SPIRIT OF DIVERSION

 SPIRIT OF DIVERSION
-Ev. Ruth Setiawan-

























Hati-hati dengan roh yang bernama Spirit of Diversion.

Roh ini kerjanya menyimpangkan, membelokkan, dan memiringkan hati orang dari kebenaran.

Bukan dengan cara yang kasar atau terlihat jahat, tapi lewat perkataan halus, logis, dan terdengar benar.

Namun hasil akhirnya:
- api rohani padam
- iman hilang
- kegerakan meredup
- panggilan Tuhan tidak maksimal

Amsal 22:5 TB

Apa itu Spirit of Diversion?

Spirit ini mengalihkan, menggelapkan, menyelewengkan hati, membuat orang terlihat baik-baik saja, tapi sebenarnya menyimpang.

Roh ini bekerja di persimpangan hati manusia.

Penyesatannya kecil, tapi dampaknya besar.

Bisa merusak pribadi → keluarga → bahkan bangsa.

Ciri-ciri orang yang terkena Spirit of Diversion:
1. Habis dengar firman, hatinya tidak bangkit
2. Duduk jauh, tidak fokus, tidak sungguh-sungguh mendengar
3. Sibuk dengan handphone atau hal lain saat ibadah
4. Banyak alasan
5. Banyak pertimbangan tapi tidak bertindak
6. Kelihatannya setuju (“iya-iya aja”), tapi tidak dikerjakan
7. Perkataannya terdengar benar, tapi miring
8. Imannya turun tanpa sadar

Orang seperti ini biasanya:
1. Tidak punya respon saat firman dilepaskan
2. Tidak bisa ditanya lebih dalam
3. Tidak jelas apa yang dia terima dari Tuhan
4. Tidak punya keberanian iman
5. Hidupnya stagnan
6. Terlihat hidup, tapi sebenarnya seperti orang mati

Cara roh ini bekerja:

1. Perkataan licin
(Amsal 7:21-23 TB)
Jawabannya pintar, logis, sopan, tapi membelokkan hati.

2. Distraksi kecil
Tidak mendengar firman secara utuh.

3. Alasan
Setiap alasan menjadi lorong menuju kompromi.

4. Logika tanpa iman
Kelihatannya bijak, tapi memadamkan ketaatan.

Bagaimana cara melawannya?

Kuncinya adalah CINTA.

Bukan sekedar cinta yang romantis, tapi cinta yang dewasa dan bersifat kekal.

Ada Cinta dalam bentuk:
- kesetiaan
- tanggung jawab
- komitmen
- Ketaatan
- dan apapun yang bersifat kekekalan

Cinta seperti ini membuat kita:
- tidak mudah dibelokkan
- tidak gampang terpengaruh
- tetap lurus di jalan Tuhan

1. Maria Betania (kasih total)

Yohanes 12:3 TB

Ia memecahkan minyak mahal dan mencurahkan semuanya untuk Yesus.
Tidak hitung-hitungan. Tidak alasan.

Kasih membuatnya peka.

2. Yudas (logika palsu)

“Untuk apa pemborosan ini?”

Terdengar bijak.
Tapi itu hati yang tidak mengasihi.

Spirit diversion sering terdengar “paling masuk akal”.

3. Murid-murid (hati tertutup)

Yesus bicara soal penyaliban.
Mereka dengar, tapi tidak mengerti.

Karena hati belum bersekutu dalam penderitaan.

Tanpa cinta, kita tidak peka.

Komentar

Postingan Populer