PUNCAK PENGABDIAN DAN GAIRAH

PUNCAK PENGABDIAN DAN GAIRAH 

HEAVENLY REALM 

JUMAT 27 MARET 2026

EV RUTH SETIAWAN 

























Matius 4:10-11 (TB) Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" 

Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. 


Bakti adalah perbuatan yang menyatakan setia, hormat, dan tunduk (kasih sayang) kepada seseorang atau sesuatu, seperti orang tua, Tuhan, atau negara. Bakti juga berarti pengabdian, dedikasi, atau memperhambakan diri.


Pengabdian adalah proses, perbuatan, atau cara mengabdikan diri yang didasari rasa ikhlas, loyalitas, dan tanggung jawab untuk membantu, melayani, atau memberikan dampak positif bagi sesama, masyarakat, maupun negara. 


Penyembahan yang di sertai pengabdian di dalam gereja sudah mulai memudar


Bakti artinya memukul mundur iblis sampai dekade.


Saat ini gerbang kegelapan sedang terbuka lebar di Timur Tengah 


Kata Menyembah artinya Hadirat Tuhan sustain sampai memukul mundur iblis sampai dekade (affath)


Bakti harus dibangun dalam keseharian kita.


Guncangan hari-hari ini portal kegelapan yang terbuka dimana-mana harus dilawan dengan Penyembahan dan Bakti


Yosua 22:5 (TB) Hanya, lakukanlah dengan sangat setia perintah dan hukum, yang diperintahkan kepadamu oleh Musa, hamba TUHAN itu, yakni mengasihi TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, tetap mengikuti perintah-Nya, berpaut pada-Nya dan berbakti kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu."


Ulangan 13:4 (TB) TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.


Kata Ibrani nephesh atau nefesh (נפש, diucapkan “neh-fesh”) dalam Alkitab Ibrani umumnya diterjemahkan sebagai “jiwa”.


Deuteronomy 13:4 AMP


4 You shall walk after the Lord your God and you shall fear [and worship] Him [with awe-filled reverence and profound respect], and you shall keep His commandments and you shall listen to His voice, and you shall serve Him, and cling to Him.


Keluaran 33:20 (TB) Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."


Kisah Para Rasul 2:25 (TB) Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.  


Mazmur 16:7-9 (TB) Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. 

Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. 

Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram; 


Mazmur 123:2 (TB) Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita. 


Memandang Wajah Tuhan Dalam Kebenaran 

Merendahkan diri 


Kidung Agung 8:6 (TB) — Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! 


TPT


Fasten me upon your heart as a seal of fire forevermore. This living, consuming flame will seal you as my prisoner of love. My passion is stronger than the chains of death and the grave, all consuming as the very flashes of fire from the burning heart of God. Place this fierce, unrelenting fire over your entire being. Rivers of pain and persecution will never extinguish this flame. Endless floods will be unable to quench this raging fire that burns within you. Everything will be consumed. It will stop at nothing as you yield everything to this furious fire until it won’t even seem to you like a sacrifice anymore.


Keluaran 3:2 (TB) Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api. 



Ditulis oleh Joshua Ivan Sudrajat  

Komentar

Postingan Populer