MENEMUKAN DAN MENGHIDUPI DESTINY TUHAN

MENEMUKAN DAN MENGHIDULI DESTINY TUHAN DALAM HIDUP MU

EV NITA JOEL 
EV IIN TJIPTO PURNOMO WENAS 
























.

LINK https://youtu.be/vc6bKcDJ52c?si=LApXSvJz9x7rqiW0



Berikut adalah draf tulisan khotbah Kristen yang disusun berdasarkan isi dan pesan dari video "GOLD: GOD, GLORY, and DESTINY" oleh Ev. Iin Tjipto & Ev. Nita Joel.


MENEMUKAN DAN MENGHIDUPI DESTINY TUHAN (The Best Version of You)


Pembacaan Firman Tuhan:


Matius 4:19 — Yesus berkata kepada Petrus dan Andreas: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Mazmur 139:16 — "Matamu melihat aku selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya."


Setiap kita rindu untuk menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri (the best version of you) [00:00:00]. 


Ingatlah bahwa versi terbaik Anda bukanlah menjadi seperti orang lain, melainkan menjadi apa yang telah Tuhan tetapkan bagi diri Anda secara pribadi sesuai dengan tujuan-Nya atau Destiny [00:00:11].


Ada tiga hal penting yang harus kita pahami untuk dapat menemukan dan menghidupi jalan destiny dari Tuhan:


1. Mengenali Destiny dengan Mendengar Suara Tuhan


Destiny itu seperti papan petunjuk arah di bandara. Jika tiket Anda menuju suatu kota, Anda tidak boleh salah mengantre ke pesawat arah lain agar tidak ditolak [00:00:40]. 


Cara paling sederhana untuk mengenali destiny adalah dengan ikut Yesus dan mendengar apa yang Ia katakan [00:02:18].


Tuhan sanggup memakai siapa saja yang mau mendengarkan suara-Nya:


Kisah Ibu di Afrika: Seorang lulusan SD yang kehilangan lima anaknya. 


Di tengah kedukaan dan kemiskinannya, ia mendengar suara Tuhan di hatinya untuk berdoa setiap hari Jumat jam 10 malam hingga 5 pagi di sebuah gudang/kandang kuda [00:03:30].


Ketekunannya berbuah kegerakan besar yang melahirkan salah satu gereja terbesar di Afrika Tengah dengan pelayanan mukjizat yang dahsyat [00:06:40].


Kisah Ibu Nur: Mantan TKW yang bertobat dan mendapatkan iman setelah anaknya disembuhkan secara ajaib dari keracunan deterjen [00:09:08]. 


Melalui ketaatan saat mendengar suara Tuhan untuk masuk ke sebuah gedung (Mahanaim) meminta pekerjaan masak, ia kini dipakai memimpin dan memulihkan ratusan orang tersisih (mantan narapidana, anak jalanan) melalui pelayanan dapurnya, bahkan sanggup mengatur makanan untuk puluhan ribu orang setiap harinya [00:11:06].


Cukup tangkap satu saja suara Tuhan bagi pribadi Anda, lalu lakukan itu dengan setia [00:03:00].


2. Mau Membayar Harga


Untuk sampai ke tujuan, tentu ada harga tiket yang harus dibayar [00:01:27]. 


Proses pembentukan destiny sering kali dimulai dari perkara-perkara kecil dan tidak nyaman:


Daud: Sebelum diangkat menjadi panglima perang dan raja atas Israel, ia tidak dididik di dalam istana, melainkan di padang belantara menghadapi singa dan beruang demi menjaga domba-dombanya [00:15:57]. Daud tidak mengeluh ataupun lari, ia menghadapi tantangan kecil itu dengan berani [00:16:28].


Pengalaman Ev. Iin Tjipto: Sejak usia 9 tahun, Tuhan mendidiknya dalam tiga hal: memimpin, berdoa, dan berperang [00:17:35]. Ia membayar harga dengan melahap habis buku-buku rohani sebelum usia 12 tahun [00:19:16], lalu mempraktikkannya dengan mengajar anak-anak miskin di gang belakang rumahnya [00:20:23]. 


Pelayanan yang dimulai dari 5 anak itu berkembang menjadi ratusan anak jalanan yang ia biayai dari hasil keringatnya sendiri mengajar les [00:22:01].


Ketika Anda berani melangkah masuk ke dalam destiny, Tuhan tidak akan membuat hidup Anda semakin susah atau bodoh, melainkan Ia akan mengangkat Anda ke versi terbaik dan melimpahi hidup Anda dengan berkat-Nya [00:25:14].


3. Merespons Panggilan Tuhan dengan Ketaatan


Tuhan tidak hanya ingin menyelamatkan kita dari dosa, tetapi Ia ingin memulihkan hidup kita yang sudah rusak akibat dosa agar masuk ke dalam Kemuliaan (Glory) [00:33:42]. 


Destiny kita sudah dituliskan oleh Tuhan bahkan sejak kita masih berupa janin di dalam kandungan [00:36:44]. Namun, destiny tersebut tidak akan tergenapi secara otomatis apabila kita tidak memiliki respons hati yang benar [00:54:02].


Lihatlah contoh tokoh-tokoh Alkitab ini:


Musa harus menanggalkan kenyamanan istana Mesir demi memimpin bangsanya [00:38:24].


Abraham harus taat meninggalkan tanah kelahirannya dan mempercayai janji Tuhan meski secara fisik ia mandul [00:38:50].


Nehemia menggunakan profesi sekulernya sebagai juru minum raja untuk membangun kembali tembok Yerusalem yang runtuh [00:51:50].


Sebaliknya, orang seperti Barak [00:54:25] dan Yeter [00:55:24] kehilangan destiny mereka karena memelihara rasa takut dan menolak mengambil kesempatan dari Tuhan.

Destiny tidak selalu berbicara tentang pelayanan mimbar atau menjadi pendeta. Apa pun yang ada di tangan Anda saat ini—baik sebagai guru, pekerja kantor, tukang masak, bahkan saat mencuci atau mengepel—jika Anda mempersembahkannya untuk menyukakan hati Tuhan, maka Anda sedang berjalan di jalur destiny [00:51:35].


Kesimpulan & Doa

Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Musa dan Kaleb merintis versi terbaik mereka di usia 80 tahun [00:26:08]. Bahkan seorang pendoa di Manado disembuhkan secara total dari komplikasi penyakit di usia tua setelah taat memuji Tuhan setiap 15 menit dan mendirikan rumah jompo bagi pasukan lansia [00:27:03].


Kunci untuk memulai jalan destiny sangatlah sederhana, yaitu dengan berdoa: "Tuhan, ini aku, pakai hidupku. Apa yang ada di tanganku saat ini, biarlah itu menyukakan hati-Mu." [00:45:29]


Bagi Anda yang rindu untuk melangkah masuk ke dalam rencana agung-Nya, mari serahkan setiap keterbatasan, pekerjaan, dan kesehatan Anda ke dalam tangan-Nya. Tuhan Yesus memulihkan dan menuntun setiap langkah kaki kita masuk ke dalam penggenapan janji-janji-Nya. Amin.


Video Sumber: GOLD : GOD, GLORY, and DESTINY - Ev. Iin Tjipto & Ev. Nita Joel 

Komentar

Postingan Populer