {hal2 ini} eidon {aku melihat} kai {dan} idou {ada} thura {sebuah pintu} êneôgmenê {telah terbuka, verb - perfect passive participle - nominative singular feminine} en {di} tô ouranô {sorga} kai {dan} hê phônê {suara} hê prôtê {yang dahulu} ên êkousa {yang telah aku dengar, verb - aorist active indicative - first person singular} hôs {seperti} salpiggos {terompet} lalousês {berbicara, verb - present active participle - genitive singular feminine} met emou {kepadaku} legousa {berkata} anaba {naiklah} hôde {ke sini} kai {dan} deixô {Aku akan menunjukkan, verb - future active indicative - first person singular} soi {kepadamu} ha dei {hal2 yg harus} genesthai {terjadi, verb - second aorist middle deponent middle or passive deponent} meta {setelah} tauta {hal2 ini}
      Lihat bahasannya di: kitab-wahyu-kajian-bahasa-asli-vt8490-60.html#p49476

Nanti pada saat yang ditentukan-Nya, kitapun akan mengalami hal yang sama. Kita akan bertemu muka-dengan-muka dengan Allah kita di Sorga. Sebab kita, umat percaya ini telah dengan rela percaya dan mau melewati Akses khusus untuk masuk menuju Sorga (Prosagôgê), yaitu sebuah Tangga yang menghubungkan Bumi dan Sorga, yaitu Tuhan Yesus Kristus.


Haleluyah. Amin!


Blessings in Christ,
BP
22 February, 2017

PENGELIHATAN YAKUB DI BETEL

PENGELIHATAN YAKUB DI BETEL

http://www.sarapanpagi.org/yakub-esau-dalam-kajian-sastra-ibrani-vt8155.html#p43503
    Yakub mengadakan perjalanan dari Bersyeba ke Lus (Betel), sekitar 12 mil di sebelah utara Yerusalem, di mana dia menginap. Betel terletak di dekat situ.

      28:10 LAI TB, Maka Yakub berangkat dari Bersyeba dan pergi ke Haran.KJV, And Jacob went out from Beersheba, and went toward Haran.Hebrew,
      וַיֵּצֵא יַעֲקֹב מִבְּאֵר שָׁבַע וַיֵּלֶךְ חָרָנָה׃
      Translit interlinear, VAYETSE {dan dia keluar} YA'AQOV {yaub} MIBER SHAVA {dari bersyeba} VAYELEKH {dan dia berjalan} KHARANAH {menuju haran}


    Yakub berangkat dari Bersyeba dan pergi ke Haran. Ayat ini menghubungkan Yakub dengan tempat tinggal ayahnya di Bersyeba (Kejadian 16:23,33). Dengan kepergian ke Haran, Yakub menaati usul ibunya untuk melarikan diri dari hadapan Esau, dan juga keinginan ayahnya mencari seorang isteri yang bukan dari kalangan orang Kanaan. Ribka menyuruh Yakub ke Haran (27:43) sementara Ishak menyuruh Yakub ke Padan Aram (28:2,5), meski kedua tempat itu dapat bermakna identik, namun penyebutan nama tempat yang berbeda ini kemungkinan ini lebih berupa term evokatif, karena Haran adalah tempat Abraham ketika ia dipanggil dan menerima janji pertama dari Allah untuk keluar dari situ (Kejadian 11:31-12:15). Maka dengan penyebutan kata "Haran" Janji seperti itu diulangi pada Yakub.

      28:11 LAI TB, Ia sampai di suatu tempat, dan bermalam di situ, karena matahari telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu.KJV, And he lighted upon a certain place, and tarried there all night, because the sun was set; and he took of the stones of that place, and put them for his pillows, and lay down in that place to sleep. Hebrew,
      וַיִּפְגַּע בַּמָּקֹום וַיָּלֶן שָׁם כִּי־בָא הַשֶּׁמֶשׁ וַיִּקַּח מֵאַבְנֵי הַמָּקֹום וַיָּשֶׂם מְרַאֲשֹׁתָיו וַיִּשְׁכַּב בַּמָּקֹום הַהוּא׃
      Translit interlinear, VAYIF'GA {dan dia tiba} BAMAQOM {ke satu tempat} VAYALEN {dan dia bermalam} SHAM {di sana} KI-VA {karena telah terbenam} HASHEMESH {sang matahari} VAYIQAKH {dan dia mengambil} ME'AV'NEY {dari batu-batu} HAMAQOM {tempat itu} VAYASEM {dan dia menaruh} MERA'ASHOTAV {sebagai alas kepalanya} VAYISH'KAV {dan dia tidur} BAMAQOM {di tempat itu} HAHU {dia}

    Ayat 11, mencatat Yakub mengambil sebuah batu sebagai alas kepala, dan langit sebagai atap dan tirainya. Yakub yang sebelumnya berhasil merebut berkat dari Esau, kini serentak juga menerima kesengsaraan di dalam pengembaraan. Ia harus melarikan diri dan kehilangan tanah yang dijanjikan. Ia kemalaman dan terpaksa tidur beralaskan batu yang terkesan jauh dari habitat manusia. Yakub mengambil batu sebagai alas kepala dan membaringkan diri. Batu itu digunakan sebagai bantal dengan muka bumi sebagai tempat tidur menandakan nasib pengungsi yang tinggal seorang diri. Batu itu kemungkinan berukuran agak besar karena nanti digunakan sebagai tugu. Pendapat lain mengatakan bahwa Yakub tidak menggunakan batu tersebut sebagai alas kepala (Reff: H. Gunkel, The Legends of Genesis, 1901) tetapi sebagai perlindungan di belakang kepalanya. Pada malam harinya Yakub memperoleh kehormatan melalui sebuah hubungan khusus dengan Allah, sebuah penglihatan atau mimpi tentang para malaikat yang naik turun sebuah tangga yang mencapai langit. Catatan kisah tentang mimpi Yakub: tangga yang menghubungkan langit dan bumi (Jacob's Ladder, Ibrani: סֻלָּם יַעֲקֹב - SULAM YA'AQOV) ini menjadi kisah yang amat terkenal.

