MENUJU PUNCAK DESTINY

MENUJU PUNCAK DESTINY 
SEMINAR IMAMAT RAJANI
16 APRIL 2026
EV IIN TJIPTO PURNOMO 






















YOUTUBE : https://www.youtube.com/live/PVADoaDcsEM?si=2dRWiyPm3V0O-Eor


Berikut adalah resume khotbah dari Seminar Imamat Rajani (SIR) - 16 April 2026 oleh Ibu Pdt. Iin Tjipto di kanal YouTube Ark Of Christ BethEl:


Tema Utama: Menuju Puncak Destiny


Khotbah ini menekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil oleh Tuhan untuk naik ke "puncak"—baik itu puncak lawatan, perkenanan, berkat, maupun anugerah. Puncak tertinggi bagi orang percaya adalah menyatu dengan hati Tuhan. [01:01:24]

Poin-Poin Penting Khotbah:


1. Panggilan ke Puncak adalah Hati Tuhan


Naik ke puncak bukanlah ambisi manusia, melainkan panggilan langsung dari Tuhan (seperti Musa dipanggil ke puncak Sinai). [52:07]


Menyatu dengan Tuhan membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, termasuk pengalaman-pengalaman supranatural yang melampaui logika manusia. [55:15]


2. Persiapan di Pagi Hari (Mesbah Pagi)


Umat Tuhan diminta untuk bersiap menjelang pagi. Jam 02:00 atau 03:00 pagi adalah waktu yang menentukan untuk sepanjang hari. [01:01:52]


Pagi hari adalah saat terjadinya pertempuran besar di alam roh dan waktu di mana berkat diturunkan. Penting untuk bertanya kepada Roh Kudus mengenai persiapan apa yang harus dilakukan setiap pagi. [01:03:05]


3. Menerima dan Mewariskan (Legacy)

Seseorang tidak bisa sampai ke puncak tanpa menerima warisan rohani dan tidak akan bertahan jika tidak mewariskan. [01:15:08]


Pdt. Iin membagikan kesaksian tentang Warisan Iman dari ayahnya yang memberinya ketenangan luar biasa dalam menghadapi bahaya. [01:16:38]

Warisan rohani bisa didapat melalui pengenalan akan tokoh rohani, belajar dari hidup mereka, dan ketepatan mendengar instruksi Tuhan. [01:29:58]


4. Membangun Mesbah Pribadi dan Korban yang Sempurna


Puncak adalah tempat untuk memberikan korban yang menyenangkan hati Tuhan, bukan sekadar mencari berkat. [01:40:31]

Pentingnya memiliki Mesbah Pribadi di tempat tersembunyi, di mana kita menyembah Tuhan tanpa perlu tepuk tangan manusia. [01:41:38]


5. Menjebol Penghalang (Gerbang, Tiang, dan Palang)


Banyak orang terhambat mencapai puncak karena adanya "pintu" kemiskinan, ketakutan, atau ego. [01:50:37]


Kita harus berani menjebol kutuk keturunan (tiang), kebiasaan buruk, dan trauma masa lalu (palang) agar bisa bergerak maju. [01:51:41]


6. Menyeberang dari Roh Duniawi

Menuju puncak mengharuskan kita "menyeberang" dan membuat jarak dengan roh kenyamanan, kemalasan, kemarahan, dan kepahitan. [02:01:24]


Terkadang panggilan Tuhan mengharuskan kita keluar dari zona nyaman (seperti melayani orang miskin atau pemulung) untuk menggenapi kehendak-Nya. [02:05:16]


Kesimpulan Doa:

Khotbah diakhiri dengan doa agar setiap jemaat menerima kekuatan baru, "sayap-sayap" baru dari Roh Kudus, dan menjadi pasukan yang tak terhentikan (unstoppable) untuk menyelesaikan tugas panggilannya sampai ke puncak destiny. [02:18:24]


Video Lengkap: Seminar Imamat Rajani (SIR) - 16 April 2026

Komentar

Postingan Populer