Rabu, 28 Januari 2015

Ibadah 11 Januari 2015

IBADAH MINGGU IFGF PALEMBANG
11 JANUARI 2015

By: Ev. Daniel Tjipto
Yang sekarang ada itu sebenarnya dari dulu sudah pernah ada. Kenapa banyak hal yang tidak baik itu terjadi? Itu bukan karena apa-apa, tapi karena semuanya sudah tertulis. Tidak ada sesuatupun yang terjadi di luar yang sudah Tuhan garis. Sutradara Agung kita itu Bapa di surga. Ada 3 pribadi, Bapa, Putra, dan Roh Kudus. 3 ini menjadi 1, tapi 1 ini juga terdiri dari 3 pribadi. Nanti di surga, engkau akan bertemu dengan 3 pribadi ini. Yang sudah menggaris semuanya itu Bapa. Bagaimana tentang manusia? Adam orang pertama dalam Firman Tuhan, tetap sebenarnya sebelum Adam, ada banyak hal yang terjadi.
Kejadian 1, semua alam ini kacau balau. Lalu Bapa di surga mulai menata kembali, lalu diciptakanlah yang namanya Adam.
Ada angka-angka yang Tuhan berikan untuk kita di tahun ini:
Angka 1.
Kenapa angka 1 ini keluar? Ini berbicara mengenai pribadi dari Bapa sendiri. Ujung-ujungnya sebenarnya adalah Bapa. Semua yang terjadi sekarang-sekarang ini pun sudah tertulis di dalam Firman. Kita semua manusia harus mengerti kalau ujung-ujungnya adalah Bapa. Bapa adalah Sutradara Agung, dan Dia adalah yang pertama.
Angka 3.
Bilangan 6:22-27
22: TUHAN berfirman kepada Musa:
23: "Berbicaralah kepada Harun dan anak-anaknya: Beginilah harus kamu memberkati orang Israel, katakanlah kepada mereka:
24: TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; 
25: TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
26: TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
27: Demikianlah harus mereka meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka."
Di sini ada 3 berkat yang harus kita terima, yang harus menjadi bagian kita, karena kalau kita kehilangan 1 saja, berat itu tidak akan menjadi sempurna.
1. Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau.
Beranikah engkau berharap untuk mendapat berkat HANYA dari Tuhan? Mengertikah engkau semua yang engkau dapat, yang disampaikan kepada hidupmu itu semua dari Dia? Selain itu dikatakan Tuhan melindungi engkau, artinya engkau harus sadar dan mengerti kalau semua itu Tuhan yang mengatur.
2. Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya dan memberi engkau kasih karunia
Ada apa dengan wajahNya sehingga sampai Tuhan menyinari engkau dengan wajahNya? Ada yang melihat wajah Tuhan saja persoalannya selesai, penyakitnya disembuhkan, hanya melihat wajah Tuhan mendapat pertolongan. Wajah yang penuh dengan kasih dan dipenuhi segala kepenuhan. Banyak orang yang mencari berkat Tuhan, bukan wajah Tuhan. Seringkali juga orang berdoa mintanya berkat dan berkat. Cari wajah Tuhan! Kalau engkau ketemu Tuhan, engkau dapatkan semuanya. Jangan lupakan yang namanya keintiman dengan Tuhan. Yesus sendiri sibuk dengan pelayanan, tapi suatu kali Dia pernah berkata kepada muridNya untuk mereka berjalan lebih dulu karena Yesus mau naik gunung, mau mencari Bapa. Yesus sendiri sudah menjadi contoh, mau sesibuk apapun, Dia tetap meluangkan waktu untuk mencari Tuhan.
Apakah hidupmu sudah maksimal atau belum? Kenapa seringkali kita tidak bisa maksimal? Salah satu sebabnya karena kita tidak mengandalkan Tuhan 100%, karena engkau sering mengandalkan kekuatanmu sendiri, dan kalau engkau seperti ini, sebenarnya engkau sedang mengundang kutuk itu masuk dalam hidupmu. Tahun ini adalah tahun dimana kesuksesan besar akan terjadi, yang maksimal, TOV, Yobel besar terjadi!
Pelajari angka demi angka ini agar engkau tidak miss! 2015. 2 kesepakatan, 0 kematian daging, 1 Bapa di surga, 5 anugrah.
Hujan awal hujan akhir dijadikan satu. Hujan awal itu dimana petani mulai mengeruk, memproses tanah agar bisa ditabur benih, tanah itu dibereskan, menjadi gembur. Lalu ditunggu beberapa waktu lagi, datang hujan, dan mulai terjadi penuaian. Hujan awal dan hujan akhir dijadikan satu artinya seketika engkau menabur, engkau menuai, karena tidak ada waktu lagi.