      28:12 LAI TB, Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.New International Version, He had a dream in which he saw a stairway (SULAM) resting on the earth, with its top reaching to heaven, and the angels of God were ascending and descending on it.KJV, And he dreamed, and behold a ladder set up on the earth, and the top of it reached to heaven: and behold the angels of God ascending and descending on it. Hebrew,
      וַיַּחֲלֹם וְהִנֵּה סֻלָּם מֻצָּב אַרְצָה וְרֹאשֹׁו מַגִּיעַ הַשָּׁמָיְמָה וְהִנֵּה מַלְאֲכֵי אֱלֹהִים עֹלִים וְיֹרְדִים בֹּו׃
      Translit interlinear, VAYAKHALOM {dan dia bermimpi} VEHINEH {dan ada} SULAM {tangga} MUTSAV {didirikan} 'AR'TSAH {di atas bumi} VEROSYO {dan ujungnya} MAGI'A {sampai/ meraih} HASHAMAYMAH {ke langit} VEHINEH {dan ada} MALAKHEY {malaikat2 dari} 'ELOHIM {Allah} 'OLIM {mereka naik} VEYOR'DIM {dan mereka turun} BO {di atasnya, pada (tangga) itu}

      28:13 LAI TB, Berdirilah TUHAN di sampingnya dan berfirman: "Akulah TUHAN, Allah Abraham, nenekmu, dan Allah Ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu.KJV, And, behold, the LORD stood above it, and said, I am the LORD God of Abraham thy father, and the God of Isaac: the land whereon thou liest, to thee will I give it, and to thy seed; Hebrew,
      וְהִנֵּה יְהוָה נִצָּב עָלָיו וַיֹּאמַר אֲנִי יְהוָה אֱלֹהֵי אַבְרָהָם אָבִיךָ וֵאלֹהֵי יִצְחָק הָאָרֶץ אֲשֶׁר אַתָּה שֹׁכֵב עָלֶיהָ לְךָ אֶתְּנֶנָּה וּלְזַרְעֶךָ׃
      Translit interlinear, VEHINEH {dan lihat} YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) NITSAV {Dia berdiri} 'ALAV {di atasnya} VAYOMAR {dan Dia berfirman} 'ANI {Akulah} YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) 'ELOHEY {Allah dari} 'AV'RAHAM {abraham} 'AVIKHA {bapamu} VELOHEY {dan Allah dari} YITSKHAQ {ishak} HA'ARETS {di tanah} 'ASHER {yang} 'ATAH {engkau} SHOKHEV {berbaring} 'ALEIHA {di atasnya} LEKHA {kepada engkau} 'ET'NENAH {aku akan memberikan} ULEZAREKHA {kepada keturunanmu} 28:14 LAI TB, Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.KJV, And thy seed shall be as the dust of the earth, and thou shalt spread abroad to the west, and to the east, and to the north, and to the south: and in thee and in thy seed shall all the families of the earth be blessed. Hebrew,
      וְהָיָה זַרְעֲךָ כַּעֲפַר הָאָרֶץ וּפָרַצְתָּ יָמָּה וָקֵדְמָה וְצָפֹנָה וָנֶגְבָּה וְנִבְרֲכוּ בְךָ כָּל־מִשְׁפְּחֹת הָאֲדָמָה וּבְזַרְעֶךָ׃
      Translit interlinear, VEHAYAH {dan terjadi} ZARAKHA {pada keturunanmu} KA'AFAR {seperti debu} HA'ARETS {tanah} UFARATSTA {dan akan mengembang} YAMAH {ke barat} VAQED'MAH {dan ke timur} VETSAFONAH {dan ke utara} VANEG'BAH {dan ke selatan} VENIV'REKHU {dan diberkati oleh mereka} VEKHA {olehmu} KOL-MISH'PEKHOT {seluruh kaum} HA'ADAMAH {di tanah/ di bumi ini} UVEZAREKHA {dan (akan mendapat berkat) dari keturunanmu} 28:15 LAI TB, Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu."KJV, And, behold, I am with thee, and will keep thee in all places whither thou goest, and will bring thee again into this land; for I will not leave thee, until I have done that which I have spoken to thee of. Hebrew,
      וְהִנֵּה אָנֹכִי עִמָּךְ וּשְׁמַרְתִּיךָ בְּכֹל אֲשֶׁר־תֵּלֵךְ וַהֲשִׁבֹתִיךָ אֶל־הָאֲדָמָה הַזֹּאת כִּי לֹא אֶעֱזָבְךָ עַד אֲשֶׁר אִם־עָשִׂיתִי אֵת אֲשֶׁר־דִּבַּרְתִּי לָךְ׃
      Translit interlinear, VEHINEH {dan lihat} 'ANOKHI {Aku} 'IMAKH {bersama engkau} USHEMAR'TIKHA {dan aku akan menjagamu} BEKHOL {dari seluruh} 'ASHER-TELEKH {yang engkau akan pergi} VAHASHIVOTIKHA {dan aku akan membawa engkau kembali} 'EL-HA'ADAMAH {kepada tanah} HAZOT {yang ini} KI {sebab} LO {tidak} 'E'EZAV'KHA {Aku akan meninggalkan engkau} 'AD {sampai} 'ASHER {yang} 'IM-'ASITI {apabila aku telah melakukan} 'ET 'ASHER-DIBAR'TI {pada yang telah Kukatakan} LAKH {kepadamu}

    Yakub mendengar firman Allah, dan melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa ( אֵל שַׁדַּי - 'EL SHADAY, Kejadian 28:3). Ia melihat sebuah tangga yang terentang dari bumi ke sorga, dengan malaikat-malaikat naik turun di tangga itu, dan Allah sendiri berada di ujungnya (28:12). Berkat-berkat yang telah diucapkan ayahnya, kini diulangi oleh Allah sendiri dan disahkan kepadanya (28:13-14). Yakub di dalam mimpinya, melihat Allah yang berfirman "Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau ... dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau" (18:15).

