TIDAK PERNAH KEKURANGAN

LIVING IN SUPRANATURAL 

TIDAK PERNAH KEKURANGAN 
EV HADASAH GLORIA PURNAMA 










































LINK YOUTUBE :https://youtu.be/vkPrxJN9G64?si=9kEkrMhvqd_KSOBx


Berikut adalah ringkasan serta tulisan khotbah yang dibawakan oleh Ev. Hadassah Gloria dalam acara KKR Bahtera bertema "Living in Supernatural":

KHOTBAH: TIDAK PERNAH KEKURANGAN

Pembicara: Ev. Hadassah Gloria

Acara: KKR Bahtera "LIVING IN SUPRANATURAL" [00:00]

Sumber: Ark Of Christ BethEl - YouTube


1. Janji Hidup yang Tidak Pernah Kekurangan

Tuhan memberikan janji dan kepastian bahwa setiap umat-Nya dipanggil untuk hidup dalam supranatural dan tidak akan pernah kekurangan [00:40]. Janji kecukupan ini bukan sekadar mengenai materi semata, melainkan mencakup kecukupan iman, kasih setia, serta anugerah Tuhan yang mengalir tanpa henti [00:49].

Dasar Firman: Ulangan 28:1–2 (Amplified Classic) Tuhan Allahmu akan mengangkat engkau ke tempat yang tinggi di atas segala bangsa di bumi ("The Lord your God will set you high above all nations of the earth"). Dan segala berkat ini akan datang serta melingkupi hidupmu ("overtake you") jika engkau mendengarkan suara Tuhan [01:15].

Tuhan Allahmu akan mengangkat engkau ke tempat yang tinggi di atas segala bangsa di bumi ("The Lord your God will set you high above all nations of the earth"). Dan segala berkat ini akan datang serta melingkupi hidupmu ("overtake you") jika engkau mendengarkan suara Tuhan [01:15]. Berkat dan kuasa supranatural yang Tuhan sediakan tidak hanya diberikan sekadar diperciki, tetapi dicurahkan secara melimpah hingga menyelubungi seluruh kehidupan [02:13]. Namun, pesan utamanya adalah: Dengarkan suara Tuhan dan lakukan perintah-Nya dengan setia [02:36].  


2. Menjaga Kesetiaan dan Keteguhan Banyak orang mudah memulai perintah Tuhan di awal karena dorongan semangat atau passion, namun sering kali pudar di tengah jalan [03:32]. Mempertahankan kesetiaan jauh lebih sulit daripada sekadar memulainya [03:46]. Oleh karena itu, Tuhan merindukan setiap orang untuk:

Mendengarkan dan melakukan firman-Nya dengan setia [05:00].

Memiliki gelora, iman, dan kasih yang tidak pernah pudar [05:09].

Meyakini bahwa ketika Tuhan memerintahkan sesuatu, Dia juga yang akan memampukan dan memberi anugerah [05:17].


3. Berkat Berasal dari Keintiman (Relationship) Dalam bahasa Ibrani, kata berkat adalah Barakah, yang berarti berkat, keuntungan rohani/materi, maupun pemberian (gift) [05:44]. Kata barakah lahir dan muncul dari sebuah hubungan (relationship) yang erat [06:06].


Pemberian Lahir dari Relasi: Tingkat kepercayaan dan pemberian yang Tuhan percayakan sangat bergantung pada kedalaman relasi dan keintiman hati kita dengan-Nya [11:38].


Bekerja Lebih Keras: Menerima hal-hal supranatural tidak membuat kita menjadi pasif atau hanya memangku tangan [12:31]. Justru seperti Rasul Paulus, anugerah dan pemberian Tuhan seharusnya mendorong kita untuk berdoa, melayani, dan bekerja lebih keras lagi [12:24].


4. Utamakan Sang Pemberi daripada Pemberian (The Giver Comes First) Pelajaran penting dalam mengiring Tuhan adalah selalu memilih Sang Pemberi daripada apa yang diberikan-Nya ("Choose the Giver rather than the gift") [13:23].

Teladan Abraham: Abraham rela mempersembahkan Isak—anak yang sangat dicintai dan dinanti-nantikan—karena ia lebih mengasihi Tuhan dibanding pemberian-Nya [13:51].


Pelajaran dari Anak Bungsu: Anak bungsu lebih mencintai harta/pemberian ayahnya daripada ayahnya sendiri, hingga akhirnya ia meninggalkan sang ayah dan hidupnya menjadi hancur [15:05].


Ketika berkat, karunia, rumah, jabatan, maupun kejayaan tidak dijadikan berhala atau menggeser posisi Tuhan di dalam hati kita, di situlah Tuhan akan mempercayakan hal-hal yang jauh lebih besar lagi [16:06].


5. Kuasa Ucapan Syukur (Overflowing Gratitude) Mengucap syukur adalah bukti nyata dari iman dan keintiman relasi kita dengan Tuhan [22:07].

Ucapan syukur menandakan keyakinan bahwa Tuhan selalu memegang kendali atas kehidupan kita, dalam situasi apa pun [22:20].

Sama seperti ketika Yesus mengucap syukur sebelum memecah-mecahkan 5 roti dan 2 ikan, ucapan syukur membuka pintu bagi mukjizat dan kelimpahan supranatural [28:31].


Kesimpulan & Doa Segala tantangan dan rintangan di depan tidak akan menggoyahkan kita selama ucapan syukur senantiasa keluar dari mulut dan hati kita [28:13]. Dengan terus nempel pada Pokok Anggur yang benar dan menempatkan Tuhan sebagai yang terutama (The Giver comes first), kehidupan kita akan terus mengalami kuasa supranatural dan tidak akan pernah kekurangan [20:43].   

Komentar

Postingan Populer