Sabtu, 06 Februari 2016

Bagaimana Cara Menangkap Kairos Tuhan

Bagaimana Cara Menangkap Kairos Tuhan ?


 By: Ev. Daniel Krestianto
Jangan pernah merasa semua itu karena usaha kita, karena kemampuan kita, karena kekayaan kita, tapi ingat, semua itu dari Tuhan!
Tuhan berjanji, dan janjiNya itu ya dan amin, tidak ada janji kosong. Tapi banyak anak Tuhan mempunyai satu pengertian, dan mulai pahit dengan Tuhan. Kenapa? Karena merasa janji Tuhan kok tidak digenapi, merasa Tuhan sepertinya pilih kasih, yang satu diberkati, yang satu tidak. Mungkin engkau sudah bertahun-tahun berdoa meminta sesuatu, juga tidak digenapi sehingga hatimu bertanya-tanya sebenarnya apakah Tuhan itu ada atau tidak, dan sebenarnya itulah penyebab janji tidak jadi kenyataan, itu semua penyebab yang engkau "inginkan" tidak digenapi. Kesalahannya bukan di pihak Tuhan, tapi kesalahannya kebanyakan itu ada di pihak manusia. Iman gugup di titik-titik terakhir. Iman gugur dan mulai meragukan Tuhan, memiliki suatu pandangan negatif pada Tuhan, mempunyai kecurigaan sama Tuhan. Memang semua itu benih yang setan tabur, tapi manusia tidak sadar, kenapa? Karena pusatnya dari manusia itu bukan Kristus, tapi diri sendiri, keakuan, sehingga semua itu bisa muncul. Ketika sesuatu yang tidak baik itu muncul, yang menyalahkan Tuhan itu muncul, yang namanya kedagingan itu merasa "senang", dan punya teman, sehingga itu menjadi besar, makin besar, dan akhirnya menjadi pahit.
Tuhan tidak ingin kita miskin! Tuhan tidak ingin engkau miskin! Tujuan Tuhan itu kita hidup di dalam kelimpahan! Setuju tidak setuju, ini Firman. Arti dari kelimpahan yang Tuhan berikan itu lebih dari apa yang dipikirkan manusia, semuanya itu lebih dari apa yang dipikirkan manusia, mutunya super, jumlahnya tidak terbatas, tidak cuma sekali, tapi bergulung-gulung! Kalau hanya sekali ya bisa habis, tapi kalau bergulung-gulung, kapan habisnya? Ombak di laut tidak pernah habis, dan sebenarnya seperti itulah berkat yang Tuhan sediakan, tidak berkesudahan, tapi seringkali kita tidak menangkap, dan berkata "Tuhan, yang penting aku diberkati sekali saja, cukup." dan kalau engkau seperti ini, artinya engkau membatasi Tuhan! Ada yang mungkin merasa sekali saja tidak, merindukan sesuatu yang tidak mungkin, padahal justru yang tidak mungkin itulah kerjaan dari Tuhan kita! Untuk apa kita jadi anak Tuhan kalau engkau tidak sadar bahwa Yesus kita itu memang senang membuat yang tidak ada jadi ada! Itu kerjaanNya, itu memang sifatNya, karakterNya, Dia Tuhan yang penuh dengan kemustahilan dan keajaiban! Kalau engkau mengerti bahwa ada yang tidak mungkin, harusnya engkau menangkap kalau itu pekerjaan Tuhan, dan engkau menyebarkannya kepada orang lain sehingga orang tahu kalau Tuhan kita itu berbeda dengan tuhan yang lain!
Impian Tuhan itu setiap manusia hidup berkelimpahan. Impian Tuhan, bahkan sampai kasihNya Dia membagi hidupNya untuk kita, mati di kayu salib, tapi banyak orang yang tidak mengerti, karyaNya itulah yang membuat yang tidak ada jadi ada! Di agama lain, Dia dikenal sebagai tokoh pembuat mujizat, lalu kita sebagai anak-anakNya kenapa kita tidak mau mengerti dan mengalami? Melangkah! Kalau engkau tidak melangkah, tidak akan pernah terjadi mujizat, karena kita itu hidup di dalam perjanjian!
Seringkali Tuhan itu sudah melihat dan sudah tahu kalau ada jadwal berkat yang akan datang di hidup kita, tapi sebelum berkat itu datang, ada sesuatu yang harus kita perbuat, ada sesuatu yang harus kita lakukan, dan inilah yang seringkali orang tidak mengerti. Ada yang diberi tahu Roh Kudus untuk melakukan ini, berikan ini, tapi di hatinya malah berkata, "Kan aku perlu uang, kok justru aku disuruh melepaskan uang?" sehingga akhirnya orang itu tidak melepaskannya. Ketika orang itu tidak melepaskannya, setan melihat, dia berkata pada Tuhan, "Tuhan, Firmanmu berkata orang yang menabur akan menuai, kalau dia tidak menabur, bagaimana dia bisa menuai? FirmanMu juga berkata, beri maka akan diberi, dia tidak memberi, dia diam!" sehingga Tuhan terbentur dengan keadilanNya, dan FirmanNya memang jelas berkata demikian, sehingga Tuhan menunda berkatNya itu. Seringkali Tuhan hanya menyuruh sesuatu yang simpel, dan yang Tuhan suruh itu tidak pernah melebihi kemampuan kita, Dia tidak menyuruh yang macam-macam, tapi yang bisa kita lakukan, dan ketika kita berani melakukan, setan tidak akan berani lagi menuntut, sehingga berkat Tuhan itu akan datang dan lancar.
