DEEP CALLS UNTO DEEP

• DEEP CALLS UNTO DEEP •
Ev. Indriati Iin Tjipto
Minggu, 17 Juni 2017

Setiap kita harus mulai masuk dalam panggilan kita, dan tidak bisa mengharapkan bpk gembala yg mengerjakan semuanya.

Setiap orang dalam gereja harus berfungsi dalam bidangnya, sehingga semakin cepat bertumbuh.

Destiny - Panggilan

Roma 11:2
Allah tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Allah...

1. Tuhan memanggil dan itu Destiny kita atau tujuan kita.
2. Dan setiap panggilan dan tujuan kita ada harga yg harus dibayar
3. Kita harus mempelajari Destiny kita.
Seperti kalau kita ke Semarang atau ke London atau kemana saja.

Ada ongkos yg dibayar dan harus tau bagaimana ke tujuan kita.

Tuhan sudah memberi tanda pada setiap kita bahkan sejak kita di dalam kandungan. Kita sudah ditetapkan dan ditentukan.

Bahkan seperti sekarang ini buat robot, harus ditentukan dulu ini robot buat apa?
Apakah robot koki atau penyapu jalanan.
Manusia saja merencanakan begitu detail.
Maka terlebih lagi Tuhan menetapkan Destiny kita.

Masalahnya kita tidak pernah tanya dengan serius apa bagian kita di Gereja.

Kita punya bagianya masing2, dan temukan apa yg Tuhan sudah tanam dalam hidup kita.

Contoh: Joshua anak saya. Sejak usia 3 tahun sudah suka film dan cerita. Sejak SMP sudah tulis banyak buku. Bakatnya sudah kelihatan ada tandanya. Tapi Stephen anak saya satunya lagi sejak 3 tahun biasa lihat roh. Waktu kerusuhan 1998 dia lihat roh2 jahat dan berkata bahwa ada banyak orang jahat yg merusak semuanya.

Mazmur 42:7-8
Samudera raya berpanggil-panggilan dengan deru air terjun-Mu; segala gelora dan gelombang-Mu bergulung melingkupi aku. TUHAN memerintahkan kasih setia-Nya pada siang hari, dan pada malam hari aku menyanyikan nyanyian, suatu doa kepada Allah kehidupanku.

Roh Kudus mau melanda setiap orang. Dan Roh Kudus dilambangkan seperti Air Terjun. Namun apakah hati kita cukup luas untuk menampung Air Terjun itu.

Banyak orang punya panggilan yang ajaib, namun seberapa kita merespon. Bahkan saat diberitau bahwa kamu punya pengurapan Rasul, hanya berpikir itu bercanda dan tidak percaya.
Sehingga semua urapan jatah yg besar tidak pernah tertampung dan tidak jadi. Sehingga kita seperti bawa beskom ke air terjun.

Banyak orang dinubuatkan secara spektakuler, namun tidak punya kerinduan yg besar. Namun ada juga dinubuatkan hanya melakukan kecil, namun merespon dengan sepenuh hati. Sehingga Tuhan percaya yang jauh lebih besar.

Seperti saya mulai pelayanan di usia 12 tahun, melayani anak-anak dan mengumpulkan mereka setiap jumat sehingga terjadi deep calls unto deep.
Hari ini Tuhan percayakan sekolah dg ribuan anak dan melayani orang miskin. Dan ada seribu rumah singgah dan banyak pelayanan buat orang miskin melalui pengobatan, sembako, sekolah.

Dulu berpikir melayani orang miskin itu bagi2 duit kepada yg miskin. Ternyata panggilan itu sendiri deep calls unto deep.

Ada orang muda usia 18 tahun yang kelihatanya diam saja dan tidak merespon. Namun setelah ibadah minta didoakan. Dan Tuhan berkata kamu akan diberkati Tuhan untuk melayani dan memberkati. Kemudian dia mulai bangun setiap jam 5 pagi dan menyembah Tuhan. Dan mulai memasak untuk anak-anak jalanan.
Kemudian memulai buka restauran dan dalam waktu singkat punya 20 restauran dengan income milyaran. Saat ada acara Bahtera, kebanyak anak muda memilih melayani ditarian. Tetapi dia memilih untuk memasak di dapur.

Ini yang namanya deep calls unto deep. Sekali menerima nubuatan langsung merespon. Tetapi ada orang sudah dinubuatin 20 tahun selalu datang dengan baskom ke air terjun itu.

Seperti Joshua ke Malaysia tidak diantar dan Stephen juga ke UK sendirian. Saat Joshua tiba, belum ada kost dan menurut orang semua tmpt kost penuh dan mahal. Tetapi kemudian Tuhan berkata: 'Ikut Aku'. Dan Joshua menemukan tempat yg baru dibangun dan dapat dengan setengah harga. Joshua ingin tinggal di apartment yang ada gym nya dan harga murah di Malaysia. Karena kalau di Jakarta tidak mungkin tinggal di apartment karena ada rumah. Kemudian dia jalan dengan Tuhan dan menemukan gedung yang tinggi dengan semua fasilitas lengkap dengan gym, dan fasilitas olah raga semua gratis. Dapat dengan 1/3 harga untuk 1,5 thn.
Dan itu adalah waktu yang diperlukan untuk selesaikan S2 di Malaysia.

Tuhan sudah menyediakan jauh sebelum kita memintanya. Karena Tuhan menyediakan bagi kita yg lebih besar dan ajaib.

Apakah Tuhan boleh deep calls unto deep dengan kita? Apakah kita mengharapkan air terjun atau hanya setetes air?

