WORLD WAR AND WORLD PEACE
WORLD WAR AND WORLD PEACE
PS DANIEL PANDJI
YOUTUBE : https://youtu.be/d8PQNaMNrSk?si=MjJRKvEJxDNo5ruW
Berikut adalah resume khotbah dari video Daniel Pandji yang berjudul "WORLD WAR & WORLD PEACE" yang dibawakan langsung dari Tembok Ratapan, Yerusalem:
1. Signifikansi Sion dan Yerusalem
Tempat Suci: Pembicara menekankan bahwa Yerusalem, khususnya Bukit Sion dan Tembok Ratapan, adalah tempat yang sangat krusial dan suci bagi orang Yahudi. Sejak perang Oktober 2023, tempat ini terus dipenuhi orang yang berdoa [00:27].
Janji Tuhan: Berdasarkan Mazmur 87, Sion disebut sebagai "Kota Allah" yang dicintai Tuhan lebih dari tempat kediaman lainnya [03:53]. Tuhan menjanjikan berkat yang mengalir dari Sion bagi bangsa-bangsa [06:09].
Doa Bangsa Yahudi: Fokus utama doa orang Yahudi di Tembok Ratapan adalah agar Mesias segera datang untuk membebaskan mereka [02:19].
2. Konflik Timur Tengah: Luka yang Belum Sembuh
Akar Masalah: Konflik antara Israel-Arab dan Israel-Iran dipandang sebagai konflik keluarga (keturunan Abraham) yang memiliki luka batin mendalam dan belum tersembuhkan selama beberapa generasi [11:36].
Dendam Sejarah: Kebencian yang terjadi bukan sekadar politik, melainkan luka lama yang diwariskan, seperti tragedi Karbala bagi kaum Syiah [18:59]. Hal ini membuat perang selalu menemukan alasannya melalui ideologi atau agama [21:33].
Persatuan Semu: Upaya perdamaian seperti Abraham Accords dipandang sebagai persatuan yang direkayasa secara geopolitik, namun tidak menyembuhkan luka batin yang sebenarnya [16:20].
3. Yesus Kristus sebagai Raja Damai
Bukan Sekadar Agama: Yesus datang bukan untuk menciptakan agama baru, melainkan menjadi "Raja Damai" (Prince of Peace). Kedamaian sejati hanya bisa datang melalui figur Bapa di dalam Yesus Kristus, bukan melalui pemimpin dunia yang karismatik [14:57].
Pemulihan Tanah: Pembicara menceritakan bagaimana tanah Israel yang tadinya gersang dan "terkutuk" pada abad ke-19, kini menjadi subur karena adanya perjanjian kembali (covenant) dengan tanah tersebut melalui janji Tuhan [26:09].
4. Peran Indonesia sebagai Juru Damai
Destini Indonesia: Indonesia dipanggil untuk menjadi kunci pembawa perdamaian bagi dunia [22:30]. Sebagai juru damai, Indonesia harus bisa berdiri di kedua belah pihak, bukan hanya memihak salah satu [22:39].
Sikap Orang Kristen: Orang Kristen harus menjadi pembawa damai (man of peace) di mana pun mereka ditempatkan, baik di kota maupun lingkungannya, karena hal itu merupakan masalah spirit/roh [30:45].
5. Kesimpulan dan Seruan Doa
Mengasihi Semua Pihak: Kita dipanggil untuk mengadopsi Yerusalem sebagai umat pilihan, namun juga harus tetap mengasihi bangsa-bangsa lain seperti Iran, karena Tuhan juga memiliki janji atas mereka [31:33].
Damai di Tengah Perang: Perang mungkin tidak bisa dihentikan karena merupakan bagian dari nubuat, namun damai sejahtera Tuhan harus tetap ada di dalam hati setiap orang percaya [32:15].
Video selengkapnya dapat ditonton di sini: https://
www.youtube.com/watch?v=d8PQNaMNrSk



Komentar
Posting Komentar