Memilih Didikan Tuhan

Memilih Didikan Tuhan
Pdt. Petrus Agung Purnomo



Mat 23: 32 – Konteksnya teguran Tuhan kepada orang Farisi. Tapi statemen ini berlaku universal, dan ini adalah warisan dalam kehidupan kita. Jika lakukan hal yang baik dan benar, warisannya juga akan baik bagi anak cucu kita, namun jika sebaliknya warisannya juga akan buruk bagi anak-cucu kita. “Jadi penuhilah juga takaran nenek moyangmu”. Setiap kita punya nenek moyang yang punya ukuran/ takaran tertentu, dan Tuhan perintahkan kita untuk memenuhi takarannya.
Gal 3:29 – Jika kita milik Kristus maka kita juga keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah
Artinya ketika kita di dalam Kristus, yang jadi nenek moyang rohani kita adalah Abraham. Maka takaran yang harus kita penuhi adalah takaran Abraham.
Kita perlu tahu apa saja yang Tuhan perintahkan kepada Abraham supaya Abraham dan keturunannya mendapatkan tanah perjanjian/ Kanaan.
Dalam peperangan rohani kemarin diperangi 2 roh yang saat ini bekerja kuat dalam gereja Tuhan:
  1. roh yang mencuri iman kita dengan segala macam perkataan-pernyataan-situasi yang seakan-akan mempertanyakan Tuhan. Akibatnya kita tidak bisa beriman seperti anak-anak, malah dewasa dalam kejahatan.
  2. roh beban berat. Akibatnya orang menjauh dan murtad dari Tuhan
Kej 13:14-18 – Ada 3 ungkapan yang merupakan cara Tuhan memberi sebuah takaran kepada Abraham sehingga bisa menikmati tanah Kanaan. Jika kita ingin mendapat tanah Kanaan, maka takaran ini juga harus kita penuhi. Ringkasnya: Iman
ay 14: Pandanglah dan lihatlah
Kata pandanglah punya beberapa arti/unsur, yang masing-masing menunjukkan mentalitas kerajaan Tuhan.
1. Mengampuni
> Jangan pernah datang ke Tuhan dengan hati yang tidak mengampuni.
Jika kita punya hati yang marah, kecewa, dendam, maka belum bisa masuk katagori pertama.
Untuk mendapat tanah Kanaan Tuhan ingin semua umatNya yang punya hati yang bersih dan manis, bukan hati yang pahit. Jika pahit – Tuhan tidak bisa beri kepercayaan yang besar, karena akan jadi kejam dan bernafsu balas dendam.
Yesus pernah dituduh sebagai beelzebub (=raja lalat). Setan adalah raja lalat. Disebut beelzebub karena yang diserang domba. Lalat menyerang domba dengan masuk ke telinganya. Maka telinga domba perlu diurapi sehingga lalat tidak bisa masuk. Jika lalat bisa masuk dan bertelur – jadi larva – akhirnya masuk ke otak dan domba jadi gila. Setan menyerang hanya dengan omongan – masuk ke telinga domba-domba Tuhan, menciptakan larva dan membuat jadi gila. Setan akan mencoba pertanyakan semua janji Tuhan dalam hidup kita → usir saja.
Ikut Tuhan dan percaya yang DIA katakan, ikut lalat hanyaakan dibawa ke sampah – karena lalat tidak pernah diusir di sampah.
Kebaskan semua yang bukan dari Tuhan, yang mengganggu pikiran dan perasaan kita.
2. Membawa senjata
Membawa senjata artinya siap tempur. Di dalam dunia ini tidak ada yang tanpa pertempuran
Misal: otak berkata sekolah/kerja – badan berkata tidur
Kita bisa pilih yang baik – iblis sodorkan yang jelek. Jika kita tidak persenjatai diri kita menghadapi semua pilihan dalam hidup – kita akan rugi besar.
Bersiaplah untuk sebuah pertempuran, bawa senjata, perlengkapi diri kita !
3. Ingini
Apa yang tidak kita ingini- tidak akan pernah kita dapatkan.
Jika kita mengingini bukan untuk kedagingan kita tapi mengingini apa yang Tuhan mau sediakan dan berikan bagi kita.
Keinginan muncul karena kita ciptaan Tuhan, dan Tuhan juga punya keinginan.
Selama kita mengerti hal itu tidak menyakiti hati Tuhan dan membawa kebaikan: ingini Kanaan kita dengan luar biasa, ingini hidup yang berkelimpahan !
Semua kita punya kebutuhan dan keinginan. Jika itu membawa sesuatu yang luhur – mengapa tidak kita inginkan?
Ay 15 – bersiaplah dan jalanilah negeri itu
4. Bersiaplah dan Jalani
Bersiaplah = arise-bangkit, gigih
Jika kita sudah mengampuni orang yang bersalah kepada kita, sudah memperlengkapi diri kita dengan senjata (jiwa maupun roh), kemudian kita ingini. Tapi kita perlu kegigihan.
Belajar jadi orang yang gigih, tahan banting, tidak mudah dijatuhkan, tidak gampang menyerah, tahan menghadapi badai – karena kita punya Tuhan yang hidup.
Seringkali untuk mendapat Kanaan membutuhkan waktu, alot, sehingga butuh kegigihan dan keuletan.
Dibutuhkan iman dan kesabaran – gabungannya adalah kegigihan, tidak gampang menyerah, dan Tuhan suka orang yang seperti ini.
Jalani artinya langsung mulai bergerak maju.
2 macam orang yang mendapat pertolongan Tuhan:
  1. Tuhan berbelas-kasihan. Misal orang yang sakit 38 tahun dan menunggu di tepi kolam Betesda.
  2. Orang yang ada iman di hatinya – juga akan ditolong Tuhan dengan cara yang berbeda.
Firman berkata “terlebih berkat memberi daripada menerima” – hidup bukan untuk diri sendiri, tapi mengarahkan tangan untuk memberkati ke arah yang Tuhan perintahkan.

Komentar

Postingan Populer