Cara setiap orang itu berbeda-beda, kalau belum rhema, jangan ditiru! Tuhan tidak pernah menolong dengan terlambat, dan itu Tuhan kita!
Yohanes 10:10
10: Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Sebenarnya Tuhan merindukan setiap orang hidup dalam kelimpahan, supaya menyatakan kalau Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup.
Ada langkah-langkah:
1. Kita harus memiliki kacamata Kristus
Memiliki kacamata Kristus artinya apa? Bisa melihat jauh ke depan. Ketika engkau disuruh mempersembahkan, melepaskan sesuatu, engkau harusnya bisa melihat sesuatu di depan, karena Tuhan ingin memberkati aku dengan sesuatu yang lebih besar dari yang aku punya saat ini, aku tahu di depanku ada jadwal berkat akan datang, dan Firman akan tetap digenapi, engkau memberi, akan diberi, dan tidak ada penundaan untuk orang yang benar-benar meresponi dan melakukan Firman. Tapi yang tidak memiliki kacamata Kristus, pandangannya akan berbeda, karena masih aku, berkata "Persembahan lagi, persembahan lagi, kapan aku dapatnya? Melepas lagi, melepas lagi, ..." Tuhan itu baik adanya, rancanganNya itu baik!
Sebenarnya hati Tuhan tidak ingin anak-anakNya menderita, karena Tuhan sudah lakukan semuanya di kayu salib. Yang pertama, pandanganmu harus berubah, pakai kacamata Kristus, apa yang disuruh Tuhan, itu mendatangkan kebaikan!
2. Bisa melihat value
Bukan sesuatu yang sederhana, tapi engkau bisa melihat harganya, kandungannya itu seberapa yang engkau lakukan saat ini. Siapa yang bisa mengajari seperti itu? Roh Kudus! Kalau engkau peka dengan Roh Kudus, Roh Kudus itu tidak pernah membuat engkau hancur, Dia memiliki pandangan agar engkau naik dan naik! Percaya di balik semuanya akan ada pelipatgandaan yang akan kita dapatkan. Ada dua pilihan, seringkali manusia salah, yang pertama kelihatannya rumit, yang kedua kelihatannya sederhana, dan di sini engkau punya Roh Kudus, engkau harusnya berdoa tanya Roh Kudus yang mana, dan Roh Kudus memilih yang sederhana, dan ini ujian. Kalau engkau punya value, engkau akan bisa melihat sekalipun Roh Kudus memilih yang sederhana, engkau lakukan, dan akhirnya akan terjadi yang dahsyat. Banyak yang tergoda dengan yang terlihat, padahal yang kelihatan itu cepat habisnya, yang tidak kelihatan itu tidak habis-habis! Ikut dengan Roh Kudus itu akan dahsyat! Ikut Roh Kudus, engkau bisa memilih yang benar!
3. Kita harus siap untuk mengisi setiap kesempatan
Mengisi setiap kesempatan itu maksudnya jika di dalam pekerjaan engkau melihat kalau ada satu hal yang bisa engkau lakukan tapi engkau berpikir engkau diam saja dan itu bukan bagianmu, itu artinya orang yang tidak pernah dan tidak memiliki sesuatu yang akan menjadi besar! Kalau engkau ingin dipercayakan yang besar, engkau tidak boleh mempermasalahkan itu bagianmu atau bukan, karena apapun yang engkau lakukan itu akan berdampak yang besar! Kalau engkau lihat engkau bisa lakukan, jangan lihat itu bagian si A, si Btapi engkau lakukan saja, dan orang yang seperti ini artinya orang yang memiliki wadah yang besar, siap dipercayakan yang besar! Kalau orang yang tidak punya wadah yang besar, ketika melihat ada kerjaan dan memang bukan pekerjaannya, itu kerjaan si B, dia tidak lakukan, ya dia tidak akan pernah menjadi besar! Ini bukan hanya teori, tapi inilah kenyataan!
4. Jangan terbuai dengan penampilan
Engkau harus bisa melihat kepentingan Tuhan yang lebih utama daripada yang penampilan yang terlihat. Bisakah engkau mulai berkata kalau kepentingan Tuhan nomor satu, bukan kepentingan pribadi, walaupun konsekuensinya harga dirimu sedikit dipertaruhkan? Ini sudah mulai menyerempet untuk menjadi bendahara-bendahara Tuhan. Untuk Tuhan membuat seorang menjadi sangat kaya itu terlalu gampang! Kalau engkau berkata, "apa bisa?", itu artinya engkau membatasi dirimu sendiri. Seberapa kapasitas yang engkau bawa, ya sebesar itulah yang akan Tuhan penuhkan. Mulai berfokus kepada kepentingan Tuhan! Habiskan kepentingan pribadi! Makin engkau bisa, makin engkau memperbesar kapasitas dan tempat untuk menampung berkat Tuhan. Banyak yang tidak mengerti mengenai hal ini, yang dipikirkan hanya berkat tapi tidak mempersiapkan wadahnya, dan hanya untuk kepentingannya sendiri, untuk keluarga, pribadi, hobi.
