MENJADI ILAHI

G7

Gedung Kecapi 

*MENJADI ILAHI*

-Ev. Hadassah Gloria-






Yohanes 12:24 TB


Untuk seseorang menjadi ilahi dalam hidupnya maka dia harus menghadapi penghancuran dan tekanan sedemikian rupa, sehingga ada kematian daging yang menghasilkan keilahian dalam hidupnya.


Untuk sesuatu yang ilahi keluar dari hidup kita, mau tidak mau harus ada peremukan dan penghancuran dalam hidup kita.


Dalam proses penghancuran dengan Tuhan pilihannya hanya dua, hancur di bawah atau atau hancur dan dibawa Tuhan naik.


Justru di zona yang sangat tidak nyaman, kita temukan pengurapan dan keilahian di dalamnya.


Karena tidak mungkin keilahian keluar kalau tidak mengalami kehancuran di daging dan jiwa.


Penghancuran itu pilihan kita sendiri.


Saat engkau memilih untuk tidak hancur, maka engkau tidak akan sampai kepada keilahian.


Engkau didesain untuk menjadi ilahi di dalam Tuhan.


Tuhan memberikan kuasa dalam tanganmu dan dalam perkataanmu, engkau diciptakan untuk melakukan perkara2 yang besar.


Dan semua ini tidak pernah mungkin terjadi tanpa ada penghancuran dalam engkau.


Revival terjadi bukan lahir dari sebuah program, tapi dari hati yang patah


Tuhan melewati begitu banyak orang untuk mwremukan satu orang yang bisa Dia percayai, yang telah mati


Penghancuran terjadi bukan karena Dia jahat, tapi persiapan untuk kemuliaan Tuhan.


Kalau engkau tidak mengalami penghancuran dan ketika engkau menjadi ilahi, engkau akan menuhankan diri sendiri.


Kalau engkau tidak mengalami peremukan, maka saat engkau Tuhan pakai untuk melakukan sesuatu yang dahsyat, engkau akan merasa semua itu karena dirimu sendiri.


Orang yang tidak pernah diremukan, tidak pernah mengerti ucapan syukur.


Saat kepercayaan dirimu, kedaginganmu, kesombonganmu diremukan, engkau tidak punya pilihan lain selain berkata berkata 'ya Tuhan'.


Peremukan membuat kita menjadi ilahi tapi peremukan membuat kita jadi tahu diri kalau semua karena Tuhan dan hanya dari Tuhan.


Yehezkiel 2:1 TB, BIMK


Menjadi ilahi artinya apapun yang Tuhan perintahkan, engkau lakukan.


Yang membuat kita bisa berdiri dan memampukan kita adalah karena Roh Tuhan ada di dalam kita.


Hakim-hakim 14:6 TB


Begitu engkau sadar diri kalau semua hanya oleh Tuhan, maka keilahian itu mengalir dalam hidupmu.

Komentar

Postingan Populer