Lawan manusia yang paling berat adalah diri sendiri, otaknya yang mengatakan tidak mungkin, karena otaknya berkata biasanya menabur pun menunggu 3 bulan baru menuai, itupun sudah teknologi canggih. Di surga, teknologinya sudah lebih canggih, dan ini waktunya, ketika engkau menabur, beberapa detik kemudian engkau menuai. Tapi kembali lagi, apakah engkau percaya atau tidak? Kalau engkau percaya, engkau menuai, kalau tidak, ya tidak terjadi. Bertobat dari pikiranmu, selaraskan pikiranmu dengan pikiran Tuhan. Ini waktunya, dan kuncinya hanya percaya. Kalau engkau percaya, dalam hitungan jari manusia, akan engkau tuai, bahkan berlipat kali ganda.
Sepakat itu memiliki power yang luar biasa! Kalau engkau minta, harus sesuai dengan kriteria, dan harus detail. Seperti engkau menulis surat, kalau alamatnya tidak lengkap, ya bisa tidak sampai. Ini tahun ketepatan, minta yang tepat, dan kalau itu sudah digariskan engkau dapat, engkau akan dapat! Hujan awal dan hujan akhir dijadikan satu, tinggal engkau percaya. Ini saatnya Tuhan menyinari kita dengan wajahNya. Kenali Tuhanmu secara utuh!
3. Tuhan menghadapkan wajahNya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera
Ketika engkau diproses, apakah masih ada damai sejahtera dalam hidupmu? Damai hanya ada di dalam Yesus. Dunia hanya memiliki happy, tapi di dalam Tuhan ada joy / sukacita. Tuhan menghadapkan wajahNya itu artinya Tuhan mau face to face, muka dengan muka dengan Tuhan seperti Musa. Ketika seseorang bertemu dengan Tuhan, alam supranatural akan menjadi satu dengannya. Ini tahun-tahun yang memungkinkan untuk itu terjadi! Bayangan anak Tuhan akan menyembuhkan orang, dan itu juga akan terjadi hari-hari ini! Berbuat baik, melakukan yang Tuhan Firmankan, menggenapkan setiap destiny, dan semuanya bisa kalau engkau bertemu muka dengan muka dengan Tuhan. Ketika Yesus menyembuhkan orang yang pendarahan, ada yang keluar dari hidupNya, kuasaNya keluar, dan ini yang akan terjadi di hidup kita! Kemanapun kita pergi, kita akan jadi berkat untuk orang lain!
Angka 3 ini angka yang sakral. Tritunggal, Bapa Yesus Roh Kudus, 3 jadi 1, dan hidup manusia juga ada 3 yang menjadi 1, yaitu tubuh jiwa roh.
Angka 5.
Dari angka 3 akan menuju angka 5, yaitu anugrah, karena anugrahNya keluar ketika yang 3 ini menjadi 1. Hidup dalam kasih karunia. Tapi banyak yang ketika hidup dalam kasih karunia, jadi menyepelekan berkat, anugrah, karena semuanya gratis dan sepertinya tidak ada harga yang harus dibayar. Kasih karunia itu tidak bisa ditolak, tapi jangan sampai engkau terbuai dengan kasih karunia, karena kalau engkau terbuai, engkau akan seperti yang di perjanjian lama, tidak menghormati Tuhan. Kenapa Uza mati? Siapakah Uza? Bukankah apa yang dilakukannya itu dalam pandangan manusia sesuatu yang baik? Ketika tabut akan jatuh dia memegang tabut itu, agar tabut itu tidak menyentuh tanah. Menurut manusia itu baik, tapi apa yang terjadi? Dia akhrinya mati. Uza adalah anak dari orang yang di rumahnya terdapat tabut Tuhan itu bertahun-tahun bahkan puluhan tahun, dan lama-kelamaan dia menjadi menyepelekan. Awalnya dia menaruh tabut di atas kereta, dan itu sudah sebuah kesalahan pertama. Kenapa mereka melakukan ini? Karena pikiran modern manusia yang masuk, karena tabut harus diusung. Jangan karena modern / teknologi sehingga engkau mengubah cara yang engkau anggap benar, misal engkau tidak baca alkitab dan hanya mau mendengar Audio Bible saja, itu seperti Uza, hati-hati!
Banyak yang diangkat tinggi namun akhirnya menganggap remeh pemimpinnya, meremehkan Tuhan, Hati-hati!
Angka 7.
Dari 5, tidak hanya stop dalam kasih karunia, tapi masuk dalam kesempurnaan, tapi ini tidak main-main. Makin tinggi seseorang, makin mudah dia "habis". 7 itu ketika engkau mulai masuk dan dipercayakan untuk menikmati kemanunggalan dengan Tuhan, hati-hati, kalau engkau salah sedikit, habis. Bangsa Israel zaman dahulu sebelum Yesus datang, salah sedikit, mati, salah sedikit, mati. Bukan Bapa yang kejam, tapi kekudusanNya yang tidak bisa ditoleransikan dengan apapun. Kalau sudah berbicara mengenai kekudusan, setiap orang dituntut berbeda-beda, dan engkau harus dapat sendiri dari Tuhan, apa yang harus engkau lakukan dan genapi agar engkau bisa masuk dalam angka 7 ini. Jangan jadi hakim! Kalau orang lain dituntut A, engkau dituntut B, jangan menghakimi orang lain, karena masing-masing orang ada harga yang harus dibayar karena harus menyelesaikan destinynya masing-masing. Jangan ikut-ikutan! Berdoa dengan Tuhan, apa harga yang harus dibayar, karena masuk dalam kesempurnaan itu tidak gratis, yaitu daging harus dimatikan!
