SEPAKAT DENGAN TUHAN DAN PEMIMPIN

SEPAKAT DENGAN TUHAN DAN PEMIMPIN 

EV IRENE TEDJO 



























LINK YOUTUBE ; https://youtu.be/-1V92rx_AI8?si=TqgbY-EyGHE53_3i



Berikut adalah ringkasan tulisan dan perenungan rohani berdasarkan khotbah dari Coach Irene di kanal Bahtera Media Network yang berjudul "Sepakat dengan Tuhan dan Pemimpin".


Sepakat dengan Tuhan dan Pemimpin Menghasilkan yang Ilahi dan Keajaiban

Salah satu kunci tercepat untuk kita bertumbuh menjadi versi terbaik (the best version) dari diri kita adalah memiliki hati yang mudah sepakat dengan Tuhan dan sepakat dengan pemimpin yang telah Tuhan tetapkan atas hidup kita [00:37]. 


Kesepakatan ini bukanlah sekadar ketaatan buta, melainkan sebuah sikap hati yang rendah hati dan percaya pada kedaulatan Tuhan.


1. Sepakat dengan Tuhan


Sepakat dengan Tuhan berarti kita berhenti melawan proses yang Tuhan izinkan terjadi di hidup kita. Tidak ada satu pun proses yang terjadi tanpa seizin-Nya [01:06].


Formulanya adalah: Proses + Respon yang Benar = Menghasilkan yang Ilahi dan Keajaiban [01:39].


Contoh Yusuf: Mengalami proses yang menyakitkan (dibuang, ditipu, dipenjara), namun ia merespon dengan mengampuni dan sepakat dengan penetapan Tuhan [01:52].


Contoh Simon Petrus: Meskipun secara logika ia telah gagal menangkap ikan semalaman, ia memilih sepakat dengan perkataan Yesus dan menebarkan jalanya kembali [03:16].


Ayat Alkitab Pendukung:

Yesaya 1:19 – "Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu." [01:29]


Kejadian 50:20 – "Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar." [02:12]


Lukas 5:5 – Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." [03:01]


2. Sepakat dengan Pemimpin


Orang yang mau dididik dan tunduk kepada pemimpin akan mengalami pertumbuhan rohani dan karakter yang jauh lebih cepat [04:15]. 


Sering kali kita hanya mau tunduk pada pemimpin yang baik atau yang sesuai dengan kenyamanan kita. Padahal, pemimpin yang keras mendidik kita sering kali adalah alat Tuhan untuk mengeluarkan potensi terbaik dalam diri kita [04:28].


Contoh Rut: Kesepakatan dan ketaatan total Rut kepada mertuanya, Naomi, mengubah nasib dan masa depannya secara radikal. Rut tidak merasa sok tahu, ia rendah hati, dan ia memilih menempatkan dirinya di bawah otoritas orang yang memegang perjanjian Tuhan [05:11]. 


Melalui ketundukan ini, Rut diangkat Tuhan hingga menjadi nenek moyang Mesias [07:44].


Ayat Alkitab Pendukung:


Ibrani 13:17a – "Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu..." [04:15]

Rut 3:5 – Lalu kata Rut kepadanya: "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan." [05:51]


3. Langkah Praktis Menjaga Kesepakatan


Membangun Trust (Kepercayaan): Jika diberi tugas oleh pemimpin, lakukan dengan cepat, tuntas, dan tepat waktu [15:39]. Pelihara kepercayaan itu dan jika melakukan kesalahan, akuilah dengan jujur [16:10].


Just Do It (Dengarkan dan Lakukan): Jangan menunda ketaatan. Taat yang tertunda sering kali menghilangkan momentum mukjizat [17:11].


Selalu Tanya Tuhan: Andalkan Roh Kudus dalam segala hal karena Dia tahu jalan keluar di tengah kemustahilan [18:48].


Upgrade Diri menuju Kedewasaan: Tinggalkan sifat kekanak-kanakan (inner child) yang mudah tersinggung atau mogok saat diproses. Miliki respon yang dewasa [26:07].


Ayat Alkitab Pendukung:

1 Korintus 13:11 – "Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu." [26:25]


Kesimpulan:

Ketika kita menjaga kesatuan hati (unity) dan sepakat dengan arah tuntunan Tuhan melalui pemimpin, kita sedang membuka pintu bagi mukjizat-mukjizat besar. Tembok kemustahilan yang tebal sekalipun akan runtuh ketika umat Tuhan berjalan dalam kesepakatan ilahi [11:49].


Untuk menonton khotbah selengkapnya, Anda bisa mengunjungi link video berikut:

https://youtu.be/-1V92rx_AI8 

Komentar

Postingan Populer