MUSIM TUHAN SEDANG MEMBANGUN ROH KITA

TUHAN SEDANG MEMBANGUN KITA

IBADAH SOAR MINISTRY 

EV HADASSAH GLORIA 





















































YouTube: https://www.youtube.com/live/zf2nPlp_kQo?si=yAXYB99dc2P_pvSF



Tuhan Sedang Membangun Manusia Roh Kita


Dalam perjalanan hidup kekristenan, sering kali kita diizinkan melewati fase atau musim di mana seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Musim di mana hidup terasa datar, flat, atau bahkan nama kita seperti terlupakan oleh manusia [45:59]. 


Namun, di saat manusia tidak menyebut namamu, bisa jadi itulah musim di mana Tuhan sedang menuliskan namamu dan secara diam-diam membangun sesuatu yang krusial di dalam dirimu [47:01].


1. Belajar dari Masa Depan Elisa yang "Hilang"


Alkitab mencatat kisah panggilan Elisa dalam 1 Raja-raja 19:19-21:

"Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu... Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya." [41:51]


Setelah Elisa memutuskan untuk mengikut Elia, namanya seolah-olah hilang dari catatan Alkitab selama kurang lebih 20 tahun [44:33]. Catatan terakhir hanya menyebutkan bahwa ia menjadi pelayan Elia [45:03]. Selama dua dekade itu, tidak ada mukjizat besar atau pencapaian luar biasa dari Elisa yang ditulis oleh Roh Kudus [45:03]. 


Mengapa? Karena Tuhan sedang membangun dasar dan manusia roh di dalam diri Elisa secara tersembunyi [45:48]. Tuhan lebih tertarik membangun manusia roh kita daripada sekadar reputasi atau penampilan luar kita [01:25:06].


2. Pentingnya Kekuatan di Dalam (Manusia Roh yang Solid)


Kekuatan sejati seorang anak Tuhan tidak pernah dibentuk di atas panggung, melainkan melalui proses tersembunyi yang sering kali tidak dilihat oleh orang lain [01:24:18]. Jika kita hanya mengejar apa yang tampak di luar, maka ketika badai kehidupan datang, kita akan mudah runtuh [01:23:37].


Ketika kita memiliki manusia roh yang kuat, kita akan mampu menguatkan diri kita sendiri di dalam Tuhan, bahkan ketika kita harus menghadapi peperangan atau kesendirian tanpa dukungan siapa pun [48:43]. 


Seperti yang dialami oleh Daud dalam 1 Samuel 30:6:

"Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu... Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya." [47:40]

Orang yang manusia rohnya dibangun oleh Tuhan tidak akan silau oleh penampilan luar (seperti Gehazi yang hanya melihat materi/pemberian fisik), melainkan mampu melihat nilai rohani (value) yang sesungguhnya [01:09:48].

3. Memiliki Minyak Cadangan Menjelang Tengah Malam

Tuhan sedang mengingatkan kita untuk bersiap karena dunia akan memasuki waktu "tengah malam" di mana kegelapan akan menutupi bumi [01:43:02]. Belajar dari kisah gadis-gadis yang bijaksana dan bodoh, hal mendasar yang membedakan mereka adalah kepemilikan minyak cadangan [01:48:41].

Bagaimana kita mengumpulkan minyak cadangan itu? Dengan cara tidak hidup untuk diri sendiri, melainkan mau bergerak menjadi berkat, menunjukkan kebaikan, dan mengasihi sesama yang membutuhkan [01:44:51, 01:52:31]. Ketika kegelapan dunia semakin pekat, itulah saatnya bagi anak-anak Tuhan yang rohaninya terbangun untuk bangkit dan bercahaya [01:43:17].


Sesuai dengan janji Tuhan dalam Yesaya 60:1-2:

"Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu." [01:44:51]


Kesimpulan:


Mari kita menyerahkan diri sepenuhnya ke dalam tangan Tuhan [01:25:52]. Izinkan Dia mengintervensi, memproses, dan membentuk manusia roh kita di dalam keheningan proses-Nya [01:23:58]. Ketika manusia roh kita kuat, Tuhan tidak akan ragu untuk mempercayakan perkara-perkara yang jauh lebih besar bagi kemuliaan nama-Nya [01:25:16). 

Komentar

Postingan Populer