Angka 4.
Ini kematian kedua. Ketika engkau sudah menikmati dan mencicipi kesempurnaan Tuhan, harusnya, otomatisnya, kedaginganmu sudah mati. Tapi ternyata kebanyakan daging kita belum mati, karena kita masih tinggal di dunia. Ini seperti masuk dalam level Paulus, hidup adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan. Apa yang dulu dianggap untung, sekarang dianggap rugi.
Angka 0.
Ini adalah dimana engkau benar-benar berkata engkau tidak bisa apa-apa dan Tuhan yang di depanmu. Angka 7 itu bukan sesuatu yang kekal, tapi itu yang Tuhan izinkan untuk kita nikmati.
Yang namanya masuk dalam kesempurnaan, dalam dimensi supranatural itu seperti apa? Dari yang tidak ada apa-apa tiba-tiba menjadi ada, itu sangat bisa terjadi! Yang membuat tidak bisa adalah pikiranmu. Tapi sebelum engkau masuk ke angka 7, coba uji hatimu, misalkan engkau akan diberikan uang yang sangat banyak, apa yang akan engkau lakukan? Kalau engkau masih berpikir untuk kepentingan pribadimu, artinya kapasitasmu itu belum cukup untuk bisa menampung berkat yang besar. Tahun ini engkau harus ubah cara berpikirmu! Jadi bendahara Tuhan, berapapun yang Tuhan berikan pada kita, biar itu menjadi kemuliaan untuk nama Tuhan, karena unuk lawatan itu membutuhkan uang yang sangat banyak. Kalau engkau bisa jadi bendaraha Tuhan, engkau akan bisa dipercaya yang besar oleh Tuhan! Ini tahun yang luar biasa!
Angka 12.
Ini berbicara mengenai murid-murid Yesus, 12 bakul, kelimpahan yang supranatural. Tapi dari 12 murid akan selalu ada 1 Yudas, dan itu yang kedagingannya masih ada, masih kuat, ada ikatan dunia. Iri hati, hati yang tidak tulus, ketika melihat orang lain diberkati engkau tidak suka, dll. Mulai hari ini, kikis, buang. HINENI! Heneni tidak ada kata tapi, tapi hanya kata ya Tuhan, pakai aku. Kata TOV itu hanya dipakai beberapa kali di Alkitab, termasuk kecantikan Abigail itu dikatakan TOV. Ingat HINENI! Sampai hari ini, keturunan imam, suku Lewi, mereka berdoa setiap hari, dan di kata-kata terakhir mereka berdoa agar mereka dijadikan seperti Daud yang hineni.
Ketika Daud menari di depan tabut, itu adalah bukti dari ke-hineni-an dia. Daud ketika akan memulai menari, dia bingung, karena dia mendapat Firman kalau dia harus menari, padahal Daud bukan seorang penari, dia pemusik, penyembah, penyanyi. Namun Daud tidak bisa menari, kalau dia bisa menari dia pun pasti akan mempersiapkan pakaiannya untuk menari, tapi ketika itu dia memakai pakaian kebesaran seorang raja, tapi karena hineni, dia menari, dan ketika menari, satu per satu bajunya lepas hingga hanya dia memakai cawat, tapi dia tidak menghiraukannya, dia tetap menari, dan ini bukti kalau dia sangat menghormati Tuhan! Bahkan Daud berkata dia akan mempermalukan dirinya lebih lagi karena dia mengenal siapa yang dia sembah!
Kunci dari semuanya ini adalah keintiman, seberapa engkau mengenal Tuhanmu? Zaman Daud Yesus belum ada, Daud berjuang sendiri, tapi zaman kita sekarang Yesus sudah bayar semuanya, tinggal kita tanggalkan kedagingan kita, mati daging, dan ini harus kalau engkau mau masuk dalam angka 7. Seberapa engkau mengenal Tuhan, seperti itulah berkat yang akan engkau terima. Ketika engkau diberkati, apakah engkau tetap bisa seirama dengan Tuhan? Keintiman itu kuncinya! Jangan pernah merasa engkau mampu! Tuhan selalu lihat hati yang terdalam, apakah engkau tulus ikut Tuhan, apakah karena engkau ingin kaya, ingin menunjukkan siapa dirimu? Ketika engkau di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita, apapun itu akan terjadi!
Yohanes 15:7
7: Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Engkau ingin apa, engkau bisa dapat. Tinggal di dalam Tuhan, Tuhan di dalam kita, engkau minta apa saja engkau bisa dapat, semua bisa terjadi! Keintiman jangan engkau lupakan, matikan daging, dan tinggal di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita. Baca Firman agar Firman memenuhi hidup kita, pikiran Kristus yang ada di pikiran kita.
- ALL BY HIS GRACE - TO GOD BE THE GLORY -
- HIS PRESENCE BE MANIFESTED IN ALL NATIONS -

