TIGA PINTU PENGHALANG JANJI TUHAN
TIGA PINTU PENGHALANG JANJI TUHAN
DRG YUSAK TJIPTO PURNOMO
YouTube : https://youtu.be/Q1mflTP0cLE?si=TEgKO8GxjHg4Mn5o
Berikut adalah resume khotbah dari Ev. Drg. Yusak Tjipto yang berjudul "Tiga Pintu Penghalang Janji Allah":
1. Masalah Utama: Memiliki Berkat tapi Tidak Bisa Menikmati
Khotbah dibuka dengan kutipan dari Pengkhotbah 6:1-2, yang menceritakan tentang kemalangan di mana seseorang dikaruniai kekayaan dan kemuliaan oleh Allah, namun tidak diberi kuasa untuk menikmatinya [00:36]. Hal ini disebut sebagai penderitaan yang pahit. Sebagai anak Allah, kita memiliki hak waris atas harta surgawi, namun seringkali ada penghalang yang membuat kita tidak bisa merasakannya.
2. Rahasia Darah Paskah dan Tiga Ambang Pintu
Merujuk pada Keluaran 12, darah anak domba harus dioleskan pada dua tiang pintu dan ambang atas rumah [03:46]. Secara rohani, ini melambangkan perlindungan bagi tiga elemen manusia:
Pikiran (Ambang Atas): Pikiran kita harus dikuasai oleh darah Yesus dan pikiran Kristus [08:47].
Jiwa dan Tubuh (Tiang Pintu): Seluruh keberadaan kita (roh, jiwa, dan tubuh) harus diliputi oleh pengorbanan Yesus agar luput dari tulah atau hukuman [10:10].
3. Keseimbangan Antara Hukum (Takut akan Tuhan) dan Kasih
Banyak orang Kristen terjebak pada dua ekstrem:
Terlalu fokus pada peraturan sehingga menjadi beban [12:36].
Hanya fokus pada kasih (Perjanjian Baru) sehingga menggampangkan dosa karena merasa selalu diampuni [13:41].
Pesan utama: Kita harus memiliki keduanya—takut akan Allah sebagai permulaan hikmat dan mengasihi sesama manusia [01:04:11].
4. Belajar Rendah Hati Seperti Kristus
Penghalang terbesar janji Allah adalah kecongkaan atau tinggi hati [25:20].
Yesus memberikan teladan dengan menghampakan diri dan taat sampai mati di kayu salib (Filipi 2:8) [23:38].
Kita harus menyadari kelemahan diri dan belajar rendah hati agar Allah dapat meninggikan kita pada waktunya [32:28].
Contoh Yusuf: Meskipun anak kesayangan dan orang kaya, ia mau menjalani proses sebagai budak dan narapidana dengan setia hingga akhirnya menjadi raja [55:07].
5. Kekuatan Doa dan Iman
Prinsip Iman: "Percaya dapat, pasti dapat." Meskipun belum terlihat, kita harus yakin karena Allah tidak pernah berbohong [26:16].
Berdoa di dalam Yesus: Berdasarkan Yohanes 15:7, jika kita tinggal di dalam Kristus dan firman-Nya di dalam kita, Bapa akan melihat Yesus di dalam kita saat kita meminta sesuatu [49:42].
Membayar Harga: Seringkali proses menuju janji Allah harus dilewati dengan air mata dan ketekunan. Jangan menggerutu agar tidak berputar-putar di padang belantara [54:18].
Kesimpulan
Untuk menikmati janji dan warisan Allah, kita harus menyingkirkan penghalang berupa kedagingan dan kesombongan. Hiduplah dalam pimpinan Roh, perhatikan setiap peringatan Tuhan (bukan hanya janji-Nya), dan tetaplah rendah hati dalam setiap proses kehidupan [01:03:06].
Video lengkap dapat ditonton di sini: https://www.youtube.com/watch?v=Q1mflTP0cLE



Komentar
Posting Komentar