Seminar Ibu Iin TW

 Seminar Ibu Iin TW Manado 1

 

Tahun depan akan terjadi banyak bencana dan pergolakan dr ekonomi, politik sampai cuaca.

Tp itu memang hrs terjadi sebelum Tuhan datang, tp itu baru awal dr kesudahan. Tanda2 itu membuat anak2 Tuhan harus bersiap2.

Banyak negara2 maju mulai menandatangani chip , krn itu akan menghemat triliunan, tp alkitap berkata "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka- Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat- malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba"

Bahtera: masuk dlm bahtera berarti akan dimampukan untuk diatas terus dan menari diatas gelombang.
Bukan berati enak2an saat didalam bahtera, tp tetap bekerja.
masuk ke bahtera dan membangun bahtera bukan kerjaan Nuh, tp kita hrs ikut membangun agar jutaan orang diselamatkan.

Kejadian 5:29
Nuh(anak yg membawa penghiburan, solusi/jawaban) saat kita jd Nuh, kita hrs menjadi pembawa solusi bukan musibah.
Pembangun bahtera bukan seorang pengacau dan pengadu domba.

Co: ibu Irene seorang consultan bank yang menangani bank2 yang koleps tidak berpenghasilan. Menjadi maju dan berkembang.
Ibu irene menangani dr interior, satpam, terima telp, WC, dia konsultan dl$ segala hal. Dia datang merombak segala hal hanya dlm 2 hr menjadi berpenghasilan 50x lipat . Inilah Nuh.
Dari caramu berbicara, berpikir bertindak apakah km sudah jd pembawa solusi.

Kejadian 6:5-6
Sering kali kita jahat.
Lihat orang diberkati iri, lihat orang sukses tidak suka. Hati2 kl dr pagi hati kita tidak ada sukacita, tp iri, marah, pahit, jahat. Itu memilukan hati Tuhan .
Setiap ada perkelahian antar gereja atau anak2 Tuhan itu menyakitkan hati Tuhan . Kl Dia melihat gereja tidak bertumbuh, tidak ada pujian penyembahan itu memilukan hatiNya.

Apakah kita sudah menyukakan hati Tuhan? , apakah kita sudah membuat Bapa kita bangga?

Generasi Nuh adalah generasi yg berkarunia, generasi yg mempunyai hubungan intim dgn Tuhan .
Saat orang punya karunia tp tdk intim itu tdk berguna. Saat anak Tuhan intim tp tidak berkarunia itu jg tidak berguna.
Yg Tuhan mau adalah kita intim dan berkarunia , sehingga kita bisa tetap berada dipuncak2 tertinggi dlm segala hal.
Semua tokoh2 alkitab adalah orang2 jenius diatas rata2, tidak ada anak Tuhan yg bodoh, semua hrs diatas rata2, jenius.
Karunia sangat dibutuhkan dlm segala hal , karunia membuat kita menjadi seorang pembangun bahtera. Karunia membuat kita berjalan dlm ketepatan.
Generasi Nuh adalah generasi yang penuh ketaatan.
Minta kpd Tuhan karunia2 , Tuhan memberikan dgn murah dan Alkitap berkata dia membagi kepada setiap orang. Tuhan setiap kali membuka gudang kita bisa mengambil apa yg kita butuhkan.
Hanya sering kali anak2 Tuhan tidak mengaktifkan karunia2 itu dan tidak tau cara menggunakannya.
Semua karunia2 itu sudah ada dlm tubuh kita, kita hanya tinggal memakainya.
Karunia membagi2 adalah karunia apapun yg kita sentuh jadi emas. Tuhan akan terus penuhi gudang kita shg kita menjadi sangat kaya.
Saat kita mengaktifkan karunia maka seluruh hidup kita akan menjadi lebih mudah. Membuat hidup kita berarti dan diatas rata2 tp bukan untuk diri kita sendiri melainkan untuk membangun bahtera.

Hidup anak Tuhan yang tidak benar akan menjadi batu sandungan saja.
Anak Tuhan yg tidak benar berkatnya akan digerogoti oleh belalang pelahap. Neraca keuangannya akan terus turun dan tidak akan naik.

Pembangun bahtera hidupnya tidak bercela. Bila kita buka celah dan diingatkan Roh Kudus, maka kita harus langsung berhenti, bertobat dan minta dibungkus darah anak domba. Jangan jadikan masa lalu sebagai alasan untuk tidak meninggalkan dosa, dan membuat kita tidak bertumbuh, tidak berlari dan menjadi penghambat. Semua masa lalu hrs jd batu pijakan untuk next level.

Hidup bergaul dgn Tuhan , bicara terus dgn Roh Kudus. Bergaul adalah melibatkan Tuhan dalam segala aspek.
Maka kita akan menjadi orang2 yang membangun bahtera, orang2 yang akan menyelamatkan banyak orang .

By: Ibu Mikhael Iin Tjipto Wenas , 21 November 2012 (JKI City Worship)

Komentar

Postingan Populer