INDONESIA PENUH PENGHARAPAN

INDONESIA PENUH PENGHARAPAN



Sewaktu penyembahan dalam acara doa bersama untuk bangsa Indonesia, saya menerima sebuah penglihatan rohani : musuh dan sekutunya sedang melancarkan serangannya atas Indonesia, ada gerombolan belalang pengerip yang dilepaskan dari ujung timur Indonesia, ada kawanan belalang pindahan yang dilepaskan dari ujung barat Indonesia, ada belalang pelompat dalam jumlah besar dilepaskan dari utara Indonesia, dan sejumlah besar belalang pelahap datang dari selatan Indonesia. Dan para belalang tersebut sedang bergerak cepat menuju Jakarta. Sudah ada beberapa daerah yang sudah terkena serangan dari belalang tersebut, sebagian wilayah jawa sudah termakan gerombolan belalang dan mereka semakin hari semakin agresif....belalang belalang ini sengaja dilepaskan oleh musuh dan sekutunya dengan memanfaatkan setiap pintu yang masih terbuka untuk mengerogoti kesatuan dan persatuan bangsa.

Kebencian, dendam, luka batin, SARA, kekuatiran dan ketakutan menjadi pintu masuk yang masih terbuka di bangsa Indonesia, dan dengan cerdik musuh memanfaatkannya hanya untuk membunuh 'pengharapan'. Belalang belalang tersebut sedang melahap setiap tunas tunas muda yang bertumbuh; mereka membungkam suara suara orang benar yang masih ada di negeri, kita dapat melihat dengan sangat nyata bahwa kebenaran seolah olah menjadi tak berdaya di bangsa ini.
Seperti inilah penglihatan yang Roh tunjukkan atas kondisi bangsa Indonesia seperti yang tercatat dalam

Yoel 1:4  Apa yang ditinggalkan belalang pengerip telah dimakan belalang pindahan, apa yang ditinggalkan belalang pindahan telah dimakan belalang pelompat, dan apa yang ditinggalkan belalang pelompat telah dimakan belalang pelahap.
Indonesia sedang dilanda serangan bertubi-tubi.

Namun ketika peserta doa bersama untuk Indonesia bersehati dan berdoa, saya melihat ada 'angin dan awan tipis' yang keluar dari setiap mulut orang yang bersehati sedang berdoa; lalu angin dan awan tipis dari masing masing orang seperti menyatu membentuk kumpulan angin dan awan yang besar, semakin lama semakin kencang angin dan semakin tebal awan yang terjadi. Lalu tiba tiba saja Tuhan datang dengan membawa 2 gada, gada api dan gada air. Tuhan berkata : AKU YANG BERPERANG BAGIMU. AKU MELINDUNGIMU DARI RUANG TAHTA. Seketika itu juga gada api memusnahkan semua belalang yang sedang mencoba mendekat.

Lalu Tuhan berkata lebih lanjut: KEPADA GEREJAKU, AKU MEMBERIKAN OTORITAS UNTUK MEMBUKA DAN MENUTUP GERBANG. ENGKAU DAPAT MEMBUKA GERBANG SURGA, ENGKAU BISA MENUTUP GERBANG NERAKA. lalu gada air disebarkan melalui pintu gerbang surga, membasahi semua tanah atas bangsa, sehingga tunas tunas muda yaitu tunas Daud bertumbuh. Tunas tunas yang tidak dapat dimakan oleh belalang. Lalu Tuhan berkata lagi :

DARI GEREJAKU AKAN AKU UTUS ORANG ORANG BENARKU UNTUK MEMIMPIN NEGERI DENGAN KEBIJAKSANAAN, KEADILAN DAN KEBENARAN SEHINGGA BANGSA INDONESIA DILIPUTI KEADILAN DAN KEBENARAN.

Yeremia 33:15  Pada waktu itu dan pada masa itu Aku akan menumbuhkan Tunas keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri.

Seketika itu juga pengharapan akan masa depan yang baru, masa depan Indonesia yang penuh semarak hadirat Tuhan, pengharapan akan bangsa Indonesia baru yang takut akan Tuhan, yang menjadi mitra bangsa-bangsa, yang menjadi inspirasi, hadir menggantikan atmosfer yang ditabur musuh dan sekutunya.

Masih dalam lingkupan hadirat Tuhan, saya bersyafaat kepada Bapa, apa yang sekarang harus kami lakukan? Lalu saya mendengar Tuhan berkata: Indonesia adalah ciptaanKu, semudah membalikkan telapak tangan Aku akan menjungkir balikan bangsa ini, namun Aku telah berfirman untuk tidak memusnahkan makhluk hidup melalui air bah lagi setelah peristiwa bahtera Nuh, maka sekarang Aku berkehendak menggunakan tangan orang orang benarKu untuk melakukan kerinduanKu. Pada saat yang sama saya teringat akan Yoel 1:5 Bangunlah, hai pemabuk, dan menangislah! Merataplah, hai semua peminum anggur karena anggur baru, sebab sudah dirampas dari mulutmu anggur itu!

Dari ayat ini saya mendapat pemahaman yang menjadi tugas dan tanggungjawab kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan adalah membangunkan para pemabuk.

Para pemabuk adalah orang orang yang selama ini tidak sadar akan apapun yang terjadi di Indonesia, mereka yang acuh tak acuh, mereka yang gagal paham, mereka yang memilih untuk diam, mereka yang dalam keadaan terbelenggu akibat ketakutan, mereka yang terpenjara oleh ego, mereka yang tidak tahu bertindak benar, mereka yang cinta status quo, mereka yang terisap dalam zona nyaman, mereka yang mengurung diri dalam 4 tembok gereja, mereka yang tidak menghendaki perubahan. Terhadap mereka-mereka inilah yang menjadi tugas kita untuk membangunkannya.

Setiap suara kebenaran yang kita dengungkan akan membangunkan singa singa yang masih tertidur pulas, sehingga ketika mereka terbangun dan mempergunakan mulutnya dengan benar, menangis dan meratap atas kondisi negeri, maka Tuhan akan hadir di Indonesia melalui orang orang benarNya sebagai raja yang memerintah dengan bijaksana, keadilan dan kebenaran menyertai.

PERUBAHAN SUDAH MULAI TERJADI...... INDONESIA YANG PENUH PENGHARAPAN, SUKACITA, DAMAI SEJAHTERA, KEADILAN DAN KEBENARAN,  TERLAHIR DIDALAM NAMA YESUS...!!!!!! #AkuCintaTuhan (Ps. Steven Agustinus)

Komentar

Postingan Populer