LEGACY JOHN G LAKE
LEGACY JOHN G LAKE
Warisan rohani John G. Lake (1870–1935) berpusat pada pemulihan kuasa penyembuhan ilahi dan baptisan Roh Kudus. Sebagai pelopor gerakan Pentakosta, ia terkenal karena pelayanannya yang melatih orang biasa untuk berdoa bagi orang sakit, membuktikan bahwa kuasa Perjanjian Baru masih berlaku di masa kini.
John G. Lake lahir di Kanada pada tahun 1870. Ia pergi ke Afrika Selatan sebagai misionaris pada tahun 1908 dan pelayanannya diperkirakan telah menghasilkan satu juta orang yang bertobat dan mendirikan lebih dari 625 gereja. Pada tahun 1914, John G. Lake dipanggil oleh Tuhan ke Spokane, Negara Bagian Washington, AS, di mana ia mengumpulkan tim pria dan wanita yang ia namai "Teknisi Penyembuhan". Ia membuka serangkaian ruangan di Gedung Rookery di pusat kota Spokane yang akhirnya dikenal sebagai "Ruang Penyembuhan". Dalam kurun waktu lima hingga enam tahun, tercatat lebih dari 100.000 penyembuhan dan Spokane dinobatkan oleh perwakilan pemerintah federal sebagai "kota tersehat di dunia".
John G. Lake adalah seorang pria yang memiliki tujuan, visi, kekuatan, dan karakter; satu-satunya tujuan hidupnya adalah membawa kepenuhan Allah kepada setiap orang. Ia sering mengatakan bahwa rahasia kuasa surga bukanlah pada perbuatan, tetapi pada keberadaan. Ia percaya bahwa orang Kristen yang dipenuhi Roh Kudus harus menikmati jenis pelayanan yang sama seperti yang Yesus lakukan ketika hidup di bumi, dan bahwa kenyataan ini hanya dapat dicapai dengan melihat diri mereka sendiri sebagaimana Allah melihat mereka.
Berikut adalah pilar utama dari warisan rohaninya:
1. Pelayanan Ruang Penyembuhan (Healing Rooms)
Pada tahun 1915 di Spokane, Washington, ia mendirikan Healing Rooms, sebuah tempat di mana siapa pun yang sakit dapat datang untuk didoakan.
Pendekatan ini memberdayakan jemaat biasa untuk melayani penyembuhan. Warisan ini terus berkembang secara global melalui jaringan seperti International Association of Healing Rooms.
Kota Tersehat di Dunia
Pada usia 16 tahun, John G. Lake menyerahkan hidupnya kepada Kristus selama pertemuan kebangunan rohani Bala Keselamatan. Sebagai seorang dewasa muda, ia pindah ke Afrika Selatan dan memulai pelayanan mukjizat yang luar biasa.
Pada tahun 1914, Lake kembali ke Amerika Serikat dan menetap di Spokane, Washington. Di sana ia membuka "ruang penyembuhan," sebuah tempat di mana orang dapat berdoa dan mencari Tuhan.
Selama lima tahun berikutnya, pelayanannya mendokumentasikan lebih dari 100.000 penyembuhan.
Spokane dikenal bukan hanya sebagai kota tersehat di Amerika, tetapi juga kota tersehat di dunia.
2. Kuasa dan Otoritas Orang Percaya
Pesan utamanya menekankan bahwa setiap orang percaya memiliki akses ke Roh Kudus dan otoritas penuh untuk menaklukkan penyakit dan kuasa kegelapan.Baginya, karunia Roh Kudus adalah perlengkapan ilahi agar gereja dapat melanjutkan pekerjaan Yesus.
3. Misi Afrika Selatan yang Bersejarah
Sejak kedatangannya pada tahun 1908, pelayanannya di Afrika Selatan berdampak sangat masif, diperkirakan menghasilkan ratusan ribu pertobatan dan pendirian ratusan gereja dengan manifestasi kuasa Allah yang luar biasa.
Banyak catatan sejarah pelayanannya menyoroti pemulihan fisik dan rohani yang mendalam di wilayah tersebut.