    Penglihatan yang membesarkan hati Yakub. Tangga/ undakan (stairway) yang terentang dari bumi ke sorga, dengan malaikat-malaikat naik turun di tangga itu, dan Allah sendiri berada di ujungnya ini melambangkan dua yang penting:

    1. Lambang Pemeliharaan Allah.

      Oleh pemeliharaan ini terjadi hubungan yang senantiasa terjaga antara sorga dan bumi. Rancangan-rancangan sorga dilaksanakan di bumi, dan semua perbuatan serta perkara di bumi ini diketahui di sorga dan dihakimi di sana. Allah Sang Pemelihara melakukan pekerjaan-Nya secara bertahap, dan selangkah demi selangkah. Para malaikat adalah roh-roh yang melayani, yang melayani semua tujuan dan rancangan Allah Sang Pemelihara. Para malaikat adalah roh-roh yang giat, yang senantiasa naik turun. Mereka tidak beristirahat, siang atau malam, dari melayani, sesuai dengan tugas yang sudah ditetapkan untuk mereka. Mereka naik, untuk memberikan laporan atas apa yang sudah mereka perbuat, dan untuk menerima perintah-perintah. Lalu kemudian turun, untuk melaksanakan perintah-perintah yang sudah mereka terima. Penglihatan ini memberikan penghiburan yang sangat tepat pada waktunya kepada Yakub, dengan memberi tahu dia bahwa ia mempunyai pemandu dan penjaga yang baik, pada waktu ia keluar dan masuk. Penghiburan bahwa, meskipun ia terpaksa mengembara dari rumah ayahnya, namun ia tetap diperhatikan oleh Sang Pemelihara yang baik, dan dilindungi oleh malaikat-malaikat kudus.


    2. Lambang Kepengantaraan Kristus.

      Kristus, Dialah tangga ini, kaki tangga di bumi dalam sifat manusia-Nya, dan ujung tangga di sorga dalam sifat ilahi-Nya. Atau, di bumi dalam perendahan diri-Nya, dan di sorga dalam kemuliaan-Nya. Semua hubungan antara sorga dan bumi, sejak kejatuhan manusia, dilangsungkan melalui tangga ini. Kristus adalah jalan. Semua kebaikan Allah datang kepada kita dan semua pelayanan kita sampai kepada-Nya melalui Kristus. Bila Allah berdiam bersama kita, dan kita bersama Dia, itu terjadi melalui Kristus. Kita tidak mempunyai jalan lain untuk masuk sorga, selain melalui tangga ini. Jika kita memanjat melalui jalan lain, maka kita adalah pencuri dan perampok. Pada penglihatan inilah Juruselamat kita merujuk ketika Ia berbicara tentang malaikat-malaikat Allah yang turun naik kepada Anak Manusia (Yohanes 1:51). Kristus memperdamaikan segala sesuatu baik yang ada di bumi maupun yang ada di sorga (Kolose 1:20), dan mempersatukan semuanya itu di dalam diri-Nya sendiri (Efesus 1:10).

    Pengelihatan yang diterima Yakub ini meneguhkan segala ucapan berkat yang sudah diucapkan oleh Ishak kepadanya. Allah menunjukkan kepada Yakub bahwa Ia akan menjadi Allah yang sama bagi dia seperti yang sudah-sudah bagi Abraham dan Ishak. Yakub di sini diteguhkan sebagai penerus Kovenan:

      1. Tanah Kanaan ditetapkan untuk menjadi miliknya, tanah tempat engkau berbaring ini.
      2. Keturunan dalam jumlah banyak. Allah menjanjikan kepada Yakub bahwa keturunannya akan menjadi sangat banyak seperti debu di bumi. Inilah berkat-berkat yang disampaikan ayahnya kepada dia (18:3-4), dan Allah di sini mengaminkannya.
      3. Ditambahkan bahwa Mesias akan datang dari keturunannya. Hal ini dapat ditunjau dari ayat 14 "olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat" Melalui Yakub akan lahir Sang Mesias yang dijanjikan (Kejadian 3:15) dimana nantinya semua kaum di bumi akan mendapat berkat. Kristus adalah berkat besar bagi dunia.

      Yesus Kristus adalah tangga (stairway) yang satu-satunya antara Allah dengan manusia. Sehubungan dengan teks ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia adalah PINTU, Akses masuk menuju Sorga (Prosagôgê). Keselamatan hanya melalui Dia. Sebab dalam Dia, Allah telah merangkul manusia untuk dapat datang kepada-Nya.

