KESAKSIAN AWAL BAHTERA 2005

KESAKSIAN ROHANI 

AWAL BAHTERA 















Tahun 2005 ketika awal mula bahtera akan dibentuk, saya teringat ketika itu saya masih berada di Cirebon dan menjadi panitia KKR Tahun Pembebasan Hutang. Waktu itu peserta KKR membludak dan mereka sudah berdatangan dari jam 12 malam, kemudian setelah acara KKR tersebut yang saya ingat adalah sewaktu Holy Stadium belum jadi, waktu acara Yesus Tuhan datang sebagai raja, saya bersama teman – teman Pemahaman Alkitab saya menginap di Hotel Metro, waktu itu menurut acara akan dilakukan Ibadah jam tujuh pagi tetapi jemaat sudah memenuhi Holy Stadium jam 4 pagi, waktu itu Holy Stadium belum jadi dan kita masih duduk dengan alas koran yang dibawa sendiri.

Sewaktu kita baru turun dari mobil kita sudah merasakan hadirat Tuhan begitu kuat, sehingga kami semua menangis dan mencium wangi narwastu yang kuat, saya dan teman – teman kemudian memasuki Holy Stadium kami hanya kebagian tempat dibagian atas Holy Stadium dekat dengan Pintu 2. Ibadah berlangsung dengan Hadirat Tuhan yang kuat, waktu itu tarianpun masih memakai peralatan dan pakaian yang sederhana. Saya mendapatkan penglihatan Tuhan Yesus datang dengan memakai pakaian kerajaan berwarna ungu dan mahkota lengkap, ternyata penglihatan yang saya lihat bukan saya saja yang mendapatkan, kemudian Ibu Iin berkata bahwa ia mendapatkan penglihatan Tuhan Yesus datang dengan memakai pakaian kerajaan berwarna ungu dan mahkota kerajaan. Selesai ibadah kami saling share di mobil, ternyata tante Sioe Ik mendapatkan penglihatan yang sama dan mencium wangi minyak narwastu. Sopir saya sebelum meninggalnya pun ia berkata kepada saya setelah acara itu, nanti Desember ada Acara disemarang tidak yah ? saya jawab kenapa memangnya, saya ingin ikut, tapi bisa nggak ya ? lho kenapa gak bisa ? dia terdiam dan tidak menjawab, dua hari setelah dia berbicara tersebut saya mendengar bahwa supir saya meninggal dengan kaki bengkak dan membiru.

Bulan Desember 2005 ketika Bahtera pertama dimulai, saya mengikutinya bersama teman – teman Pemahaman Alkitab. Saya dan teman – teman PA saya menginap di Hotel Indraprasta, awal bahtera merupakan pengalaman yang tidak terlupakan. Hadirat Tuhan begitu kuatnya sehingga saya dan teman – teman menangis, supir saya yang lainnya, tadinya dia tidak pernah mengikuti ibadah di gereja karena istrinya muslim, setelah pulang dari acara tersebut dia merasakan perbedaan, bahwa dia makin diberkati Tuhan.


Bahkan sebelum ia dipanggil oleh Tuhan ia bertanya apakah Desember tahun 2006 ada Ibadah di HS ga saya bertanya kenapa Mang jawab supir saya saya pengen ikut Ibadah lagi disana damai Banget tapi bisa gak ya ikut saya bilang pasti bisa lah kemudian beberapa hari kemudian ia dipanggil pulang dan tidak sempat ikut lagi.


Roh Kudus bilang Ia sudah terima Yesus sebagai Juru Selamat dan dia di HS ketemu Tuhan Yesus walaupun di parkiran


Ditulis oleh Joshua Ivan Sudrajat 

Komentar

Postingan Populer