'Membuka Kembali Sumur-Sumur'
"John G. Lake adalah seorang pria yang haus akan Tuhan, haus akan kebenaran, Firman, dan dari Firman itu, ia sampai pada penemuan bahwa Tuhan tidak hanya mampu menyembuhkan, tetapi Dia juga bersedia menyembuhkan," kata Cal Pierce, direktur Healing Rooms Ministries .
Pada pertengahan tahun 1990-an, Pierce adalah seorang pengembang properti di California yang bersiap untuk pensiun. Namun, ia mengatakan bahwa setelah banyak berdoa dan berpuasa, Tuhan menunjukkan kepadanya rencana lain untuk hidupnya.
"Akhirnya, di akhir puasa, Roh Kudus dapat masuk ke dalam roh saya dan Dia berkata, 'Aku ingin kamu menggali kembali sumur-sumur penyembuhan turun-temurun yang dimiliki John G. Lake di Spokane, membuka kembali sumur itu setelah 80 tahun,'"
Di lorong Ruang Penyembuhan di Spokane, terdapat delapan ruang penyembuhan. Ada "Ruang Api," "Ruang Portal," "Ruang Gelombang Kemuliaan," dan masih banyak lagi.
John G. Lake adalah seorang pria yang mengalami pelayanan kerasulan menurut standar abad pertama dan mengubah dunia di setiap tempat yang ia kunjungi. Kehidupan dan pelayanannya merupakan representasi dari bejana yang menyerahkan diri kepada Allah sebagai tempat kediaman bagi kehadiran-Nya yang nyata. Melalui dia, Roh Kudus mampu menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, menyelamatkan orang yang tersesat, dan menyatakan hakikat dan karakter Kristus yang sejati. Ia menunjukkan bahwa Yesus Kristus tetap sama kemarin, hari ini, dan selamanya.
Menurut setiap definisi Alkitab, kehidupan John G. Lake mewakili pelayanan kerasulan sejati. Melalui dia, amanat agung menjadi kenyataan dan Kerajaan Allah dinyatakan di bumi. Pelajaran berharga dapat dipetik dari kehidupannya yang mengungkapkan kunci-kunci kuasanya di hadapan Allah. Pemeriksaan yang cermat terhadap kehidupan dan pelayanannya dapat membantu Gereja untuk kedatangan dan pemulihan yang akan datang.
MENYATU DENGAN ROH KUDUS
Ia percaya bahwa pelayanan kerasulan didefinisikan dan diwujudkan melalui individu-individu yang menjadi tempat kediaman Allah. Roh Kudus secara harfiah bermanifestasi dalam roh, jiwa, dan tubuh orang percaya, mengambil alih sepenuhnya Gereja-Nya, menganugerahkan kepadanya sifat, atribut, dan potensi-Nya. Proses ini bukan sekadar reformasi; ini adalah pembaharuan dan transformasi. Pria dan wanita diperbarui oleh Roh Allah dan diubah oleh Roh Kudus, menjadi satu Roh dengan Dia.
Persatuan dengan Roh Kudus bukanlah sekadar karunia kuasa, melainkan karunia dari Allah sendiri. Karena kebutuhan, Lake mengenal kuasa penyembuhan Allah melalui pelayanan Alexander Dowie. Pada akhir abad kesembilan belas, ia disembuhkan secara ajaib dari penyakit mematikan bersama saudara laki-laki, saudara perempuan, dan istrinya. Selain itu, seorang saudara perempuan lainnya secara harfiah dibangkitkan dari kematian melalui pelayanan Dowie.
Perkenalan dengan kuasa Tuhan ini memulai pencarian dalam dirinya untuk tidak hanya mengenal penyembuhan dari Tuhan…tetapi juga Tuhan yang menyembuhkan. Keinginannya terpenuhi, demikian ia gambarkan, ketika ia menjadi tempat kediaman Tuhan dalam perjumpaan yang dahsyat dengan Tuhan dan Kemuliaan-Nya.
BERJALAN DENGAN TUHAN
Pada usia enam belas tahun, John G. Lake mengenal kuasa penyelamatan Kristus. Pengalaman keselamatannya sangat nyata, seperti yang ditunjukkan dalam perubahan hidupnya. Banyak orang di sekitarnya mengamati transformasi ini dan berkata, “Kamu telah dibaptis dalam Roh Kudus”.