        Yohanes 10:9
        LAI TB, Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.KJV, I am the door: by me if any man enter in, he shall be saved, and shall go in and out, and find pasture. TR, εγω ειμι η θυρα δι εμου εαν τις εισελθη σωθησεται και εισελευσεται και εξελευσεται και νομην ευρησειTranslit Interlinear, egô {Aku} eimi {Adalah} hê thura {pintu} di {melalui} emou {Aku} ean {jikalau} tis {ada orang} eiselthê {masuk} sôthêsetai {ia diselamatkan} kai {lalu} eiseleusetai {ia akan masuk} kai {dan} exeleusetai {ia akan keluar} kai {dan} nomên {padang rumput} heurêsei {ia akan menemukan}

    Dari wahyu yang diterima Yakub ini, kita dapat melihat latar belakang dari pernyataan garis kenabian yang ditentukan Allah:

      * Keluaran 3:6LAI TB, Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
      KJV, Moreover he said, I am the God of thy father, the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob. And Moses hid his face; for he was afraid to look upon God.Hebrew,
      וַיֹּאמֶר אָנֹכִי אֱלֹהֵי אָבִיךָ אֱלֹהֵי אַבְרָהָם אֱלֹהֵי יִצְחָק וֵאלֹהֵי יַעֲקֹב וַיַּסְתֵּר מֹשֶׁה פָּנָיו כִּי יָרֵא מֵהַבִּיט אֶל־הָאֱלֹהִים׃
      Translit interlinear, VAYOMER {dan Dia berfirman} ANOKHI {Akulah} ELOHEY {Allah dari} AVIKHA {bapamu} ELOHEY {Allah dari} AV'RAHAM {abraham} ELOHEY {Allah dari} YITS'KHAQ {ishak} VELOHEY {Allah dari} YA'AQOV {yakub} VAYAS'TER {dan dia menutupi} MOSHEH {musa} PANAV {wajahnya} KI {sebab} YARE {dia takut} MEHABIT {untuk melihat} EL-HA'ELOHIM {kepada Allah}
      (Juga lihat Keluaran 3:16; 4:5 , Keluaran 6:3 )

    Bandingkan Pula dengan Alkitab Kristiani Perjanjian Baru :

      * Kisah 7:32 LAI TB, Akulah Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub. Maka gemetarlah Musa, dan ia tidak berani lagi melihatnya.
      KJV, Saying, I am the God of thy fathers, the God of Abraham, and the God of Isaac, and the God of Jacob. Then Moses trembled, and durst not behold.TR, εγω ο θεος των πατερων σου ο θεος αβρααμ και ο θεος ισαακ και ο θεος ιακωβ εντρομος δε γενομενος μωσης ουκ ετολμα κατανοησαι Translit interlinear, egô {Aku} ho theos {Allah} tôn paterôn {dari ayah} sou {-mu} ho theos {Allah} abraam {dari abraham} kai {dan} ho theos {Allah} isaak {dari ishak} kai {dan} ho theos {Allah} iakôb {dari yakub} entromos {dia gemetar} de {maka} genomenos {dia menjadi} môsês {musa} ouk {tidak} etolma {dia berani} katanoêsai {menatap}i
      (Juga lihat Matius 22:32; Markus 12:26; Lukas 20:37; Kisah 7:8; 3:13)


    NAMA BETEL

    Yakub segera menanggapi dan memanfaatkan lawatan Allah kepadanya ketika ia terbangun dari mimpinya itu:

      28:16 LAI TB, Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya."KJV, And Jacob awaked out of his sleep, and he said, Surely the LORD is in this place; and I knew it not. Hebrew,
      וַיִּיקַץ יַעֲקֹב מִשְּׁנָתֹו וַיֹּאמֶר אָכֵן יֵשׁ יְהוָה בַּמָּקֹום הַזֶּה וְאָנֹכִי לֹא יָדָעְתִּי׃
      Translit interlinear, VAYIQATS {dan dia bangun} YA'AQOV {yakub} MISH'NATO {dari tidurnya} VAYOMER {dan dia berkata} 'AKHEN {sesungguhnya} YESH {ada} YEHOVAH {dibaca: 'Adonay, TUHAN} BAMAQOM {di tempat ini} HAZEH {yang ini} VEANOKHI {dan aku} LO {tidak} YADATI {mengetahuinya}

    Yakub mengungkapkan rasa terkejutnya atas tanda-tanda yang diterimanya akan hadirat Allah secara khusus bersama dia di tempat itu: ia berkata: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya"

      28:17 LAI TB, Ia takut dan berkata: "Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga."KJV, And he was afraid, and said, How dreadful is this place! this is none other but the house of God, and this is the gate of heaven. Hebrew,
      וַיִּירָא וַיֹּאמַר מַה־נֹּורָא הַמָּקֹום הַזֶּה אֵין זֶה כִּי אִם־בֵּית אֱלֹהִים וְזֶה שַׁעַר הַשָּׁמָיִם׃
      Translit interlinear, VAYIRA {dan dia menjadi takut} VAYOMAR {dan dia berkata} MAH-NORA {betapa dahsyatnya} HAMAQOM {tempat ini} HAZEH {yang ini} 'EIN ZEH {tidak lain} KI {bahwa} 'IM-BEIT {jikalau ini rumah dari} 'ELOHIM {Allah} VEZEH {dan ini adalah} SHA'AR {pintu gerbang} HASHAMAYIM {sorga}


    Yakub merasa takut dan berkata "alangkah dahsyatnya tempat ini...." Allah yang Mahasuci itu adalah kuasa yang mengejutkan dan menggentarkan manusia. Alkitab mengungkapkan bahwa setiap perjumpaan dengan Allah membuat manusia menjadi takut. Manusia berdosa bertemu dengan Allahnya yang Maha-kudus, membuat manusia menjadi terpesona dan sering menjadi sadar akan kesalahannya dan merasa tidak layak untuk berdiri di hadapan Allah (Kejadian 3:10; Kel:3:6; 20:15,18; Hakim 6:23; 13:22). Dengan kekagumannya itu, Yakub menyebut "Ini pintu gerbang sorga". Yakub melihat begitu dekatnya dia dengan dengan surga. Ia merasakan penyertaan Tuhan, hadirat Tuhan, kehadiran pribadi Tuhan dalam hidupnya lewat mimpi itu. Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan tugu peringatan.

