PAPUA GERBANG TIMUR
PAPUA GERBANG EMAS TIMUR
Oleh: DR. George Anadoray dari Jerusalem
Kita memasuki era di mana semua nubuat dalam Alkitab harus digenapi sebelum kedatangan Yesus yang kedua sebagai raja, termasuk pencurahan Roh Kudus yang besar yang ditandai dengan wahyu/wahyu melalui mimpi, penglihatan, dan nubuat kepada semua lapisan umat Allah.
“Maka akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku atas seluruh umat manusia; anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orang tua akan bermimpi, dan orang-orang muda akan mendapat penglihatan. Juga atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.”
(Yoel 2:28-29).
Nubuat-nubuat zaman dahulu telah digenapi, hal-hal baru akan Kukatakan kepadamu. Sebelum hal-hal itu terjadi, Aku telah memberitahukannya kepadamu.
(Yesaya 42:9).
Rencana Agung Allah bagi Bangsa-Bangsa sedang dalam tahap penyelesaian.
Pembagian 12 Wilayah Bumi Berdasarkan 12 Suku Israel
Ketika Yang Mahatinggi membagikan warisan di antara bangsa-bangsa, ketika Ia membagi anak-anak manusia, Ia menetapkan wilayah-wilayah bangsa-bangsa menurut jumlah anak-anak Israel. Tetapi bagian TUHAN adalah umat-Nya, Yakub adalah milik yang diberikan kepada-Nya.
(Ulangan 32:8-9)
MASYARAKAT TERKELOMPOK DALAM
4 SEKSI MENURUT ARAH ANGIN.
Tembok-temboknya besar dan tinggi, dan pintu gerbangnya ada dua belas; di atas pintu gerbang itu ada dua belas malaikat, dan di atasnya tertulis nama-nama kedua belas suku Israel. Di sebelah timur ada tiga pintu gerbang, di sebelah utara ada tiga pintu gerbang, di sebelah selatan ada tiga pintu gerbang, dan di sebelah barat ada tiga pintu gerbang.
(Wahyu 21:12-13)
TENTANG GERBANG TIMUR IBU KOTA
Kemudian Ia membawaku kembali ke gerbang luar tempat kudus, yang menghadap ke timur; gerbang ini tertutup. Lalu TUHAN berkata kepadaku, “Gerbang ini harus tetap tertutup, jangan dibuka, dan tidak seorang pun dapat masuk melaluinya, karena TUHAN, Allah Israel, telah masuk melaluinya; oleh karena itu gerbang ini harus tetap tertutup.”
(Yehezkiel 44:1-2)
Secara fisik, gerbang ini masih ada dan dinamai Gerbang Emas. Ketika Yehezkiel mendapat penglihatan ini, gerbang itu masih terbuka dan baru ditutup pada abad ke-5 SM oleh seorang jenderal Turki bernama Ottoman yang menduduki Yerusalem. Ia menutupnya rapat-rapat dengan semen setelah membaca kitab Yehezkiel yang menyatakan bahwa akan ada seorang raja yang akan masuk melalui gerbang itu dan memerintah di Yerusalem.
KEDATANGAN SANG RAJA DALAM PENGLIHATAN NABI YESAI
Ia akan muncul dari Timur dengan menaklukkan penguasa-penguasa bumi. Perang Salib terakhir yang bergerak dari Timur berakhir di Yerusalem.
Dengarkan Aku dalam diam, hai pulau-pulau; biarlah bangsa-bangsa mempunyai kekuatan baru! Biarlah mereka mendekat, lalu berbicara; marilah kita berkumpul untuk berdebat! Siapakah yang memindahkan Dia dari timur, memindahkan Dia yang selalu menang di setiap langkah, yang menaklukkan bangsa-bangsa di hadapan-Nya dan menggulingkan raja-raja? Pedang-Nya menjadikan mereka seperti debu dan panah-Nya menjadikan mereka seperti jerami yang tertiup angin.
(Yesaya 41:1-2)
Bangsa-Bangsa Timur
Di antara bangsa-bangsa di wilayah Timur yang akan Dia kunjungi, ada satu bangsa yang secara khusus dilihat oleh Nabi Yesaya dalam Rencana Agung Allah yang akan menjadi bencana bagi kerajaan Setan yang sampai sekarang telah memerintah bumi. Itulah sebabnya Setan berusaha keras untuk mempertahankan dan mengendalikannya agar tidak jatuh ke tangan Raja yang akan datang.
Bangsa manakah yang dimaksud?
Perhatikan penglihatan Nabi Yesaya berikut ini:
(1) PERTAMA
“Karena itu muliakanlah TUHAN di negeri-negeri timur, nama TUHAN Allah Israel, di negeri-negeri di tepi laut!” Dari ujung bumi kita mendengar nyanyian pujian: “Hormat kepada Yang Maha Adil!” Tetapi aku berkata: “Aku kurus, aku lemah. Celakalah aku! Karena para perampok menjarah, ya, mereka terus merampok!”