Ketika kita memberi perintah kepada pembantu mempersiapkan makanan, pasti kita menyediakan fasilitas buat dia menyelesaikan perintah kita. Kalau hari ini Tuhan memerintahkan kita melakukan sesuatu apakah kita merespon? Karena setiap ada perintah, ada kasih setia.

Biar setiap pagi kita minta Tuhan memberikan kita perintah, dan kasih setia Tuhan memampukan kita menyelesaikan semuanya. Dan setiap malam kita memberikan pengagungan kepada Tuhan.

Sangat bagus kita melihat di alam roh, buat dan ciptakan di alam nyata.
Jangan berhenti setelah melihat dialam roh, namun lihat untuk menciptakan dialam nyata. Karena hidup untuk bekerja, berkarya dan menciptakan.

Tuhan kita Tuhan yg besar seperti air terjun. Jangan pernah puas dengan hidupmu yang sekarang.

Jadilah rekan sekerja Tuhan..
Karena setiap kita punya bagian masing2.

Banyak orang berpikir jadi pendoa tidak bisa kaya. Ada seorang pendoa yg bisa mendengar suara Tuhan. Suatu kali datang mengetok rumah, dan berkata Tuhan menyuruh saya mendoakan orang sakit di rumah ini. Dan benar ada orang yg sakit. Dan kemudian didoakan walaupun dia bukan orang Kristen. Kemudian kasih kartu nama dan berkata kalau ada apa-apa hubungi saya. Besoknya Bapak yg di doakan itu pendarahan dan ada daging gumpal2 keluar selama 3 hari. Kemudian pergi ke dokter dan dokter kaget dan berkata Cancer Prostatnya sembuh. Pendoa itu ditelpon dan diminta supaya semua keluarganya di doakan. Dan dia diberi cek 400Jt.

Efesus 1:18
Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Tuhan mau kita menyatakan kebenaran dan kemuliaan Tuhan. Kalau hidup kita ngepas terus, itu tidak mulia. Tuhan mau menyatakan yg ajaib dalam hidup kita.

Sejak Muda pak Yusak ayah saya sudah melayani Tuhan. Dan ketiga anaknya kuliah dan semua punya sekolah sendiri. Dan semua cucu sudah menyelesaikan S2 dalam usia muda dan punya usaha sendiri. Ini berkat bagi semua yg berani masuk dalam panggilan.

Biar bagaimanapun Tuhan membuat orang yang masuk dalam panggilan menjadi besar dan sangat kaya.

Adalah kerinduan Tuhan dan hati Tuhan buat semua orang mengalami Kemuliaan dan Kekayaan-Nya. Bukan hanya untuk orang tertentu. Karena dalam sekejap Tuhan bisa membuat kita sangat kaya. Apakah kita mau membayar harganya?

Tuhan mau kita kreatif, produktif dan berdampak. Itu namanya hidup, berfungsi.
Biar kita di dapati menjadi orang yg menyelesaikan Destiny.

Buat Movement dan warisi dengan kuat dan dampak lebih besar.

Efesus 4:1
Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.

Di Jepang yg mau jadi sumo harus ditentukan sejak usia 5 tahun dan makan 20 kuning telur setiap hari.

Kalau mau jadi joki maka berat badan tidak boleh lebih 50 kg dan tinggi badan maximal 160 cm. Maka dia harus diet seumur hidupnya. Kebalikan dengan pesumo harus makan terus.

Contoh ada seorg penari di tmpr kam. Dia memilih menjadi penari balet, dan tidak pernah makan nasi. Hanya buah dan sayur. Tidak boleh ada lemak sama sekali.

Seberapa kita berpadanan dengan panggilan kita? Kalau mau menjadi rasul, kita harus menginjil dan belajar hukum dan ketetapan.

Kita harus mempersiapkan diri kita untuk bisa masuk dalam panggilan kita.
Orang yg punya panggilan dan tahu Destiny-nya tidak membiarkan waktu terbuang sia-sia. Namun membuat jadi efektif.

Persoalan banyak orang tidak dapat menata hidupnya. Dan kita harus berpadanan dengan panggilan kita.

Banyak orang ngeroh, tapi tidak bisa kerja, tidak bisa menghitung dan tidak tertib hidupnya.

Firman Th berkata, barangsiapa mau membangun menara hendaklah dia duduk dan menghitung semuanya dengan benar.

Kita harus menggabungkan yg ilahi dan semua kebijaksanaan. Ngeroh, menghitung dan berdampak dan membuat semua berhasil. Sampai tidak ada yg miskin diantara kita.

Karena Kekristenan itu adalah cara hidup.
Iman adalah semua aspek kehidupan.
Beriman tapi berhutang...itu ada yg salah dengan dirinya. Kalau Tuhan suruh buka pelayanan tapi tidak bisa memenuhi, berarti ada yg salah. Kalau Tuhan suruh buka pabrik dan tidak menghasilkan dg cara apapun, pasti ada yg salah.

Walaupun dari Tuhan dan disuruh Tuhan, selalu ada hitunganya. Karena Tuhan memberikan kita hikmat dan kekuatan untuk menjadi kaya. Berhenti diawang-awang. Pelayanan boleh jalan, tetapi keluarga harus selalu diurus.
Hidup kita harus berpadanan dengan Iman.

Ini jaman Daud & Salomo. Kita harus cinta Tuhan seperti Daud dan kaya seperti Salomo.

Sumber FB Indriati IIN

Komentar

Postingan Populer