Sementara teman-temannya di sekitarnya mengatakan bahwa ia telah dipenuhi dengan Roh Kudus, Lake mengalami kerinduan akan Tuhan yang hampir tak tertahankan. Ia mulai mencari Tuhan dan mengenal kuasa pengudusan Roh Kudus melalui pelayanan seorang awam bernama Melvin Pratt.
Saudara terkasih ini memperkenalkan Lake pada pembasuhan air oleh Firman yang menghasilkan kehidupan yang jauh lebih kaya dan diurapi dalam dirinya. Orang-orang di sekitarnya mengakui bahwa ia pasti telah menerima baptisan Roh Kudus. Namun Saudara Lake masih mendambakan lebih banyak lagi.
Beberapa tahun kemudian, Lake diperkenalkan kepada kuasa penyembuhan Allah melalui Alexander Dowie. Setelah mengalami sendiri kuasa yang luar biasa ini, ia pindah ke Zion, Illinois, dan bergabung dengan Dowie. Ia menerima dari Roh Kudus pengurapan penyembuhan Allah yang luar biasa. Banyak mukjizat dan manifestasi Roh menyertainya. Orang-orang di sekitarnya kembali mencoba meyakinkannya bahwa ia telah menerima baptisan Roh Kudus.
Menjelang pergantian abad, Lake telah mengalami pengalaman keselamatan yang luar biasa, perjumpaan pengudusan yang jauh lebih dahsyat, dan penganugerahan pelayanan penyembuhan. Di setiap kesempatan, orang-orang di sekitarnya berusaha meyakinkannya bahwa ia telah menerima kepenuhan Roh Kudus, namun hatinya tetap merindukan Tuhan lebih dari sebelumnya.
Akibatnya, ia memulai masa puasa, doa, dan menantikan Tuhan selama sembilan bulan. Selama waktu itu, ia dengan putus asa mencari tempat di dalam Tuhan yang akan memuaskan kerinduan hatinya. Di akhir masa perpisahan itu, Lake mengalami pengalaman yang luar biasa dengan Tuhan. Di dalamnya, Lake mendapati dirinya dikelilingi oleh awan kemuliaan. Sejumlah besar kebajikan dan kuasa mengalir melalui batinnya dengan gelombang kemuliaan.
Lake kemudian menceritakan pengalaman ini dengan mengatakan, “kemuliaan pengalaman ini tetap ada dalam jiwaku. Aku mendapati bahwa hidupku mulai terwujud dalam berbagai karunia Roh. Penyembuhan menjadi lebih dahsyat. Sifatku menjadi begitu peka sehingga aku dapat meletakkan tanganku pada pria atau wanita mana pun dan mengetahui organ mana yang sakit, dan seberapa parah.”
Ia tahu bahwa dirinya telah dibaptis dalam Roh Kudus dan menjadi tempat kediaman Allah. Hati dan jiwanya kini merasa puas, Roh Kudus berdiam di dalam dirinya, berbicara melalui dirinya, dan memenuhi setiap serat keberadaannya.
Pada musim inilah sains bahkan memberikan kesaksian tentang kekuatan penyembuhan dan penciptaan kembali dari Roh Kudus. Lake mengunjungi rumah sakit dan mulai mendiagnosis kasus-kasus yang tidak dapat dianalisis oleh para dokter. Para dokter kemudian bersaksi bahwa diagnosisnya benar.
Pada kesempatan lain, ia membiarkan dirinya diperiksa oleh mikroskop dan mesin sinar-X agar para dokter dapat menyaksikan Kuasa Tuhan saat ia berdoa untuk individu-individu. Mereka benar-benar memasang instrumen tersebut pada pasien dan mengamati melalui instrumen sains yang paling canggih bagaimana jaringan mulai dipulihkan dan sel-sel manusia merespons kekuatan doa.
Akhirnya hatinya merasa puas karena ia telah menerima kepenuhan Roh Kudus yang menghasilkan sifat dan karakter Kristus di dalam dirinya. Ia percaya, seperti yang diajarkan Kitab Suci, bahwa pengalaman kehadiran Roh Kudus ini kini memperlengkapinya untuk melanjutkan pelayanan Kristus seperti yang dilakukan para Rasul terdahulu.
Joshua Ivan Sudrajat



Komentar
Posting Komentar