Tongkat Kerajaan

Minggu, 04 Januari 2015
Tongkat Kerajaan
Petrus Agung

Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. (Kej 49: 10)

Suku Yehuda mendapat nubuatan bahwa tongkat kerajaan tidak beranjak darinya. Tapi sebelum itu menjadi kenyataan, ada proses Tuhan yang tetap harus dilewati. Karena ada bagian di hidup Yehuda yang Tuhan tidak suka.

Proses Tuhan dalam hidup Yehuda
1. Yehuda egois
Kej 37: 26-27
Yakub lebih mencintai Yusuf dibanding anak-anak yang lain, bahkan memberikan jubah bangsawan. Yakub seperti bernubuat bahwa Yusuf kelak menjadi pembesar. Ini membuat semua saudara yang lain iri. Saat saudara-saudara Yusuf ingin membunuhnya, Ruben mencegah, dan Yusuf dimasukkan ke dalam sumur kering. Yehuda adalah anak ke-4. Ia menyarankan supaya Yusuf dijual ke orang Mesir.

Frase "Apa untungnya buat kita" (mah betsa = apa keuntungannya buat aku). Ini artinya Yehuda adalah orang yang sangat egois.

Untuk seseorang dibuat Tuhan jadi besar, ia harus hidup di luar ke-egoisan

Orang egois hanya perduli dan hidup bagi dirinya sendiri, keuntungannya sendiri, tidak perduli dampaknya bagi orang lain.
Frase “saudara-saudara Yehuda mendengarkan dia”. Di dalam kata “mendengarkan” ada respon mentaati yang dikatakan.