Misalkan ketika engkau diberikan uang 1 miliar, apa yang engkau pikirkan? Mungkin ada yang mau investasi, beli mobil, motor, dan itu sesungguhnya engkau belum punya kapasitas untuk mendapatkan 1 miliar. Sebenarnya wadahmu sebesar apa? Seringkali kita ingin berkat, berkat, berkat, tapi apakah wadahnya siap? Orang yang sudah biasa ada uang 1 miliar, ketika mendapatkan uang 100 ribu, ya dia tidak akan berpikir "Mau beli apa ya?", karena memang wadahnya sudah besar! Siapkan wadahmu dulu! Tuhan memberikan hidup dan hidup dalam kelimpahan, bukan memberikan kelimpahan dulu, karena kalau kelimpahan terlebih dahulu, itu akan membunuh hidupmu, tidak hanya membunuh rohanimu, tapi juga jasmanimu! Buat wadahnya, dan bisakah engkau lebih mengutamakan Tuhan? Tidak ada lagi yang namanya aku!
5. Berani melepaskan uang, barang, atau apapun untuk pelayanan
Beranikah untuk melepas apa yang Tuhan mau? Kalau ada pelayanan, ikut ambil bagian! Kalau engkau mengerti, engkau harusnya ikut investasi, karena ketika orang itu mendapatkan jiwa, engkau juga dapat bagiannya. Detik engkau bisa dipercaya, ada pelayanan, ketika Tuhan suruh lepaskan, lepaskan, karena engkau harusnya sadar itu semua juga punya Tuhan, bukan punya kita.
6. Bukan memperkaya diri, tetapi engkau belajar untuk menjadi bendahara Tuhan
Bendahara itu hanya memegang uang, tapi itu bukan uangnya. Tidak ada seorang bendahara yang disuruh bosnya untuk kirim uang, tapi dia berkata jangan, itu kebanyakan. Harusnya engkau sadar, yang engkau pegang juga bukan uangmu, tapi uang Tuhan. Tidak mudah untuk menjadi seorang bendahara Tuhan, tapi kalau engkau bisa, engkau benar-benar akan dinaikkan Tuhan, semakin engkau bisa dipercaya, semakin engkau akan naik, dan seterusnya! Semua orang pasti akan mengalami seperti itu, punya uang banyak, tiba-tiba habis, dan ketika habis, bisakah mengucap syukur, atau imanmu belum sampai? Bendahara tidak akan pernah tidak bisa tidur sekalipun uang yang dipegangnya habis! Untuk menjadi bendahara, tidak mudah, dan ketika uang mulai sedikit, seringkali banyak yang mengeluh, dan artinya standarnya belum menjadi bendahara, dan uang tidak datang lagi. Ketika engkau bisa dipercaya sebagai bendahara, imanmu harus kuat, pengenalanu akan Tuhan harus sempurna, kalau habis yan berkata habis kepada Tuhan, dan tetap bisa tidur enak, tidak terpengaruh. Yang penting engkau lepaskan uang bukan untuk kesombongan atau diri kita sendiri, tapi lepaskan sesuai dengan apa yang Tuhan suruh, dan itu seorang bendahara. Kalau engkau bisa, engkau akan dipercaya sesuatu yang besar!
7. Tidak mengikat dan tidak terikat dengan harta
8. Belajar menjadi seorang yang cepat menangkap kairos
Pada saat Tuhan melepaskan kesempatan, itu tidak hanya ke satu orang, tapi setiap Tuhan melepaskan, itu selalu ke beberapa orang. Dari beberapa orang itu, siapa yang mengambil dan melakukannya? Yang melakukannya itu yang akan mendapatkan, yang tidak ada pun jadi ada, yang tidak mungkin pun jadi mungkin. Tapi kalau yang banyak pertimbangan, ya tidak dapat, tapi yang bisa merespopn dengan cepat, ya itu yang mendapatkan. Contohnya seperti Petrus yang berjalan di atas air. Banyak yang melihat Yesus jalan di atas air, ada yang hanya tahu saja, tidak ada respon, tapi Petrus merespon dengan cepat, dia bisa menangkap kairos itu, dia bisa berjalan di atas air, dia mengalami mujizat. Siapa yang cepat, langsung tangkap, dan dia akan mengalami mujizat.
9. Tahu kapasitas
Seseorang yang mau membangun rumah, harus menghitung dulu semuanya baru berjalan. Istilahnya mengerti mana yang bagian kita, mana yang bukan. Jangan ingin ambil bagian orang. Kalau memang bukan bagianmu, tidak perlu diambil. Roh Kudus akan tuntun kita, karena ini tipis ketika engkau didorong dengan keinginan pribadi secara manusia atau keinginan dari Tuhan, dan ini berbeda dengan mengimani. JanjiNya tidak pernah dia tidak tepati. Kalau memang tidak ada uang ya jangan seperti orang yang punya uang, kalau engkau bisa dipercaya yang kecil, mengucap syukur,  pasti engkau akan dipercayakan yang besar!
10. Tidak pernah menaikkan derajatnya sama dengan di level yang lebih tinggi
Banyak orang yang menaikkan derajatnya karena ingin dihargai, padahal Tuhan paling tidak suka yang seperti ini. Bagaimana agar dihargai? Senangkan hati Tuhan, dan makin engkau menyenangkan Tuhan, makin engkau akan dihargai oleh manusia. Jangan menaikkan derajatmu di level yang belum waktunya. Belajar rendah hati dan lembut hati. Lembut hati itu siap dibentuk, rendah hati itu seperti Kristus, lakukan dan selesaikan destiny, nanti engkau akan lihat semuanya pasti akan terjadi.