(Yesaya 24:15-16)
Perhatikan Fakta-Fakta Berikut:
• Indonesia adalah negara di sebelah timur Israel yang terdiri dari wilayah pesisir.
• Pujian dan Penyembahan Pemulihan kepada Tuhan berkembang pesat, tetapi pada saat yang sama kejahatan juga berkembang pesat (Lalang dan Gandum Tumbuh Bersama).
• Papua terletak di bagian paling timur Indonesia, di mana mayoritas penduduk asli percaya dan menyembah Tuhan dalam “Yesus”.
• Kekayaan Papua terus dijarah, masyarakat Papua pada umumnya hidup dalam kesengsaraan, kemiskinan, dibunuh, dan diperlakukan tidak adil di tanah m
KEDUA
Nyanyikanlah lagu-lagu baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Biarlah laut bergemuruh dan segala isinya, pulau-pulau dan semua penduduknya. Biarlah padang gurun berguncang dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Biarlah penduduk batu-batu bersorak, biarlah mereka berseru dari puncak-puncak gunung!
(Yesaya 42:10-11)
Siapakah KEDAR?
Mereka adalah keturunan Ismael.
(Kejadian 25:13; 1 Tawarikh 1:28-31)
Pertimbangkan Fakta-fakta Berikut:
• Israel dan bangsa-bangsa di sekitarnya bukanlah negara kepulauan.
• Ia merujuk pada sebuah bangsa yang secara geografis sangat jauh dari Yerusalem yang terdiri dari pulau-pulau.
• Indonesia adalah negara yang jauh dari Yerusalem. Negara ini terdiri dari ±17.000 pulau.
• Di Asia Pasifik terdapat banyak negara kepulauan, tetapi Indonesia adalah negara Kedar terbesar di dunia.
• Orang-orang Kedar mengendalikan kota-kota, desa-desa, pantai, dan pegunungan mereka
(di Papua semua wilayah diduduki dan dikendalikan oleh arus pekerjaan yang baik, ekonomi daerah dibuka untuk kepentingan transmigrasi, suku Bugis-Buton-Makassar mengendalikan pantai, di Wamena dibangun sebuah Pusat Islam).
Berdasarkan fakta-fakta di atas, tidak perlu lagi ditafsirkan. Nabi Yesaya telah membaca rencana Allah untuk Indonesia jauh sebelum 17 Agustus 1945. Bahwa Yesus Sang Raja akan melakukan kunjungan khusus ke Indonesia. Sebuah peristiwa Kebangkitan Rohani yang Agung yang akan berdampak pada dunia.
Pada tanggal 5 Mei 2003, Cindy Jacob menerima pernyataan dari Tuhan yang menegaskan hal berikut ketika bernubuat di Jakarta.
Papua sebagai Warisan Kesayangan Tuhan Memiliki Peran Penting
Secara geografis:
• Terletak di ujung paling timur Indonesia
• Menjadi Gerbang bagi masuknya Raja Kemuliaan untuk mengubah negara “Kedar” terbesar (Indonesia).
Fakta:
• Diberikan oleh Tuhan kekayaan alam yang melimpah, terutama emas.
• Suku Kedar mendominasi kota-kota, pesisir, desa-desa, di semua bidang kehidupan.
• Emas dan semua kekayaannya terus dijarah, orang Papua kurus, menderita, dibunuh, dan terus berteriak di hadapan TUHAN (Yesaya 24:16).
• Gerbang ini masih tertutup, tetapi Yesus akan segera membukanya!
𝔹𝕒𝕣𝕒𝕟𝕘 𝕊𝕚𝕒𝕡𝕒 𝕪𝕒𝕟𝕘 𝕞𝕖𝕟𝕔𝕠𝕓𝕒 𝕝𝕒𝕨𝕒𝕟 ℝ𝕖𝕟𝕔𝕒𝕟𝕒 𝕋𝕌ℍ𝔸ℕ 𝕒𝕥𝕒𝕤 𝕋𝕒𝕟𝕒𝕙 ℙ𝕦𝕤𝕒𝕜𝕒𝕙ℕ𝕪𝕒 𝕚𝕟𝕚 𝕞𝕒𝕜𝕒 𝕚𝕒 𝕋𝕚𝕕𝕒𝕜 𝕒𝕜𝕒𝕟 𝕞𝕖𝕝𝕚𝕙𝕒𝕥 𝕋𝕒𝕟𝕕𝕒 ℍ𝕖𝕣𝕒𝕟 𝕪𝕒𝕟𝕘 𝕊𝕒𝕥𝕦 𝕜𝕖 𝕋𝕒𝕟𝕕𝕒 ℍ𝕖𝕣𝕒𝕟 𝕃𝕒𝕚𝕟𝕟𝕪𝕒.
𝔸𝕞𝕚𝕟.... 𝔸𝕞𝕚𝕟.... 𝔸𝕞𝕚𝕟....



Komentar
Posting Komentar