Sabtu, 18 November 2017

TOKOH ALKITAB YANG SUKSES

=PERTEMUAN PEBISNIS=
Firman Tuhan oleh
Ps. Richard William
Jumat 17 November 2017, 19.00 WIB
Kemah Daud Ministries Jogja


Tuhan akan membuat kita berlimpah bukan hanya secara roh, tapi juga jiwa.

Tuhan membangkitkan karakteristik yang berbeda.
Misal: Abraham, Yusuf, Musa dll.
Mereka semua memiliki karakter yang berbeda.
Bagaimana Tuhan membuat itu terjadi?
Tuhan punya prinsip yang sama.

Dasarnya apa pun yang Tuhan minta untuk kita lakukan, kita lakukan. Jadi, sekalipun bisnis kita kecil, kita bisa sukses.

Orang yang berbeda membutuhkan waktu yang beda untuk bisa ke puncak. Ada yang cepat, tapi ada yang perlu waktu lebih lama. Tujuan Tuhan adalah membawa kita ke puncak. Jadi tdk bisa disamakan. Kompetisi kita bukan dengan orang lain tapi dengan diri sendiri.

Kita akan menggenapi rencana Tuhan.
Berikut beberapa kunci dlm PL untuk sukses.

1) ABRAHAM

Abraham menggunakan imajinasi untuk membuat sukses.
Salah satunya adalah, Tuhan nyatakan kpd Abraham bahwa keturunan Abraham seperti bintang dilangit.

Kunci sukses Abraham adalah visualisasi, Abraham bisa melihat yg orang lain tdk bisa melihat.

2) YUSUF

Kunci yang dimiliki Yusuf adalah hikmat. Ia bisa mengartikan mimpi. Ia menggunakan karunia yg Tuhan beri mulai dari hal kecil. Ia bisa menyelesaikan bkn hanya masalah orang lain ttp ia bisa menjawab masalah bangsa.

3) MUSA

Kunci sukses Musa adalah perjanjian darah. Musa membawa pelepasan, ia melepaskan bangsa israel dari perbudakan.

Melalui musa, Tuhan turunkan perjanjianNya. Musa bawa umat Tuhan untuk menyembah Tuhan. Musa pegang prinsip. Aplikasi dari darah, terjadi pengulangan perjanjian darah. P

4) DAUD
Ada 3 prinsip yang dimiliki Daud:

- Tahu Waktu Tuhan

Dalam Tuhan ada waktu yang tepat. Samuel sudah mengurapi Daud untuk jadi raja. Tp ia tdk langsung jadi raja. Ada waktu untuk jd raja. Ia tunduk dlm waktu Tuhan.
Pada saatnya,  sekalipun ia sdh jd raja, dia hanya menjadi raja di Hebron, tdk jd raja di seluruh Israel, karena saat itu masih ada Saul yg berkuasa. Daud menggu waktu Tuhan. Daud juga menunggu waktu Tuhan saat hendak berperang.

Kadang2 Tuhan janjikan sesuatu, tp ada yang namanya waktuTuhan. Kita maunya instan. Kenapa? Karena kita tdk bisa menunggu. Kalau saudara ingin sukses, tunggu waktu Tuhan.

Kadang bisnis yang benar tp waktunya salah, jadinya salah.Jd saudara harus tahu waktu Tuhan.
Sebelum berkat datang, Tuhan pastikan karakter kita benar. Kadang kadang karena karakter  yg tidak benar, orang tdk bisa membawa kelimpahan. Apakah karakter saudara siap memegang uang? Jika saudara diberi uang byk apakah saudara tidak korupsi?

Tuhan beroperasi di waktu yg tepat. Yaitu di kairos yg tepat. Yesus tdk termotivasi oleh emosiNya, tp Ia termotivasi oleh waktu Tuhan.

Pada waktu itu murid-murid memanipulasi Yesus dengan emosi, tp Yesus tidak mudah terprovokasi. Contohnya ttg kisah Lazarus yg mati dan dibangkitkan.
Saat Lazarus sakit, Yesus tdk dtg, ttp Yesus dtg saat Lazarus sdh mati. Sepertinya ini bukan waktu yg tepat. Waktu yg salah, dan metode yg salah. Mengapa Yesus pergi saat Lazarus sdh mati?

