PROPHECY FOR FILIPINA

PROPHECY FOR FILIPINA 

SADU SUNDAR SELVARAJ 


















YouTube https://youtu.be/UsATuUb4_ek?si=BqSO1ugS3vatxnOi


Berikut adalah resume khotbah dari video tersebut:


Panggilan Surgawi dan Nubuat tentang Filipina: 


Pembicara menceritakan pengalamannya dibawa oleh malaikat ke hadapan dewan surgawi (24 tua-tua/penjaga bangsa-bangsa) [11:56]. 


Ia menerima pesan bahwa Filipina sedang dipersiapkan untuk kegerakan Tuhan terbesar yang belum pernah terjadi dalam sejarah [04:16]. 


Filipina akan diberkati secara rohani dan ekonomi hingga menjadi bangsa yang dikagumi dunia [07:25].


Kehadiran Roh dan Kuasa Elia: Pembicara merasakan kehadiran roh dan kuasa Elia yang bertugas menegur dosa para pemimpin dan bangsa yang berpaling dari Tuhan demi membawa mereka kembali pada pertobatan [09:36].


Teguran terhadap Kepala Negara (Cerminan Raja Ahab): 


Khotbah ini melanjutkan pembahasan sebelumnya yang mengibaratkan kepala negara Filipina seperti Raja Ahab [13:38]—raja ketujuh Israel yang paling fasik, sombong, dan menghujat Tuhan karena bentukan masa lalunya [14:28]. Seperti Nimrod atau Lucifer, ada karakter keangkuhan dan penolakan untuk tunduk pada Tuhan [17:13].


Kesempatan Bertobat yang Diabaikan: Pembicara menjabarkan bagaimana Tuhan mengirim Nabi Elia untuk menegur Ahab hingga tujuh kali [22:23]:


Teguran pertama melalui nubuat kemarau 3,5 tahun untuk membuktikan kelemahan dewa Baal [22:49].


Teguran kedua ketika Elia dengan berani menyebut Ahab sebagai perusak Israel yang sebenarnya [24:18].


Teguran ketiga saat Elia menantang seluruh bangsa untuk berhenti mendua hati [25:12].

Teguran keempat setelah mukjizat api turun dari langit, di mana Ahab tetap menolak untuk bertobat meski telah melihat bukti nyata kekuasaan Tuhan [26:23].


Bahaya Menolak Teguran: Alih-alih bertobat, Ahab justru mengadu kepada Izebel untuk memburu Elia [29:19]. 


Pembicara mengingatkan bahwa ketika dosa seseorang di posisi tinggi (pemerintah atau gereja) disingkapkan, sering kali mereka menjadi marah dan berusaha membungkam sang pembawa kebenaran [29:41]. 


Di akhir khotbah, jemaat diajak untuk selalu memiliki hati yang rendah hati dan mau bertobat demi menerima belas kasihan Tuhan [31:17].


Video lengkapnya dapat Anda saksikan di YouTube.

https://youtu.be/UsATuUb4_ek?si=BqSO1ugS3vatxnOi 

Komentar

Postingan Populer