Ilustrasi
2 orang meninggal, dan akan masuk Surga, menghadap rasul Petrus. Sopir taxi masuk surga, si pendeta tidak masuk surga. Ini karena dampaknya: Sopir taxi menyopir dengan ugal-ugalan, sehingga penumpangnya jadi rohani dan berdoa; si pendeta saat berkhotbah membuat jemaatnya tidur.

Mari mengerjakan apapun dengan mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain.

Dari 10 orang yang bermufakat melakukan kejahatan terhadap Yusuf, Yehuda yang harus membayar paling mahal.

2. Yehuda tidak menggunakan potensinya
Kej 37: 32-35 – Yusuf sudah dijual, jubahnya diperciki darah kambing dan dikirimkan kepada Yakub. Maka Yakub membuat kesimpulan bahwa Yusuf diterkam hewan buas, lalu Yakub berkabung belasan tahun.

Di kisah berikutnya Yehuda meninggalkan keluarganya, pergi ke bangsa lain, lalu menikah dengan wanita Kanaan, dan punya anak Er, Onan, dan Syela. Er menikah dengan orang Kanaan bernama Tamar. Er jahat, maka dibunuh Tuhan. Onan juga jahat karena tidak mau memberi keturunan bagi kakaknya. Maka Onan juga dibunuh Tuhan.
Tanggung jawab penipuan terhadap Yakub ada pada Yehuda. Yakub meratapi anaknya yang dianggap mati, maka akibatnya 2 anak Yehuda mati.

Potensi dalam hidup kita sering sudah dilihat Tuhan sebagai sebuah realita.

Contoh:
  • Yehuda punya potensi otoritas raja, apa yang dikatakan diikuti saudara-saudaranya
  • Gideon yang sedang ketakutan menghadapi orang Filistin disebut malaikat Tuhan sebagai pahlawan yang gagah perkasa. Ternyata di ujung kisah memang Gideon adalah pahlawan yang gagah perkasa.

Tuhan sudah letakkan potensi dalam diri kita. Jika bisa difungsikannya, maka status akan menyertai

Kesaksian tentang “berfungsi”
P Agung memulai pelayanan dengan nol, tapi Tuhan berkata bahwa p Agung akan melayani Tuhan dengan hartanya. Di awal bahkan p Agung dan istri menumpang makan ke orang tua, mertua, atau kakeknya. Di masa itu ada seorang hamba Tuhan keturunan Indonesia timur yang sebatang kara dan miskin. Karena pernyataan Tuhan, P Agung ajak pendeta ini makan seminggu 3 kali. Ini artinya p Agung berfungsi walau hanya dengan sedikit yang dipunyai. Ini terhenti saat hamba Tuhan itu menikah. Saat ini apa yang Tuhan katakan sudah mulai terjadi.

Yehuda punya potensi kerajaan, tapi berfungsi dan digunakan secara salah. Ide Yehuda-lah yang menyebabkan Yusuf menderita di Mesir. Seharusnya Yehuda bisa kembalikan Yusuf kepada bapaknya. Jika ini yang terjadi, tetap Tuhan punya banyak cara membawa Yusuf jadi penguasa dunia, tanpa perlu melalui tindakan saudara-saudaranya yang jahat.

Yusuf sejak masa muda berfungsi sebagai raja muda di rumah Yakub. Semua kejahatan kakak-kakaknya dilaporkan. Di rumah Potifar dan di penjara, Yusuf tetap berfungsi jadi raja muda yang mengurus semua tugas pemimpinnya.

Kita sering bermimpi berada di posisi atas, tapi tidak berfungsi sesuai dengan potensi yang sudah Tuhan berikan
Jika berfungsi, kelak kita dapat kursi. Jika kita kejar kursi, belum tentu kita berfungsi

Cara Tuhan untuk kita jadi besar:

Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. (Mat 23: 11)