Tuhan punya kata-kata dan impian, tidak ada orang miskin di antara kita lagi! 10 hal tersebut kalau engkau lakukan, maka engkau akan berubah! Ini adalah bulan terakhir di tahun ini, biar nanti di akhir tahun kita punya kesaksian yang tidak pernah bisa diduga oleh orang, karena Tuhan membalikkan keadaan kita secara luar biasa.
Kalau engkau menangkap, engkau pasti akan bisa. Sebenarnya kita tidak diminta 10 10nya, karena Tuhan tahu semuanya sangat susah untuk bisa semuanya, tapi engkau harus berusaha, dan Roh Kudus yang akan memampukan, menentukan, dan menggenapi semuanya! Mungkin engkau hanya bisa 4 dari 10, tapi kalau engkau benar-benar merendahkan hati dan lembut hati, Tuhan yang akan berkata "Tidak apa-apa engkau 4, 6 nya itu bagianKu (Tuhan)". Apa yang jadi impianmu, bawa di hadapan Tuhan, katakan, "Aku mau 10 langkah itu, paksakan supaya aku bisa menggenapinya".
Ulangan 8:18
18: Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.
Engkau pakai usaha apapun tidak akan bisa, karena yang punya kekayaan itu Tuhan Allah kita, dan ini waktunya dimana mujizat itu akan terjadi. Jangan pernah berkata mana mungkin, jelas dikatakan ingat bahwa Tuhan yang memberi kekayaan itu kepadamu! Jangan pernah mengandai-andai darimana, tapi lakukan bagianmu, genapi bersama dengan Roh Kudus, kekayaan dari mana itu nanti Tuhan yang akan datangkan!
Ingat bahwa Tuhan Allahmulah yang memberi kekayaan itu kepadamu, hal itu dilakukannya karena sampai hari ini Dia masih SETIA kepada perjanjian yang dibuatNya dengan nenek moyangmu. Dia setia, dan dengan nenek moyang kita dia sudah membuat perjanjian, dengan keturunanmu itu akan begini, begitu, ini akan begini, ini akan begini. Baca Yoel 2 setiap hari! Sekarang kita tinggal menunggu, lakukan apa yang jadi bagianmu, perbesar wadahmu. Setia dalam perkara kecil, engkau akan diberi tanggungjawab dalam perkara yang besar! Lakukan itu dalam ketepatan
Ingat bahwa Tuhan Allahmulah yang memberi kekayaan itu kepadamu, hal itu dilakukannya karena sampai hari ini Dia masih SETIA kepada perjanjian yang dibuatNya dengan nenek moyang kita!
Tidak ada lagi orang miskin di antara kita! Percaya, dan lakukan! Buang semua kemustahilan, buang semua ketidakpecayaan, karena adaanointing prosperityanointingkelimpahan itu di atas kita! Bawa wadah yang besar! Seberapa engkau bawa uang itu, Tuhan yang akan limpahkan, penuhkan! Di dalam nama Yesus, setiap penghalang berkat, langit-langit tembaga, di dalam nama Tuhan Yesus, aku katakan terkoyak! Kemenangan terjadi! Kemenangan terjadi! Kemenangan terjadi!
Biar setiap yang hadir, setiap yang mendengar, terjadibreakthrough, terjadi mujizat, kami mengalami terobosan, dan kami lihat janjiMu jadi kenyataan! Kami melakukan tepat dengan apa yang Tuhan mau, mari Roh Kudus cover kami, bukan untuk kesombongan, bukan untuk meraih kekayaan, tapi kami mau menerima yang jadi jatah kami, warisanMu Tuhan, janjiMu Tuhan yang jadi. Penggenap janji, penuntas janji! Mulai serap pengurapanprosperity! Jadilah bendahara-bendahara Tuhan! Ada yang menjadi raja-raja muda, ada yang menjadi bendahara Tuhan, ada yang menjad pelaku Firman. Jangan banyak pertimbangan, tapi mari lakukan dengan ketaatan, mari lakukan dalam ketaatan! Tuhan lihat motivasi setiap kita.
Kalau engkau mau terobosan, lakukan seperti yang anak membawa 5 roti 2 ikan itu ke Tuhan, dia tidak banyak pertimbangan, dia lepaskan semuanya, dia melepaskan semua yang dia punya, dan bahkan dia terima berlipatkali ganda, semuanya makan sampai kenyang bahkan berlebih! Tuhan tidak pernah hutang, Tuhan tidak pernah ingkar janji. Banyak pengusaha yang hitung-hitungan, seperti Ananias dan Safira, tidak jujur, engkau janji persembahkan sekian, tapi ketika engkau memberi, engkau pangkas. Belajar dari anak kecil yang membawa 5 roti 2 ikan tersebut! Mujizat itu ada di depan kita! Banyak yang takut, kuatir, padahal Tuhan tidak pernah terlambat menolong! Bahkan yang mati pun dibangkitkan, usaha yang mati kalau engkau percaya, perkatakan, maka kebangkitan itu akan terjadi! Apapun yang engkau katakan dari mulutmu, percaya, perintahkan, dan percaya Tuhan setuju dengan apa yang engkau katakan, maka apapun itu akan jadi!

