MEMBANGUN LUMBUNG

GLOW IN THE DARK 

SELASA 05 MEI 2026
PS NANY SUSANTY SH 















YOUTUBE : https://youtu.be/Cs340JLGdx0?si=LyV7gqWMMq1fkKva



Berikut adalah resume khotbah dari video tersebut yang berjudul "GLOW IN THE DARK" oleh Pdt. Nany Susanty:


Tema Utama: Tetap Bersinar di Tengah Kegelapan


Pesan utama khotbah ini adalah panggilan bagi setiap anak Tuhan untuk tetap menjadi terang ("Glow in the Dark") meskipun dunia sedang menuju masa akhir zaman yang semakin gelap, baik secara jasmani (resesi, perang, kelaparan) maupun rohani [00:08], [06:42].


Poin-Poin Penting Khotbah:


1. Menjadi Terang yang Tidak Bercela

Mengacu pada Filipi 2:15, umat Tuhan diingatkan untuk menjadi anak-anak Allah yang tidak beraib, tidak bernoda, dan tidak bercela di tengah angkatan yang bengkok hatinya [01:46], [03:04].

Umat diharapkan memiliki sikap yang "manis" di hadapan Tuhan, yaitu sikap yang selalu menyenangkan hati Tuhan dan selalu bertanya akan kehendak-Nya [05:39].


2. Menghadapi Masa Kegelapan (Jasmani & Rohani)


Kegelapan Jasmani: Mencakup ancaman perang, krisis bahan bakar, dan resesi ekonomi [07:48].


Kegelapan Rohani: Serangan pada iman saat menghadapi tekanan hidup, seperti masalah keuangan atau ketidakharmonisan keluarga yang bisa membuat seseorang menjauh dari Tuhan [08:05].


3. Belajar dari Tokoh Alkitab (Impartasi Urapan)


Pdt. Nany menekankan dua tokoh yang berhasil bersinar di tengah krisis:


Esther: Memiliki urapan ketaatan dan keberanian. Ia berani menghadap raja dengan risiko mati demi menyelamatkan bangsanya [17:22], [19:20].


Yusuf: Memiliki urapan untuk tidak berkompromi dengan dosa dan hikmat untuk membangun lumbung. Yusuf dipakai Tuhan untuk memberi makan bangsa-bangsa di masa kelaparan [20:45], [22:46].


4. Mandat Membangun Lumbung

Gereja dan umat Tuhan diberikan mandat untuk "memberi makan bangsa-bangsa", baik secara jasmani (bantuan fisik/materi) maupun rohani (penginjilan) di masa kesukaran yang akan datang [21:50], [22:29].


Pengurapan & Doa Penutup

Di akhir khotbah, jemaat diajak untuk melakukan pengurapan dengan minyak sebagai simbol kekuatan supranatural dari Tuhan untuk menghadapi masa depan [11:11], [25:52]:


Tiga jari (Bapa, Putra, Roh Kudus) dioleskan di dahi dan hati: Meminta roh ketaatan, keberanian, dan keteguhan untuk tidak berkompromi dengan dosa [26:48].


Oleskan di pundak: Melambangkan tanggung jawab dan mandat untuk menjadi saluran berkat dan pembangun lumbung bagi sesama [29:08].

Video lengkap dapat ditonton di sini: https://youtu.be/Cs340JLGdx0 

Komentar

Postingan Populer