Kenali panggilan dan impian kita, lalu berfungsi, maka kita akan jadi luar biasa

Kesaksian tentang “berfungsi”
Setahun setelah lahir baru p Agung sudah mulai menulis buku sendiri, tapi tidak pernah diterbitkan dan sekarang draft-nya sudah hilang. Temanya pertumbuhan gereja, ditulis tangan. Ini artinya p Agung berfungsi, walau belum ada yang mau menerbitkan bukunya.
Suatu kali seorang penerbit menyarankan p Agung menulis buku, lalu dia yang mencetak dan menyebarkan. Selama KKN, p Agung menulis buku. Judul buku yang ditulis "transfer Roh". Sampai 1 tahun tidak diterbitkan, dan penerbit berkata bahwa materinya terlalu berat, dan yang dicari buku humor-humor rohani. Buku ini juga tidak diterbitkan.
Buku pertama p Agung yang diterbitkan: hadirat Tuhan, gambar sampul depannya "tabut Tuhan", dan buku itu laris. Suatu ketika penerbit yang pernah menawari mencetak buku p Agung datang dan meminta supaya bisa mencetak buku-buku p Agung, tapi ditolak pihak toko buku Rhema, karena pemasaran mereka kurang, omset-nya masih kalah dibanding jika dicetak sendiri.

Seringkali saat kita berfungsi, tapi orang lain tidak mau menerima. Tapi jika kita kerjakan dan berfungsi dengan tekun, maka ujungnya akan luar biasa.

3. Yehuda menipu ayahnya

Juga dikatakannya: "Periksalah, siapa yang empunya cap meterai serta kalung dan tongkat ini?" (Kej 38: 25b)

Yehuda menahan supaya Syela tidak menikahi Tamar. Suatu kali Tamar menyamar menjadi pelacur dan tidur dengan Yehuda. Tamar meminta tongkat dan cap-nya sebagai jaminan. Saat Tamar mengandung, Yehuda marah. Lalu Tamar ditangkap. Tamar mengatakan bahwa laki-laki yang menghamilinya adalah pemilik tongkat dan cap, dan meminta supaya Yehuda memeriksanya (bahasa Ibraninya “haker na ?” H5234 + H4994)

Saat menjual Yusuf, Yehuda dan saudara-saudaranya berkata pada Yakub: "kamu mengenali ini?" (bahasa Ibraninya “haker na ?” H5234 + H4994)

Jubah maha indah itu mereka suruh antarkan kepada ayah mereka dengan pesan: "Ini kami dapati. Silakanlah bapa periksa apakah jubah ini milik anak bapa atau tidak?" (Kej 37:32)

Maka Yehuda sadar bahwa ucapan yang digunakan pada ayahnya, digunakan menantunya padanya. Yehuda mengaku dia yang salah, dan peristiwa ini menjadi titik balik dalam hidupnya.

P Agung susah untuk bisa berkumpul dengan orang yang menghina orang-orang yang di bawah. Tidak ada orang ingin dilahirkan di keluarga miskin. Maka saat kita menghina si miskin, akan jadi masalah.

Yang ajaib, Tuhan Yesus adalah keturunan dari anak hasil hubungan Yehuda-Tamar. Ini karena Tuhan itu pengampun dan penuh kasih

4. Yehuda akhirnya berani mengambil tanggung-jawab
Saat Yusuf jadi raja muda di Mesir, kelaparan di mana-mana. Yakub menyuruh anak-anaknya membeli gandum di Mesir. Yusuf mengenali saudara-saudaranya. Pada kunjungan terakhir Yusuf tidak mau Benyamin pulang, tapi mereka tahu bahwa jika Benyamin tidak pulang, Yakub bisa mati. Dari 10 orang kakak-kakaknya tidak ada yang berani bicara selain Yehuda.

Lalu tampillah Yehuda mendekatinya dan berkata: "Mohon bicara tuanku, izinkanlah kiranya hambamu ini mengucapkan sepatah kata kepada tuanku dan janganlah kiranya bangkit amarahmu terhadap hambamu ini, sebab tuanku adalah seperti Firaun sendiri. (Kej 44: 18)

Artikel Yahudi yang membahas kata “mendekat”
Kata "mendekat" dari kata naghas (H5066). Kata naghas (נגשׁ), terdiri dari 3 huruf nun-gimel-shin.
  • Nun, artinya anak laki-laki sebagai pewaris.
  • Gimel, gambarnya seseorang yang melangkah ke depan
  • Shin, artinya api yang berkobar naik.