      28:18 LAI TB, Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.KJV, And Jacob rose up early in the morning, and took the stone that he had put for his pillows, and set it up for a pillar, and poured oil upon the top of it. Hebrew,
      וַיַּשְׁכֵּם יַעֲקֹב בַּבֹּקֶר וַיִּקַּח אֶת־הָאֶבֶן אֲשֶׁר־שָׂם מְרַאֲשֹׁתָיו וַיָּשֶׂם אֹתָהּ מַצֵּבָה וַיִּצֹק שֶׁמֶן עַל־רֹאשָׁהּ׃
      Translit interlinear, VAYASH'KEM {dan dia bangun pagi2} YA'AQOV {yakub} BABOQER {pada pagi hari} VAYIQAKH {dan dia mengambil} 'ET-HA'EVEN {pada natu} 'ASHERO-SAM {yang dia telah menaruh} MERA'ASHOTAV {sebagai alas kepalanya} VAYASEM {dan dia mendirikan} 'OTAH {kepadanya} MATSEVAH {pada sebuah tugu} VAYITSOQ {dan dia menuang} SHEMEN {minyak} 'AL-ROSHAH {ke bagian atasnya}

    Dalam Alkitab, peringatan atau tugu monumen yang menandai suatu peristiwa disebut juga dengan מַצֵּבָה - MATSEVAH. "Batu nisan" dalam bahasa Ibrani modern disebut dengan מַצֵּבָה - MATSEVAH, karena benda ini berdiri lurus/ tegak. Di dalam masyarakat kuno, seringkali batu digunakan sebagai tanda peringatan. Tanah Palestina memiliki banyak tugu yang bukan saja menyatakan tanda peringatan melainkan juga batu suci (mezbah). Sering juga dalam masyarakat kuno pendirian mezbah menjadi wakil kehadiran dewa-dewa. Namun menunjukan mezbah ini oleh Yakub, merujuk kepada kebiasaan para leluhurnya, misalnya Nuh (Kejadian 8:20), Abraham (12:7, 13:18), dan Ishak (26:25).

    Batu yang didirikan Yakub sebagai tugu ini memiliki dua fungsi dalam tindakan Yakub, yang pertama sebagai saksi (bdk Kejadian 31:45-49 batu sebagai saksi sebuah persetujuan), dan yang kedua sebagai pilar (monumen yang kemudian memberikan suatu tanda/ tetenger bagi para peziarah selanjutnya akan pentingnya tempat itu). Kedua fungsi tsb cukup menjelaskan pendirian tugu-batu tersebut.



    Yakub Menuang minyak atas tugu batu itu. Ini adalah tindakan pengurapan pada mezbah, dengan ini Betel sebagai tempat suci ini telah dimulai dan disahkan.

      28:19 LAI TB, Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.KJV, And he called the name of that place Bethel: but the name of that city was called Luz at the first. Hebrew,
      וַיִּקְרָא אֶת־שֵׁם־הַמָּקֹום הַהוּא בֵּית־אֵל וְאוּלָם לוּז שֵׁם־הָעִיר לָרִאשֹׁנָה׃
      Translit interlinear, VAYIQ'RA {dan dia memanggil} 'ET-SHEM-HAMAQOM {dengan nama pada tempat itu} HAHU {dia adalah} BEIT-'EL {betel} VE'ULAM {tetapi (dulu)} LUZ {lus} SHEM-HA'IR {nama kota itu} LARISHONAH {pada awalnya}


    Dalam peristiwa ini, kata מָקוֹם - MAQOM, harfiah: tempat, disebutkan sebanyak 6 kali (3 x dalam ayat 11, 1x masing-masing dalam 16,17,19), ini menunjukkan betapa pentingnya "tempat" itu. Dan Yakub menamai kota/ tempat itu dengan nama: Betel (Ibrani: בֵּית־אֵל - BEIT-'EL, harf: Rumah-Allah), ini menegaskan bahwa tempat itu bukanlah tempat biasa tetapi tempat kudus di mana Allah pernah hadir dan menyatakan diri-Nya. Dahulu nama kota itu adalah Lus. Dari peristiwa ini dia dinamai Betel. Memang penyebutan nama Betel ada di dalam Kejadian 12:8. Namun perujukan nama wilayah itu sejarahnya dimulai dari peristiwa ini.

    Ketika Yakub kembali ke Kanaan, tanah yang dijanjikan, TUHAN tampaknya dia sekali lagi datang kepadanya di Betel (Kejadian pasal 35, dimana sebuah altar dibangun dan perjanjian ini kembali ditegaskan, yaitu garis perjanjian dengan Ishak dan Abraham (35:12).

      * Kejadian 35:6LAI TB, Lalu sampailah Yakub ke Lus yang di tanah Kanaan -- yaitu Betel --, ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia.KJV, So Jacob came to Luz, which is in the land of Canaan, that is, Bethel, he and all the people that were with him. Hebrew,
      וַיָּבֹא יַעֲקֹב לוּזָה אֲשֶׁר בְּאֶרֶץ כְּנַעַן הִוא בֵּית־אֵל הוּא וְכָל־הָעָם אֲשֶׁר־עִמֹּו׃
      Translit interlinear, VAYAVO {dan dia tiba} YA'AQOV {yakub} LUZAH {di lus} 'ASHER {yang} BE'ERETS {berada di tanah} KENA'AN {kanaan} HI {yaitu} BEIT-'EL {betel} HU {dia} VEKHOL-HA'AM {dan semua orang2} 'ASHER-IMO {yang bersamanya}


    SULAM: TANGGA/ UNDAKAN (STAIRWAY)

      Ada perbedaan intrepretasi kata סֻלָּם - SULAM, bahwa yang dilihat Yakub bukanlah tangga kayu (ladder) melainkan tangga batu (stairway, lihat terjemahan NIV). Nomina סֻלָּם - SULAM yang berasal dari verba סָלַל - SALAL, harf: menaik/ menuju ke atas. Kata kerja סָלַל - SALAL itu dipandang sebagai menunjukkan konstruksi tumpukan batu, sebuah jalan miring yang menghubungkan surga dengan bumi. Dalam dunia Babilonia, orang mendirikan menara tinggi yang puncaknya sampai ke langit (bdk. kisah Menara Babel pada Kejadian 11:4a) sebagai jembatan surga dan bumi. Dalam ayat 12 ini juga dituliskan "Malaikat Allah turun naik tangga…". Jika terdapat tangga untuk sarana naik dan turun, maka dapat kita perkirakan bahwa malaikat-malaikat itu tidak bersayap.