Menangkap Kairos Tuhan

Menangkap Kairos Tuhan
Pdt. Petrus Agung Purnomo

Sebelum th '98 gereja tidak berkembang sama sekali, jemaat sedikit, hanya banyak jika ada pembicara tamu. 
Salah satu pengalaman yang berat: bayi Kesia menangis karena haus, susu habis, dan tidak ada uang untuk beli susu. Saat dibawa doa, malah PAP dimarahi Tuhan karena menuruti manusia.

Semua pengalaman bagi PAP adalah kekayaan jika respon kita benar, sekalipun itu kegagalan

Setiap kegagalan adalah uang kontan yang sedang kita tabung, jika setiap kesalahan dan kegagalan itu kita pelajari dan tidak berhenti, suatu hari tabungan itu akan keluar dan semua akan kita nikmati

Jika kita tidak mau belajar dari kehidupan, maka rangkaian kegagalan akan jadi sia-sia
Yang menentukan adalah sikap hati yang tidak gampang menyerah
Saat sikap hati kita benar, api Tuhan akan ajaib dalam hidup kita

Tahun '98 p Yusak dan PAP diundang p Adi Sutanto (ketua sinode) untuk pelayanan di Amerika. Saat itu JKI sedang tumbuh, bersemi dan berkembang.

Pesan p Yusak untuk PAP: “PAP harus minta dipaksa Tuhan” , tapi PAP tidak mau
di LA – PAP mimpi bertemu Tuhan Yesus, dan Tuhan melengos/berpaling, kemudian PAP lihat 2 garis: di satu sisi kebaikan Tuhan, pembelaan, kesempatan, kairos, proteksi dll, semua sempurna. Di sisi yang lain PAP lihat responnya yg kacau: segala kekonyolan, kedagingan, kemalasan dan kelemahan PAP yang menyebabkan semua yang dari Tuhan tidak maksimal
> Dalam setiap kesempatan yang Tuhan beri, PAP tidak merespon dengan benar sehingga tidak mencapai yang Tuhan inginkan, sehingga ada penyesalan yang sangat dalam karena mengecewakan Tuhan. 
Akhirnya PAP minta dipaksa Tuhan !
Karena jika tidak dipaksa daging kita selalu bereaksi salah !
Sejak saat itu ada titik balik dalm kehidupan PAP. Dan ternyata dipaksa Tuhan tidak se-mengerikan yang dibayangkan sebelumnya

Dipaksa = kedaulatan hidup diserahkan kepada Tuhan, biarkan Tuhan me-rekayasa segala sesuatu, hingga semua yang Tuhan mau buat dalam hidup kita terjadi

Ada satu elemen dalam hidup kita= kairos
Kairos = supreme moment, di dalamnya ada kesempatan dan keberuntungan/fortune.
Saat ada momen-momen seperti itu: ambil dengan segenap kekuatan
Kairos tidak bisa diambil jika tidak ada kekuatan. Hari-hari ini Tuhan sedang berikan kairos

Ada orang yang bisa cepat menyambar ketika kairos datang, tapi sebagian tidak bisa
Menangkap kairos bukan soal peka atau tidak peka, tapi kondisi dalam hati kita

Ilustrasi: 2 jug berisi air – melambangkan diri kita, dan teh celup – melambangkan kairos
Kairos adalah supreme moment, yang jika saat kairos datang dan kita masuk, maka akan mengubah nasib kita dan orang-orang di sekitar kita
Jug pertama (pribadi pertama): Kairos tidak hanya mampir dan kita sambar, tapi masuk ke dalam kita dan mengubah nasib kita dari air putih jadi air emas (teh), dari yang tidak berwarna jadi berkilau
Jug kedua (pribadi kedua): kairos datang dan masuk dalam hidupnya, tapi tidak terjadi apapun
Beda antara dua jug: jug pertama berisi air panas, jug kedua berisi air es/dingin.
> Menggambarkan hati kita yang panas atau dingin dalam menghadapi kairos Tuhan

Saat hati kita sudah dingin dengan Tuhan, kairos apapun yang datang tidak akan ada perubahan apapun.
Saat hati kita panas – kairos datang – kita berubah !

Setiap kali kairos Tuhan datang dan di dalam kita ada passion dan gelora cinta yang benar, maka kairos akan mengubah dan mewarnai hidup kita
Tapi jika kita biarkan kekecewaan, kepahitan, kemarahan, membuat kita beku, tidak bisa menyembah lagi, maka seberapapun kesempatan/kairus datang – tidak akan ada perubahan

Kedua jug terima kesempatan yang sama, namun hasilnya beda !
Sering kemudian kita salahkan Tuhan, keadaan, padahal sebetulnya yang beku adalah yang di dalam kita

Kairos hanya mengubah nasib orang yang di dalamnya ada api Tuhan

Setiap kali Tuhan bicara apakah kita bisa menyambar dengan cepat dan berkata ini Tuhan!

Jangan biarkan kebekuan menguasai hidup kita, tetap berapi-api, jangan padamkan Roh di dalam kita oleh karena apapun atau siapapun, karena kita akan rugi besar

Pasar rakyat jangan hanya jadi sekedar kegiatan ! Minta jiwa, itu yang akan buat passion kita kepada jiwa-jiwa tidak padam.
Orang yang tidak bisa melihat jiwa-jiwa sebagai passion utama berarti di dalam kita beku!

Jika roh kita menyala – kita melayani Tuhan
Jika roh kita beku – kairospun lewat 

Tanpa Batas

6 Februari

”TANPA BATAS“

”Keinginan bernafsu sepanjang hari, tetapi orang benar memberi tanpa batas“
(Amsal 21:26)

Ada dua hal yang tanpa batas: keinginan hawa nafsu dan kemurahan.

Semua manusia lebih mudah terbangkitkan keinginan hawa nafsunya daripada kemurahan.
Begitu sulitnya membuat seseorang bisa bermurah hati.
Butuh waktu, upaya, doa, pengalaman, pengertian dan sebagainya. Itupun belum tentu maksimal.

Sedangkan untuk keinginan hawa nafsu, tanpa disuruh pun begitu mudah naik dan menguasai kita. Jadi, apa yang harus kita buat untuk memilih yang benar?

Tak ada yang lain kecuali meminta roh pengertian sambil terus menyangkali keinginan hawa nafsu kita.

Terus berlatih hidup dalam kemurahan, juga faktor penentu.
Karena untuk bisa tanpa batas,

kita harus tarik hati kita begitu rupa, dengan makin berkemurahan tiap saat.
Puji Tuhan

(Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The KING" oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo)

Jumat, 05 Februari 2016

Perkedel Kentang

Resep Perkedel Kentang:
Recipe by Joshua Ivan
Bahan:
  • 8 buah kentang ukuran sedang
  • 2 sendok makan kornet sapi
  • 2 batang daun bawang, iris-iris 0,5 cm
  • 2 batang daun seledri, iris-iris 0,5 cm juga
  • 1 butir telur ayam
  • ½ sendok teh garam
  • ½ sendok teh bumbu penyedap royco
  • ½ sendok teh merica
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 2 sendok makan tepung sagu, tapioka atau terigu
  • minyak untuk menggoreng
  • 800 ml air untuk merebus kentang
Cara membuat perkedel kentang:
  1. Kentang dicuci kemudian direbus hingga empuk. Tiriskan, kupas kulitnya lalu haluskan.
  2. Telur dikocok lepas dengan tambahan garam, merica dan bumbu penyedap serta bawang putih halus. Kemudian masukkan irisan daun bawang dan daun seledri, aduk rata.
  3. Masukkan kornet dan kentang halus, aduk rata lalu tambahkan tepung dan aduk rata kembali.
  4. Panaskan minyak dengan api kecil, bentuk adonan dengan bantuan sendok makan atau sesuai selera lalu goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan, perkedel kentang telah siap untuk dihidangkan.

  5. Perkedel kentang kornet gurih dan enak yang kalian buat sudah bisa dinikmati bersama keluarga dirumah, sajikan dengan saus tomat atau saus cabai sebagai bahan cocol. Bagaimana? Mudah bukan cara membuat perkedel kentang kornet? Saya yakin kalian bisa membuatnya dengan benar dan mendapatkan hasil yang sempurna.

Tanaman Tuhan

Tanaman Tuhan
Pdt. Petrus Agung Purnomo

24 September adalah tahun baru Yahudi 5775, istilahnya ayin hey (year of the window), artinya sesuatu yang kita lihat, dan memberi pewahyuan di hidup kita.
Tuhan akan memberikan banyak pewahyuan bagi kita, dan dampaknya kita akan waspada.

Kata “hey” juga berarti nafas Tuhan, dan hadirat Tuhan yang dinyatakan bagi kita.

Tanda-tanda dunia akan mengerikan. Tapi kita juga harus mencari maknanya secara rohani: apa yang Tuhan mau. Jika kita bisa membandingkannya, maka akan ada keajaiban.

Yes 61: 1-11
untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN dan hari pembalasan Allah kita (Yes 61: 2a)
Contoh peristiwa yang menjadi tahun rahmat Tuhan sekaligus hari pembalasan:
Tahun rahmat Tuhan adalah tahun Yobel. Tahun Yobel adalah akumulasi dari 7 tahun Sabat. Di Amerika, tahun 2001 adalah tahun ke 7 (shemitah). Di tahun ini terjadi keruntuhan keuangan pertama di Amerika. Dampaknya bagi sebagian orang hutangnya tiba-tiba dihapus. Tahun 2008 (shemitah berikutnya) ekonomi Amerika kembali terpukul telak. Banyak bank mengalami kebangkrutan. Akibatnya banyak orang jadi bebas utang seperti pada tahun Yobel.

Menjadi tanaman Tuhan
supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya.(Yes 61: 3b)
Menjadi tanaman Tuhan artinya menjadi keagungan Tuhan. Untuk bisa menjadi keagungan Tuhan, kita harus melakukan 2 hal:

1. Membangun reruntuhan yang berabad-abad.
Mereka akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan mendirikan kembali tempat-tempat yang sejak dahulu menjadi sunyi; mereka akan membaharui kota-kota yang runtuh, tempat-tempat yang telah turun-temurun menjadi sunyi. (Yes 61: 4)

Dalam kehidupan nyata lebih mudah bagi seorang tukang untuk membangun di tanah kosong, dibanding membangun di atas reruntuhan. Untuk merenovasi reruntuhan harus dengan cara berbeda, kesabaran, biaya besar, dan waktu yang lama.

Contoh: jalur Gaza di bombardir beberapa minggu, perlu 25 tahun untuk merenovasinya.

Kita tanaman Tuhan untuk keagungannya, maka kita harus punya mental:
Seburuk apa bangunan yang harus dihadapi, akan kita bangun ulang dalam anugerah Tuhan.
Ilustrasi:
Ada orang yang pekerjaannya memperbaiki perusahaan-perusahaan yang sakit dan hampir bangkrut. Lalu bersama tim-nya mereka menganalisa, memperbaiki manajemen, memecat beberapa orang. Setelah dikerjakan 1-2 tahun, perusahaan sehat, maka dijual dan untungnya besar.

Jika kita adalah tanaman keagungan Tuhan, maka kita akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan me-restorasi banyak hal dalam hidup kita.

Kesaksian p Agung.
Dalam kegerakan awal maret 79, ribuan pelajar terima Tuhan Yesus. Beberapa tahun pertama semua bergerak dengan luar biasa: on fire, masuk ke sekolah-sekolah untuk menginjil. Saat doa malam yang hadir sangat banyak, ruang penuh.
Seiring waktu orang-orang kunci pindah ke luar kota atau luar negeri, sebagian besar untuk kuliah. Pusat kegerakan adalah Tuhan dengan manusia, bukan sarana atau uang. Karena manusia-nya berkurang, Roh Tuhan bekerja terbatas. Kondisi semakin menurun secara rohani. Yang hadir di persekutuan doa hanya tinggal 3 orang : p Agung, p Timotius, seorang yang saat ini menjadi profesor di Amerika. Ibadah setiap minggu di gedung Pemuda. Kebaktian 06:30, paling cepat mulai 07:00. Yang menghitung (counter) p Sumarso. Tidak ada hadirat Tuhan, ibadah sangat berat, kolekte sedikit. Di masa itu muncul Semarang praise Centre, gerakan Full Gospel, doa malam di GIA dr. Cipto, dll, dan semua berkembang dengan cepat dan luar biasa.
Ada masa-masa p Agung melihat reruntuhan dan puing-puing.
Dengan kondisi parah, Tuhan perintahkan membuat gereja. Di tahun awal isinya ribut, tidak ada unity, padahal p Agung tidak hoby ribut. Bahkan meminta jadi cabang saja, tapi tidak diijinkan oleh majelis. Di satu titik p Agung merasa tidak kuat, dan akan menginjil. Sebelum mengatakan pada siapapun, p Agung pelayanan ke Cirebon. Saat ngobrol dengan papa dari p Yusak, rencana hati p Agung dibongkar Tuhan kepada papa dari p Yusak. Pesan Tuhan: itu tanggung-jawab dan jatah p Agung, jadi tidak boleh ditinggalkan.
Esoknya papa dari p Yusak bernubuat bahwa kelak Tuhan akan berikan kepada p Agung gedung gereja besar dengan jemaat banyak. Selain itu p Agung akan mendapat sedan merah bekas.
Tiga bulan kemudian nubuatan tentang mobil merah digenapi Tuhan. Nubuatan tentang gedung gereja dan jemaat sudah Tuhan genapi saat ini.
P Agung hanya belajar taat mengikuti perkataan Tuhan: baik untuk tinggal atau untuk pergi.

Kita tidak boleh hidup berdasar apa yang kita suka atau tidak, tapi harus berdasar pada apa yang Tuhan suka dan Tuhan kehendaki. Jika kita pegang itu, dalam kesabaran dan ketekunan, tidak ada reruntuhan yang tidak bisa dibangun kembali dengan anugerah Tuhan.
Kesaksian p Agung.
P Agung mendapat undangan dari ps Cerullo, untuk bicara di world conference ps Morris, 9 Januari 2015. P Agung menolak karena sudah ada jadwal. Tuhan ingatkan masa lalu p Agung saat jadi penginjil: tidak dikenal dan ditawar-tawarkan ke berbagai persekutuan. Tuhan mampu mengubah nasib p Agung.

Tuhan yang mampu mengubah nasib kita, dan Tuhan mampu membangun reruntuhan.

2. Menjadi imam bagi Tuhan
Tetapi kamu akan disebut imam TUHAN dan akan dinamai pelayan Allah kita (Yes 61: 6a)

Imam adalah orang yang mempunyai kekuatan berdiri di hadapan Tuhan, dan juga berdiri atas nama Tuhan.
Tuhan mau kita memiliki 2 hal:
  1. Mempunyai mental untuk membangun reruntuhan
  2. Mampu berdiri sebagai imam Tuhan

Jika 2 hal ini ada di hidup kita, akan ada hubungan hati yang istimewa antara kita dengan Tuhan.

Saat hidup kita tidak semata-mata mencari uang, tetapi mencari Tuhan, dan Tuhanlah yang memberkati kita. Maka kita akan mengerti arti dari perkataan Tuhan:
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat 6: 33)

Yesus adalah pokok anggur, kita carang-carangnya. Di luar Yesus kita tidak bisa berbuat apa-apa. Bagian kita hanya menempel dan menjadi tanaman Tuhan. Maka kita akan mampu “berbicara” dengan Tuhan melalui hal-hal yang sederhana.
Yesus mengambil kita dari tempat hina: from nobody jadi somebody.

Dalam Yes 61, Yesus dandani kita seperti pengantin pria/ wanita, dengan segala keagungan Tuhan. Sementara hari-hari ini banyak yang hanya mencari hal duniawi, dan sumbernya dilupakan.

Kesaksian
Di Singapore, sambil menunggu rombongan yang belum turun ke loby, p Agung mengunjungi sebuah toko perhiasan. P Agung mau lihat cincin yang sederhana. Tapi pramuniaganya memaksa p Agung untuk menawarkan melihat yang terbaik yang tidak didisplaykan. Ternyata pramuniaga itu mengenali arloji p Agung yang harganya mahal. Padahal semua yang dikenakan p Agung tidak beli sendiri, tapi diberikan Tuhan melalui tangan orang-orang lain.

Kesaksian:
Di London, di sebuah toko berkelas, P Agung 3 kali mencoba sepatu, semua pas, padahal ukuran kaki p Agung tidak biasa. Ternyata 3 pasang sepatu itu dibelikan oleh rekan p Agung.
Jangan pernah tinggalkan Tuhan dan ikut yang lain. Tuhan merubah sesuatu yang tanpa harapan dan tidak ada apa-apanya, menjadi sesuatu yang ajaib.