Artinya Yehuda saat itu seperti seseorang pewaris tahta yang maju melewati api, lalu mengambil tanggung jawab menggantikan adiknya, demi supaya bapaknya tidak mati.

Jika kita ingin semua potensi dari Tuhan supaya muncul, kita harus bisa ber-tanggung jawab, berfungsi sesuai panggilan Tuhan, maka kursi akan datang dengan sendirinya.

Yusuf tidak tahan karena melihat Yehuda yang berbeda. Yehuda yang dulu menjual Yusuf demi keuntungannya sendiri. Sejak saat itu apapun yang diucapkan tentang Yehuda jadi luar biasa.

Kej 46: 28 – yang disuruh Yakub untuk menemui Yusuf adalah Yehuda dan bukan Ruben. Artinya Yakub percaya pada Yehuda.

Kej 49: 8-12 – berkat Yakub bagi Yehuda
Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, (Kej 49: 8a)

Nama Yehuda artinya praise (memuji). Saat Yehuda berfungsi, dia juga dipuji saudara-saudaranya. Seperti nama Samuel artinya didengar oleh Allah, tapi sekaligus mendengar yang Tuhan katakan.

tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu(Kej 49:8b)

Semula Yusuf bermimpi saudara-saudaranya berlutut padanya. Begitu Yehuda
berfungsi, Yakub menubuatkan bahwa saudara-saudaranya akan sujud pada Yehuda. Ini berarti Yehuda mendapat hak kesulungan.

Dan inilah tentang Yehuda. Katanya: "Dengarlah, ya TUHAN, suara Yehuda dan bawalah dia kepada bangsanya. Berjuanglah baginya dengan tangan-Mu, dan jadilah Engkau penolongnya melawan musuhnya." (Ul 33: 7)

Dari awal suara Yehuda selalu mempengaruhi.

Mari kita berfungsi, dan bukan mencari kursi.

Tahun ini Tuhan janjikan hal-hal yang luar biasa. Kita harus
berfungsi seperti Yehuda, seorang pewaris yang maju mengambil tanggung-jawab dan keluar sebagai pemenang.

Pengumuman
Persembahan/ perpuluhan di BCA 009 414 0583
Jumat 9 Januari, 18:00 : Natal sekota Semarang, Pembicara: Jimy Oentoro
Dimeriahkan oleh: True Worshippers (Sari Simorangkir)

Pengantar
Eliezer mencari jodoh untuk anak Abraham ke Ur-Kasdim, membawa 10 unta. Dia berdoa pada Tuhan, dan meminta kriterianya kepada Tuhan. Untuk menghilangkan haus 10 unta artinya perlu menimba berkali-kali. Ternyata Ribka memenuhi kriteria yang diminta Eliezer kepada Tuhan. Ini artinya Tuhan menjawab doa Eliezer.
Tuhan berkata kepada p Agung bahwa di tahun 2014 sebenarnya bahtera genap tanpa jeda selama 10 tahun memberi makan dan minum unta-unta. Bahtera dimulai desember 2005. maka pada desember 2014 adalah 10 tahun bahtera.
Ribka tanpa mengerti memberi minum unta-unta Eliezer, maka dia dijadikan spesial: diberi perhiasan, menjadi satu-satunya istri Ishak. Demikian pula Tuhan akan menjadikan bahtera spesial, dan memberi hadiah yang tidak bisa dinikmati orang lain. Tapi p Agung belum tahu bagaimana bentuk hadiahnya.
Percaya bahwa 2015 kita menikmati yang terbaik dari Tuhan.

Saat bercakap-cakap dengan hamba-hamba Tuhan lain, bu Iin berkata bahwa saat Natal dan KKR Bahtera gedung HS sudah terlalu penuh, bahkan jemaat di ujung-ujung tidak bisa melihat atau mendengar secara jelas. Maka menurut bu Iin harusnya ada gedung baru.
Respon awal P Agung mengeluh, tapi tetap mau melaksanakan jika Tuhan perintahkan.
Tahun 2015 adalah Yobel besar. Bagian yang harus dilakukan p Agung selama 6 bulan ke depan adalah akan membantu 15 gereja lain yang pembangunannya berhenti karena kurang dana.
Peran serta jemaat:
  1. Doa
  2. Informasi untuk gereja yang sudah terhenti lama pembangunannya