        Image

      Kita lihat juga intrepretasi yang lain dari para seniman dalam menvisualisasikan סֻלָּם - SULAM dalam mimpi Yakub itu sbb:

        Image

        Image

        Image


    NAZAR YAKUB:


      28:20 LAI TB, Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai,KJV, And Jacob vowed a vow, saying, If God will be with me, and will keep me in this way that I go, and will give me bread to eat, and raiment to put on, Hebrew,
      וַיִּדַּר יַעֲקֹב נֶדֶר לֵאמֹר אִם־יִהְיֶה אֱלֹהִים עִמָּדִי וּשְׁמָרַנִי בַּדֶּרֶךְ הַזֶּה אֲשֶׁר אָנֹכִי הֹולֵךְ וְנָתַן־לִי לֶחֶם לֶאֱכֹל וּבֶגֶד לִלְבֹּשׁ׃
      Translit interlinear, VAYIDAR {dan dia berjanji} YA'AQOV {yakub} NEDER {sebuah nazar} LEMOR {berkata} IM-YIH'YEH {apabila terjadi} 'ELOHIM {Allah} 'IMADI {menyertai aku} USHEMARANI {dan aku akan tetap} BADEREKH {di jalan} HAZEH {ini} 'ASHER {yang} 'ANOKHI {aku} HOLEKH {jalani} VENATAN-LI {dan memberikan kepadaku} LEKHEM {roti} LE'EKHOL {untuk dimakan} UVEGED {dan pakaian} LIL'BOSH {untuk dikenakan} 28:21 LAI TB, sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.KJV, So that I come again to my father's house in peace; then shall the LORD be my God: Hebrew,
      וְשַׁבְתִּי בְשָׁלֹום אֶל־בֵּית אָבִי וְהָיָה יְהוָה לִי לֵאלֹהִים׃
      Translit interlinear, VESHAV'TI {dan aku kembali} VESHALOM {dengan selamat} 'EL-BEIT {ke rumah} 'AVI {bapaku} VEHAYAH {dan Dia menjadi} YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) LI {bagiku} LELOHIM {untuk (menjadi) Allak} 28:22 LAI TB, Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."KJV, And this stone, which I have set for a pillar, shall be God's house: and of all that thou shalt give me I will surely give the tenth unto thee. Hebrew,
      וְהָאֶבֶן הַזֹּאת אֲשֶׁר־שַׂמְתִּי מַצֵּבָה יִהְיֶה בֵּית אֱלֹהִים וְכֹל אֲשֶׁר תִּתֶּן־לִי עַשֵּׂר אֲעַשְּׂרֶנּוּ לָךְ׃
      Translit, VEHA'EVEN {dan pada bati ini} HAZOT {yang ini} 'ASHERO-SAM'TI {yang kepadanya aku telah mempersiapkan} MATSEVAH {sebuah tugu} YIH'YEH {dia akan menjadi} BEIT {rumah} 'ELOHIM {Allah} VEKHOL {dari segala} 'ASHER {yang} TITEN-LI {Engkau telah memberikan kepadaku} 'ASER {(aku pasti akan memberikan) sepersepluluh} 'A'ASRENU {aku (memberikan) sepersepuluh} LAKH {kepada-Mu}

    Yakub memaksudkan tugu-batu itu akan menjadi Rumah-Allah, sebagai tempat pemujaan, dan dalam pendiriannya itu ia memberikan pemberian persembahan persepuluhan. Tugu-Batu itu yang didirikan menjadi rumah Allah (Betel). Dengan nazar ini memang keturunan Yakub melakukan ibadah di Betel sebagai tempat kudus itu. Selanjutnya, Betel menjadi tempat kultus Kerajaan Israel Utara di mana raja Yerobeam I melakukan ibadah. Namun di sana ia mendirikan kuil-kuil berhala di atas bukit pengorbanan dan menaruh patung anak lembu jantan dari emas (1 Raja 12:28-33). Tempat itu baru dihancurkan pada masa pembaharuan yang dilakukan oleh Yosia, raja Yehuda (2 Raja 23:15). Betel tidak hanya dikenal sebagai pusat ibadah pada masa Israel purba. Ilah-ilah asing dengan nama Betel juga di sembah di sini. Perjanjian Lama menunjukkan kepada kita bahwa ilah ini masih dikenal orang Israel karena Betel bukan selalu digunakan sebagai nama tempat, tetapi digunakan sebagai nama ilah/ pemujaan berhala juga (lihat Amos 5:4;Yeremia 48:13)


    GEMATRIA IBRANI: JACOB'S LADDER

      Kisah Jacob's Ladder( סֻלָּם יַעֲקֹב - SULAM YA'AQOV) ini dalam tradisi Yahudi dapat ditinjau dari kajian Gematria. Kata סֻלָּם - SULAM, tangga, dalam gematria Ibrani memiliki nilai numerik, sbb:
        ס - samekh = 60,
        ל - lamed = 30,
        מ - mem = 40
        Total: 130

      Sekarang mari kita melihat kata Ibrani untuk "Sinai", Ibrani: סִינַי SINAI, memiliki nilai numerik yang sama, meskipun terdiri dari huruf yang berbeda:
        ס - samekh = 60,
        י - yod = 10,
        נ - nun = 50
        י - yod = 10
        Total: 130

