Kandil

Kandil

Disalin dari buku: "Jalan Keimaman" - Ev. Daniel Krestianto





KANDIL
            Kandil merupakan tempat untuk menaruh minyak dan sumbu dan merupakan bagian yang menyatu dengan pelita.
Imamat 24:4
Di atas kandil dari emas murni haruslah tetap diaturnya lampu-lampu itu di hadapan TUHAN."

            Ayat di atas jelas sekali menegaskan bahwa kandil haruslah terbuat dari emas murni. Dan tahukan anda, proses apa yang harus dialami emas sampai ia menjadi emas murni yang mahal harganya? Ia akan melalui sebuah proses yang panjang dan tidak mudah; mengalami pembakara yang berulang-ulang, sampai emas tersebut benar-benar sempurna. Sama halnya dengan hidup kita, bahwa kita akan mengalami proses pemurnian.
Daniel 12:10a
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji

            Tidak bisa dielakkan bahwa kehidupan kita akan mengalami berbagai ujian yang berguna untuk memurnikan dan menyucikan kita, supaya dilayakkan serta senantiasa mendapat perkenanan-Nya.
            Saat kita merelakan hidup kita dibawa masuk dalam proses pemurnian yang seturut dengan kehendak BAPA, hal inilah yang akan membuat pelita hidup kita akan menjadi penerang bukan hanya untuk hidup kita saja melainkan juga bagi hidup banyak orang, sebab proses yang kita alami akan membuat kehidupan kita menggambarkan karakter Kristus yang akan memberkati dan mengubahkan orang di sekitar kita.
            Hal seperti inilah yang harus kita miliki sebagai imam-imam Allah Yang maha Tinggi. Sekali lagi saya katakana bahwa anda dan saya adalah imam-imam Allah, dan haruslah kita semua meneladani kehidupan dari Imam Besar kita Yesus Kristus. Kita harus merelakan dan mencintai semua proses yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita. Sebesar dan serela apa kita menyediakan hidup untuk diproses maka sebesar itu juga pemurnian Tuhan akan berlaku. Dan seberapa besar pemurnian itu terjadi sebesar itu juga kemuliaan yang akan kita terima kelak.

Komentar

Postingan Populer