TENTARA AKHIR ZAMAN
TENTARA AKHIR ZAMAN
SADHU SUNDAR SELVARAJ
LINK YouTube: https://youtu.be/vNquSbTt49Q?si=0AeIFDSLucOPapre
Video ini berisi khotbah dari Sadhu Sundar Selvaraj yang menekankan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi akhir zaman. Berikut adalah resume dari khotbah tersebut:
1. Visi Sekolah Alkitab Akhir Zaman (LDPTC)
Wahyu Ilahi: Pada 28 April 2020, Yesus menampakkan diri kepada Brother Sadu dan memerintahkannya untuk mendirikan sekolah online guna melatih "tentara Tuhan di akhir zaman" [00:11].
Tujuan: Mempersiapkan umat beriman untuk memenuhi tujuan Tuhan, serta melatih mereka untuk melihat dan mendengar apa yang Bapa katakan dan lakukan [03:15].
Kurikulum: Last Days Prophetic Training College (LDPTC) terdiri dari 8 sekolah, termasuk Sekolah Nabi, Penginjilan Profetik, Doa, dan Studi Alkitab. Program Diploma Studi Alkitab (10 bulan) menjadi prasyarat utama [03:32].
2. Urgensi Persiapan Akhir Zaman
Pesan Khusus dari Yesus: Brother Sadu membagikan pesan bahwa orang-orang tidak menyadari betapa berbahaya dan mengerikannya masa akhir zaman nanti [07:24].
Masa Kesusahan Yakub: Merujuk pada Matius 24, masa tersebut akan menjadi waktu tersulit yang belum pernah terjadi sejak dunia diciptakan [07:48].
Tentara Tuhan: Umat Kristen harus dilatih menggunakan "senjata rohani" (pedang Roh) agar tidak salah sasaran dan malah menyerang satu sama lain [08:29].
3. Karakter Ilahi dalam Menghadapi Kesalahan
Jangan Mempermalukan Sesama: Brother Sadu menegaskan bahwa Roh Kudus bekerja secara pribadi untuk menyadarkan dosa, bukan untuk mempermalukan orang di depan umum [14:43].
Teladan Yesus: Ia merujuk pada kisah wanita yang berzina dalam Yohanes 8. Yesus melindungi wanita itu dari amukan massa dan berurusan dengannya secara pribadi setelah orang lain pergi [12:08].
Kritik di Media Sosial: Ia memperingatkan bahwa memposting kesalahan orang lain di internet atau YouTube bukanlah cara Tuhan, melainkan pengaruh roh jahat yang bertujuan mempermalukan umat Tuhan [09:38].
4. Kasih dan Kebenaran
Menerima Orang, Bukan Dosanya: Tuhan mengasihi semua orang (termasuk kelompok marginal seperti LGBT), namun Ia tidak membenarkan gaya hidup yang bertentangan dengan Kerajaan Allah [13:39].
Cara Ilahi vs Cara Iblis: Iblis mempermalukan di depan umum (seperti Simson yang diarak), sedangkan Roh Kudus menegur dan memulihkan secara pribadi [14:21].
Video ini ditutup dengan ajakan untuk berdoa dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh melalui pengajaran yang mendalam [14:51].





Komentar
Posting Komentar