WARISAN ROBERTS EVAN

WARISAN ROBERTS EVAN

REVIVALIST






























Kepekaan Terhadap Roh Kudus


Sejak awal ia sangat peka terhadap hal-hal rohani. Tak lama setelah pertobatannya,


Roberts Evan sangat rendah hati. Ia sering menolak untuk difoto, karena takut akan mengambil kemuliaan dari Tuhannya


Dalam 1 tahun sekitar 150.000 jiwa dilahirkan kembali. Kebangkitan rohani ini kemudian menyebar ke Eropa, Kanada, Amerika, dan banyak bagian dunia lainnya.


Sangat Menginginkan Roh Kudus 


Roberts Evan kemudian menulis, “Aku berkata pada diriku sendiri: Aku menginginkan Roh Kudus. Dan dalam segala cuaca dan terlepas dari segala kesulitan, aku pergi ke pertemuan-pertemuan… selama sepuluh atau sebelas tahun aku telah berdoa untuk kebangunan rohani. Aku bisa begadang sepanjang malam untuk membaca atau berbicara tentang kebangunan rohani. Roh Kuduslah yang menggerakkan hatiku untuk memikirkan kebangunan rohani.”


Mengikuti Roh Kudus

Pertemuan-pertemuan kemudian berpindah ke mana pun 

Evan merasa terpanggil untuk pergi mengikuti Roh Kudus bergerak ke mana pun. 


Mereka yang bepergian bersamanya sebagian besar adalah perempuan, dan gadis-gadis muda sering memulai pertemuan dengan doa syafaat yang sungguh-sungguh, mendesak penyerahan diri kepada Tuhan dan dengan memberikan kesaksian. 


Evan sering terlihat berlutut memohon belas kasihan Tuhan, sambil menangis. Kerumunan orang akan datang dan digerakkan oleh gelombang demi gelombang kehadiran Roh Kudus. Doa spontan, pengakuan dosa, kesaksian, dan nyanyian Meradiasi di semua pertemuan. 


Evan, atau para pembantunya, akan mendekati mereka yang mengalami kesusahan rohani dan mendesak mereka untuk menyerahkan diri kepada Kristus. 


Tidak ada alat musik yang dimainkan dan, seringkali, tidak ada khotbah. Namun kerumunan orang terus datang dan ribuan orang mengakui dosa mereka dan bertobat.


Pertemuan-pertemuan itu sering berlangsung hingga dini hari. Evan dan timnya akan pulang, tidur selama 2-3 jam, dan kembali ke lokasi tambang pada pukul 5 pagi, mendesak para penambang yang baru selesai bertugas malam untuk datang ke pertemuan di kapel.


Sumber : https://revival-library.org/heroes/evan-roberts/ 

Komentar

Postingan Populer