Embriomai, dari kata embrio yg artinya kelahiran. Saat Yesus dpt kabar bhw Lazarus sakit, Yesus tahu bahwa blm waktunya bertindak. Ia menunggu waktu Tuhan.

Yesus tdk peduli apa kata muridNya, ia hanya mendengar kata Bapa. Saat Lazarus mati, Yesus tahu itulah waktunya bertindak. Waktu sorga itu tdk sama dg waktu dunia.

Daud menunggu waktu Tuhan. Saat hendak maju perang, Daud menunggu daun yg bergerak. Karena Itu adalah tanda yg diberikan Tuhan. Ini sprt anak kecil, menunggu daun yg bergerak. Tp Daud mau taat, yaitu menunggu waktu Tuhan untuk bertindak.

Ada waktu untuk Tuhan memberkati saudara, ada waktu Tuhan  untuk mempromosikan saudara, ada waktu untuk Tuhan mempertemukan saudara dengan orang yang tepat.

Bisnis yang benar, waktu yang tepat, lokasi yang tepat, orang yang tepat, akan membawa saudara bisa sukses.

Tuhan ingin kita ada dlm hadiratNya, spy Tuhan bisa menyatakan ide-idenya.

- Belajar Metode yang Benar

Kunci yg dimikiki Daud adalah belajar metode yg benar atau cara yang benar.

Pada waktu Daud bawa Tabut Perjanjian, awalnya ia bawa Tabut Perjanjian dg cara yg salah. Tp Daud mau belajar metode yg benar.

Waktu yg benar, dg sikap yg benar, tetapi jika dilakukan dg cara yg salah, hasilnya salah. Tuhan punya cara2.

Kalau saudara mau mengikuti metode atau cara Tuhan, saudara akan sukses.

Tuhan adalah Tuhan dg metodologi. Di alam spiritual, benih adalah realita.

Jika saudara ingin memicu Tuhan untuk bertindak, saudara perlu benih. Saudara tidak perlu realita.

Yesus menyuruh muridNya untuk memberi makan 5000 orang. Bagaimana caranya? Meskipun hanya ada 5 roti dan 2 ikan, itu cukup bagi Yesus. Itu seperti benih.
Lalu benih itu dibawa pada Allah Bapa. Yesus berterimakasih kepada Bapa.

Dalam alam roh, kita harus berterimakasih dl lalu kita akan menerima. Di dunia, kita terima dulu lalu berterimakasih.

Ada prinsip Tuhan yg sama, yaitu Tuhan tidak pernah gagal. Ketika saudara aplikasikan prinsip tersebut saudara akan sukses.

- Pujian dan Penyembahan.

Itulah sebabnya mengapa Daud menulis banyak mazmur melebihi yg lain, Daud senantiasa memuji dan menyembah Tuhan.

Ulangan 8:10
Ketika saudara makan, saudara memuji Tuhan dan berterimakasih. Ttp ayat ini menyatakan kita berterimakasih sebelum dan sesudah makan.

Ulangan 28:47
Kita harus berterimakasih pada waktu kita belum diberkati. Terobosan akan datang, pada waktu kita beroperasi sebelum menggunakan metode Tuhan dan tahu waktu Tuhan, kita harus berterimakasih. Jangan berterimakasih pada waktu pertolongan Tuhan sudah datang. Itu terlambat.

Ketika kita menyembah semua bisa ditaklukkan.

Maz 3:1
Tuhan akan melindungi aku. Daud tahu itu karena Daud menyembah Tuhan.

Datanglah ke hadapan Tuhan, dan tanyalah apa yg Tuhan mau katakan. Saat saudara tahu apa yang Tuhan katakan Saudara akan menang. Tuhan ingin setiap kita menjadi sukses. Ini dijamin oleh Tuhan.

Tuhan mencintai saudara. Tuhan ingin memberkati saudara. Jd saat bangun pagi hari,  bersyukur dan berterimakasihlah untuk berkat yang akan Tuhan berikan hari ini. Saudara harus ubah cara pikir saudara. Berterimakasihlah sebelum semua Tuhan berikan.

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar