LAPAR AKAN YANG ILAHI

*LAPAR AKAN YANG ILAHI*

-Ev. Beavis Kristianto-














Demi Tuhan aku akan mengejar yang ilahi sampai aku mendapatkan yang ilahi.


Pahlawan-pahlawan surga tidak pernah lahir dengan 10 talenta, tetapi mereka hanyalah orang yang hina, tetapi hatinya merindukan.


Ditengah semua kehinaan dan kelemahan,hatinya hanya berteriak aku mau Engkau Tuhan.


Tamar & Yehuda

Saat Tamar menerima Er sebagai suaminya, dia kira perjalanannya sudah selesai sampai situ.

Tetapi sesungguhnya perjalanan yang ilahi tidak sesingkat itu.


Sampai suaminya mati, belum ada anak, kawin dengan adik kakaknya tetapi dia tidak mau untuk memberi keturunan buat kakaknya, dan dia disuruh pulang oleh ayah mantunya.


Ditengah pesta tamar datang berdandan seperti seorang pelacur dan seluruh dunia menghakimi dia.


Tapi ditengah kehancurannya Tamar hanya mau yang ilahi, dia lapar akan yang ilahi.


Dan rasa lapar itu menarik pintu gerbang surga.


Ditengah dia seorang pelacur dia hampiri Yehuda, dia ambil tongkat, kalung dan meterai.


Sampai beberapa bulan Tamar hamil dan Yehuda marah. Tapi dihari itu saat Yehuda marah tamar mengeluarkan tongkat dan meterai dan Yehuda tersungkur


Dan Yesus lahir dari perut tamar seorang pelacur yang menginginkan suatu hal yang ilahi.


Dan perjanjian itu bergulir terus dari generasi ke generasi masuk ke para pembawa lawatan.


Dan malam ini Tuhan tawarkan ditengah-tengah kita, tapi terlalu banyak hati yang menganggap enteng, yang masih berkata dunia lebih nikmat.


Dan dengan hati yang sakit Tuhan di Surga berkata, mereka dari generasi ke generasi mempertahankan yang ilahi.


Ibrani 11:37-40 TB

“Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung. Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.”


Disaat yang ilahi mereka dari zaman ke zaman mereka pegang dengan kuat.


Dan saat ini Tuhan berikan kepada kita, tapi kita meremehkannya.


Mungkin engkau merasa tidak berguna, tidak layak, tapi Tuhan sangat ingin engkau terima yang ilahi.


Mari tutup tahun 2025 dengan jubah keilahian.


Menyedot semua yang ilahi dengan lapar & haus.


Sedot yang ilahi, jangan ada yang keluar sebelum terima yg ilahi.


“I’dont care engkau sehancur apa”

(“Karena Tuhan tidak perduli sehancur apa engkau.”)

Komentar

Postingan Populer