Menjadi Tawanan Roh

Menjadi Tawanan Roh (Definisi dan Premi) - Ev. Iin Tjipto


Jaminan berbicara seperti asuransi yang harus kita bayar preminya, seperti halnya kita bayar premi asuransi. Tuhan sangat rindu untuk memberkati, tetapi dibutuhkan akil balik dan menjadi dewasa.
Seberapa kita punya tekad, sebegitu juga Tuhan akan percayakan banyak hal buat setiap anak-anakNYA.
Tetapi banyak didapati bahwa setiap anak-anakNYA tidak mau dididik oleh Tuhan.
Tawanan Roh bukan dibuat untuk menyusahkan hidup kita, tetapi membuat kita ditarik masuk dalam rencana Tuhan.
Tawanan Roh adalah seluruh aspek dalam hidup kita termasuk istri, anak, dsb
Definisi tawanan Roh menurut Paulus:
1. Melayani dengan sikap hineni. Tanpa memiliki sikap hineni dan memilih pelayanan hanya yang enak, tidak akan pernah membuat kita untuk menjadi dewasa dalam Tuhan (Kis 20:19), Jangan pernah lalaikan ajaran Tuhan, tetapi terus ajari orang lain disekitar kita.
2. Belajar untuk tau tugas masing-masing (Kis 20:20)
3. Terus bersaksi kepada orang orang disekitar kita dan memenangkan jiwa (Kis 20:21)
4. Fokusnya adalah mencapai garis akhir dan menyelesaikan apa yang Tuhan mau (Kis 20:24)
5. Jaga keluargamu, kotamu, karena banyak sekali roh yang akan mencoba menghancurkan (Kis 20:28)
6. Bekerja bukan saja untuk menghidupi hidupnya sendiri tetapi kawanannya (Kis 20:34)
7. Menyerahkan mutlak hidupnya ditangan Tuhan (Kis 20:22)
10 Premi yang harus dibayar setiap hari untuk menjadi tawanan roh:
1. Mata, harus memilih tertuju kepada Tuhan bukan pada persoalan atau keadaan. Disaat Tuhan menyuruh sesuatu bahkan rasanya tidak mungkin, tetap percaya kepada Tuhan.
2. Telinga, Paksa dirimu setiap hari untuk dengar Firman Tuhan. Tidak cukup untuk hanya mendengar Firman setiap hari minggu, tapi sepanjang minggu harus terus isi dengan Firman.
3. Lidah dan mulut kita, Terus perkatakan hal yang positif, jangan hal yang negatif atau gosip. Buat deklarasi lewat mulut kita hari lepas hari.
4. Otak, Cara berpikir kira harus sinkron dengan apa yang Tuhan mau, bukan saja mengerjakan hal yang rohani, tetapi juga mengerjakan hal secara jasmani. Buang semua memori masa lalu yang negatif.
5. Hati. Tuhan mau hati kita ditanamkan cinta Tuhan lebih dari segalanya, cinta akan Firman, mencintai keluarga, pekerjaan, bangsa dan negara bahkan pelayanan. Cinta itu harus dipupuk hari demi hari lewat doa yang bisa kita lakukan.
6. Jiwa. Perkatakan untuk jadi dewasa, berhenti untuk kekanakan dan mudah tersinggung. Cabut semua keinginan dan kemanjaan serta kelemahan didalam jiwa. Ingini yang Tuhan mau dan miliki karakter Kristus.
7. Kaki. Berjalan kemanapun Tuhan suruh, minta biar Tuhan ikat kaki setiap kita untuk tidak berjalan diluar kehendak Tuhan.
8. Pakaian. Cek dan Perhatikan setiap pakaian yang dipakai, termasuk apapun yang menempel dalam setiap barang yang kita miliki.
9. Usahakan bangun antara jam 1 s/d 5 pagi untuk mengambil berkat, ikat semua hal yang mencoba mencuri berkat, bangun tembok buat apapun yang melekat dalam hidup kita.
10. Setiap hari makan buah, karena menjelang akhir jaman akan banyak sekali virus yang disebar. Perkatakan tolak semua virus, sakit penyakit, kelemahan dan jadi kuat sebelum kita makan buah tersebut.
Ringkasan Kotbah Ibu Ev. Iin Tjipto
2 Maret 2014 @GBI Shekinah, Jl. Soepeno 11 Temanggung

Komentar

Postingan Populer