TRUE ENEMY
*THE TRUE ENEMY*
-Ps. Joshua Christian-
BMN NATIONS
Musuh yang sesungguhnya seringkali bukan musuh yang kelihatan.
Dosa dan masalah yang kelihatan seringkali hanyalah buah dari akar yang lebih dalam. Seperti pohon yang tidak berbuah, masalah utamanya seringkali ada pada akar, tanah, atau penyakit yang tidak terlihat.
Banyak orang hanya berfokus pada buah yang terlihat, tetapi tidak pernah membereskan musuh yang sesungguhnya.
Mazmur 9:17 TB
Ada banyak dosa yang seringkali dianggap biasa, padahal penting di mata Tuhan.
Salah satunya adalah melupakan Tuhan dna perbuatanNya.
Banyak orang berpikir dosa hanya hal-hal besar, padahal seringkali ada dosa-dosa kecil yang tidak disadari tetapi memiliki dampak yang besar.
Banyak tokoh Alkitab jatuh bukan karena satu dosa besar yang tiba-tiba muncul, tetapi karena masalah yang tidak pernah dibereskan di dalam hidup mereka.
Contohnya:
* Simson tidak pernah membereskan keinginan terdalamnya.
* Saul tidak pernah membereskan gengsi dan hatinya.
* Elia berhadapan dengan keletihan yang tidak ditangani.
* Yudas tidak pernah mengampuni dirinya sendiri.
Seringkali yang membuat seseorang jatuh bukan dosa besar, tetapi hal-hal kecil yang terus dibiarkan.
*Degradasi*
Degradasi adalah penurunan yang terjadi secara perlahan dan bertahap.
1 Samuel 3:1-2 TB
Inilah degradasi:
sesuatu yang seharusnya dianggap darurat mulai dianggap biasa.
Ketika firman mulai jarang, hadirat mulai hilang, visi mulai kabur, tetapi hati tetap tenang dan merasa semua baik-baik saja, itulah tanda degradasi sedang terjadi.
Degradasi tidak selalu besar.
Sedikit pergeseran yang terlihat kecil dapat menghasilkan tujuan akhir yang sangat berbeda.
1 Samuel 3:3 TB, Imamat 24:2-3 TB
Di zaman Musa, api Tuhan tidak boleh padam.
Namun pada zaman Eli, sesuatu yang dulunya dianggap kudus mulai dianggap biasa.
Inilah ciri degradasi:
* Yang dulu dijaga sekarang dibiarkan.
* Yang dulu dianggap penting sekarang dianggap biasa.
* Yang dulu menjadi prioritas sekarang mulai tergeser.
Perjalanan rohani tidak hancur dalam satu hari, tetapi melalui penurunan standar yang terus dibiarkan.
*Degradasi Kabod*
1 Raja-raja 14:25-27 TB
Rehabeam mengganti perisai emas dengan perisai tembaga.
Dari jauh keduanya terlihat mirip, tetapi nilainya berbeda.
Inilah gambaran degradasi:
Kehilangan kabod lalu menggantinya dengan performance.
Ketika kabod hilang, manusia cenderung menggantinya dengan:
* Penampilan
* Show
* Citra
* Performance
* Kemegahan lahiriah
Yang terlihat masih mirip, tetapi substansinya sudah berbeda.
Yang Tuhan cari bukan citra, tetapi bahan baku asli kehidupan seseorang.
Banyak kerajaan dan generasi tidak jatuh karena kehilangan kekuatan luar, tetapi karena kehilangan bobot di dalam.
Ketika kabod hilang:
* Citra menggantikan karakter.
* Penampilan menggantikan kualitas.
* Popularitas menggantikan kebenaran.
* Hukuman bertambah karena kesadaran batin menghilang.
Pelayanan bisa tetap berjalan.
Acara bisa tetap ramai.
Jiwa-jiwa bisa tetap datang.
Tetapi yang harus diperiksa adalah apakah kabod Tuhan masih ada.
Daud hidup dari perjalanannya bersama Tuhan. Tongkat Daud berbicara tentang hubungan dan pengalaman nyata bersama Tuhan.
Generasi berikutnya mulai menggantikan pengalaman dengan simbol, lalu simbol dengan penampilan.
Degradasi terjadi ketika manusia mulai kehilangan esensi tetapi tetap mempertahankan bentuk luarnya.
Musa berhadapan muka dengan muka dengan Tuhan.
Generasi berikutnya mengalami tingkat pengalaman yang berbeda.
Lalu pada zaman hakim-hakim, setiap orang mulai melakukan apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
Degradasi selalu dimulai ketika standar Tuhan diganti dengan standar manusia.
2 Yohanes 1:7-8 TB
Waspadalah supaya jangan kehilangan apa yang telah dikerjakan oleh para pendahulu.
Salah satu pekerjaan roh penyesat adalah membuat sesuatu yang salah terlihat biasa.
Yang dulunya dianggap serius mulai dianggap normal.
Yang dulunya dianggap penting mulai dianggap sepele.
Yang dulunya dijaga mulai diabaikan.
Dari luar bentuknya masih sama, tetapi fungsinya sudah hilang.







Komentar
Posting Komentar