      Oleh karena itu, salah satu interpretasi "tangga Yakub (Jacob's Ladder) dapat dihubungkan dengan pemberian Taurat kepada bani Israel di Gunung Sinai:

        * Keluaran 31:18 LAI TB, Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.KJV, And he gave unto Moses, when he had made an end of communing with him upon mount Sinai, two tables of testimony, tables of stone, written with the finger of God.Hebrew,
        וַיִּתֵּן אֶל־מֹשֶׁה כְּכַלֹּתֹו לְדַבֵּר אִתֹּו בְּהַר סִינַי שְׁנֵי לֻחֹת הָעֵדֻת לֻחֹת אֶבֶן כְּתֻבִים בְּאֶצְבַּע אֱלֹהִים׃
        Translit interlinear, VAYITEN {dan Dia memberikan} 'EL-MOSHEH {kepada musa} KEKHALOTO {ketika ia selesai} LEDABER {berbicara} 'ITO {kepadanya} BEHAR {di gunung} SINAI {sinai} SHENEY {dua} LUKHOT {loh} HA'EDUT {kesaksian} LUKHOT {loh-loh} 'EVEN {batu} KETUVIM {tulisan-tulisan} BE'ETS'BA {oleh jari} 'ELOHIM {Allah}

    Note:

Mujizat Itu Masih Ada

Mujizat Itu Masih Ada
Minggu, 26 February 2017
Pdt Niko Njotorahardjo
RCTI 04.30-.06.00


Yohanes 3 : 16

Mengapa Tuhan Yesus Mati Untuk Setiap Kita ? Karena Tuhan Yesus mengasihi manusia sehingga Ia rela mati di atas kayu salib.

Dia turun ke dunia menjadi manusia, mengosongkan diriNya mengambil rupa seorang hamba. Dia rela disalibkan untuk menebus dosa setiap manusia.

Alkitab mengatakan pencobaan-pencobaan yang kamu adalah pencobaan biasa. Tuhan memberikan Jalan keluar kepada anak-anak Nya. 1 Kor 10:13

Roma 8:28 Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang mengasihi Dia.

Saat kita mengalami pencobaan Tuhan memberikan Jalan keluar kepada kita.

Tuhan Yesus hidup, Dia yang pegang hari esok. Dia adalah Allah yang hidup, Dia yang memegang kehidupan kita, kita tidak perlu kuatir akan hidup kita sebab Tuhan yang pegang hidup kita.

Pada Waktu Tuhan masih di bumi mengatakan bahwa Inilah Tahun Rahmat Tuhan, Tahun Yobel, Tahun pembebasan Bagi Orang-Orang yang terikat. Tuhan mengadakan mujizat-mujizat yang lumpuh berjalan, yang buta dapat melihat.

Mujizat-mujizat yang Tuhan lakukan sewaktu Dia masih didunia, sampai sekarang masih terjadi. Sebab Allah sanggup dan kuasaNya tidak berubah.

Doa Kesembuhan :
Bapa Tuhan berikan kepada orang-orang yang membutuhkan pembebasan seutuhnya. Tuhan menyembuhkan orang-orang yang sakit. Didalam Nama Tuhan Yesus Mujizat-mujizat Kesembuhan terjadi amin.

Script Writer : Joshua Ivan Sudrajat

Pesta Raja Raja

26 February

PESTA RAJA-RAJA


Pesta raja-raja tercatat di Alkitab

pernah dibuat oleh raja Ahasyweros.

Di pesta itu seorang ratu gagal.

Wasti mengadakan pesta sendiri.

Namun kitab Ester juga

mencatat bagaimana Ratu Ester

mengadakan pesta perjamuan bagi sang raja,

dan must pilihan diselamatkan.

Hidup dan mati nampaknya dipengaruhi

oleh kehendak raja detik itu.

Penyingkiran Wasti dan

Haman terjadi tanpa mengulur waktu.

Semua langsung diputuskan.

Lebih Tepatnya mood raja waktu itu

pegang peran besar.

Senangkan hati-Nya.

Buat Raja berkenan

dan bersuka, maka waktu-waktu

ini akan jadi waktu perubahan nasib kita.

Sak deg sak nyet..,

Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King "oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo

Sabtu, 25 Februari 2017

MENJADI AHLI WARIS DUNIA

MENJADI AHLI WARIS DUNIA 

http://holyglorywarrior.blogspot.co.id/2017/02/menjadi-ahli-waris-dunia.html 


Ps. Joseph Hendrik Gomulya.

"Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus." (Roma 5:17 TB)

Melalui iman percaya kita kepada Yesus Kristus maka kuasa dan otoritas diberikan didalam hidup kita, tetapi apabila kita tidak mengalami kuasa itu dalam hidup kita maka secara langsung iblis telah merampas sesuatu yag seharusnya menjadi milik dan jatah kita.

Sesuai dengan ayat diatas yang menyatakan bahwa setiap kita sebagai orang percaya haruslah menerima kemurahan Tuhan dan Kasih Karunia yang melimpah yang adalah anugerah atau pemberiaan Allah melalui Yesus Kristus.

"Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman." (Roma 4:13 TB)

Ini merupakan suatu pernyataan kebenaran yang di sampaikan oleh Rasul Paulus Melalui janji Tuhan kepada Abraham, dimana Abraham mendapat suatu janji untuk mewarisi dunia bukan karena Hukum taurat tetapi oleh karena kebenaran berdasarkan iman Abraham. kitapun sebagai keturunan Abraham juga mendapatkan hak untuk menjadi bagian mewarisi dunia melalui kebenaran berdasarkan iman kita kepada Yesus Kristus.

Banyak orang percaya berpikir kegagalannya karena kurang berdoa, ini berarti kalau segala sesuatu terjadi dalam kehidupannya di lakukan dengan dengan perbuatan-perbuatannya tanpa mengandalkan kuasa dari Tuhan serta berfokus kepada Tuhan maka pastilah orang tersebut mengalami kegagalan bukan karena orang tersebut kurang berdoa. Ini yang menjadi bahan perenungan kita selaku orang percaya, ketika kita menerima suatu pemberitaan yang benar maka yang kita kerjakan adalah perbuatan yang benar tetapi apabila kita kita menerima pemberitaan yang salah maka yang kita kerjakan adalah perbuatan yang salah pula.

Jadi janji yang Tuhan berikan kepada setiap kita sebagai orang-orang percaya bukan berdasarkan perbuatan-perbuatan kita dalam melakukan hukun-hukum Taurat tetapi kebenaran berdasarkan iman. Berbicara tentang kekudusan adalah menyangkut hal percaya dengan benar, maka hidup kita pun pastilah benar dan untuk MEWARISI DUNIA maka yang harus kita lakukan adalah harus mempunyai cara dan gaya hidup dalam kebenaran yang berdasarkan iman.

"Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan." (2 Petrus 1:5-9 TB) 

Melalui ayat ini Rasul Petrus ingin menjelaskan tentang bagaimana ciri-ciri kehidupan orang benar, tetapi pada ayat 9 Rasul Petrus ingin menyatakan bahwa barangsiapa yang tidak menyadari mendapatkan kehidupan sebagai orang-orang benar maka orang tersebut akan menjadi buta dan picik karena orang tersebut lupa bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah di hapuskan, ini berarti Rasul Petrus ingin berkata bahwa banyak orang tidak dapat hidup dengan benar karena mereka melupakan satu hal bahwa dosa-dosa mereka telah di hapuskan melalui karya penyaliban Yesus Kristus.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana cara beroperasi kehidupan yang benar dalam pribadi setiap orang percaya? Setiap orang percaya harus hidup dalam kebenaran Allah di dalam Yesus Kristus Tuhan dan Tuhan menginginkan kita menggunakan Iman kita untuk mempercayai bahwa kita adalah kebenaran Allah didalam Yesus Kristus didalam setiap masalah dan pergumulan hidup kita.

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (Matius 6:33 TB)  

Ini berarti bahwa apa yang Yesus Kristus lakukakan pada diri setiap kita adalah suatu kebenaran yang sesungguhnya melalui pengorbanan serta kerelaan-Nya untuk menebus semua dosa-dosa umat manusia melalui kematian-Nya di atas kayu salib dan kita sebagai orang yang percaya kepada-Nya haruslah dipenuhi otoritas dimana otoritas sebagai orang percaya ada didalam setiap firman-Nya di Alkitab dan Tuhan Yesus pun menginginkan kita hidup dalam iman. Pertanyaanya sekarang, apa yang menjadi lawan daripada iman?

"Kamu tahu, bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorang pun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat." (Galatia 2:16 TB) 

Jadi yang menjadi lawan daripada iman adalah ketika kita bekerja atau melakukan sesuatu dengan mengandalkan serta berfokus pada perbuatan-perbuatan dari diri sendiri, tetapi yang Tuhan inginkan adalah  ketika kita bekerja atau melakukan sesuatu dengan iman dan terus berfokus kepada Tuhan Yesus Kristus.

"Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: “Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya.” Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: “Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?”, yaitu: untuk membawa Yesus turun," (Roma 10:5-6 TB)  

Cara untuk mengoperasikan kebenaran iman itu adalah dengan mengucapkan suatu kebenaran yang sumber dan fokusnya kepada Yesus Kristus dan bukan berfokus kepada perbuatan-perbuatan kita.

"Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata." (2 Korintus 4:13 TB)

Ini menyangkut hal untuk melakukan dan apabila kita mempunyai iman maka kita harus memperkatakan kebenaran itu.

"Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus." (Daniel 9:24 TB)

Yang dimaksud mendatangkan keadilan yang kekal di sini adalah apa yang di lakukan oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib untuk mengakhiri dosa-dosa kita dan Dia memberikan keadilan dan kebenaran yang kekal itu. Jadi sebagai umat Tuhan yang percaya kita haruslah mempunyai kesadaran yang penuh akan kebenaran dan pasti kita pun akan mengalami hidup di dalam berkat-berkat-Nya.

"Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil, dan setiap orang yang melontarkan tuduhan melawan engkau dalam pengadilan, akan engkau buktikan salah. Inilah yang menjadi bagian hamba-hamba Tuhan dan kebenaran yang mereka terima dari pada-Ku, demikianlah firman Tuhan." (Yesaya 54:17 TB) 

Kebenaran yang kita terima dari Tuhan Yesus akan menghancurkan dan mematahkan segala segala senjata-senjata tempaan yang berupa tuduhan-tuduhan dan intimidasi yang di tujukan kepada kita oleh iblis semuanya tidak akan berhasil.

"Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu." (Roma 4:14 TB) 

Janji yang Tuhan berikan bukan berdasarkan hukum Taurat tetapi karena perbuatan oleh iman.

"Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya. Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran." (Roma 4:2-5 TB)

Ayat ini menyatakan bahwa jikalau Abraham di benarkan karena perbuatannya maka ia beroleh dasar untuk bermegah tetapi tidak dihadapan Allah, tetapi yang Abraham lakukan adalah “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran”.

Dalam ayat 5 Rasul Paulus ingin menyatakan bahwa barangsiapa yang percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran sama seperti yang Daud katakan dalam ayat 6. Jadi mari kita mengimani bahwa kita ini adalah orang-orang yang menerima janji Tuhan kepada Abraham untuk MEWARISI DUNIA dan janji yang sama pula itu pun terjadi di dalam kehidupan kita saat ini sebagai penerima janji-janji Tuhan sebagai pewaris dunia ini dengan penuh iman serta terus berfokus kepada Tuhan Yesus Kristus.

Amin…