Oleh Karena PerjanjianNya

*Oleh Karena PerjanjianNya*

*Pdt. Petrus Agung Purnomo*

2 Raj 8:7-15

Hal-hal yang bisa diperoleh dari kisah di atas:


*1. Roh Tuhan ada di dalam kita, dan membuat kita jadi jawaban bagi dunia.*


Ben-Hadad adalah raja Aram, dan tidak termasuk bangsa Israel. Mereka punya tuhan, ibadah dan nabinya sendiri. Elisa datang ke Aram, raja Aram sakit, raja Aram yang kafir melakukan hal-hal yang orang Yahudi dan Kristen tidak lakukan, yaitu mengirim panglimanya: Hazael untuk menanyakan kondisi Ben-Hadad kepada Elisa. tapi dia juga berikan persembahan yang sangat besar, dimuat pada 40 ekor unta, hanya untuk pembayaran atas 1 pertanyaan, dan bukan minta disembuhkan !

Makin dekat kedatangan Tuhan ke-2, kemuliaan Tuhan akan semakin nyata. Semua keIlahian yang Tuhan impartasikan kepada kita akan jadi jawaban untuk dunia. Jika ada Roh Tuhan di dalam kita, tidak boleh ada kekhawatiran dll. Semua prinsip-prinsip rohani akan menghasilkan perubahan terhadap hal-hal jasmani di sekitar kita. Yang ada di dalam kita lebih dari semua kekayaan di luar dan akan membuat kegoncangan, karena ada Tuhan di dalam kita !

Di PL hanya orang-orang tertentu yang diurapi Roh Kudus dan bisa bernubuat. Di PB diawali dengan Yesus : 100% Allah dan 100% manusia! Dan Pribadi ini ada di dalam kita, menjadi kepala kita dan kita tubuhNya! Seharusnya secara legal kita tak terkalahkan / unbeatable !

Barang apapun itu, jatuh di tangan yang berbeda, maka hasilnya akan beda.

Contoh:
Batu di sungai. Biasa aja, tidak ada istimewanya. Saat guide Israel cerita Daud vs Goliat, bagaimana Daud ambil 5 batu. Batu yang biasa di tangan seorang yang diurapi Tuhan menjadi alat pembunuh raksasa. Maka turis ziarah dari Indonesia ambil batu dari sungai itu untuk souvenir.

Hari ini Roh Tuhan sudah diberikan kepada kita, dan ada di dalam kita. Maka batu apapun di tangan kita akan jadi pembunuh raksasa-raksasa dalam hidup kita. Harusnya dari anak-anak Tuhan seperti kita keluar jawaban bagi dunia !

Roti janda Sarfat: siapa yang menggigit pertama, itulah yang menentukan. Saat yang makan nabi yang diurapi Roh Tuhan, maka tepung dan minyak tidak habis dan bisa menghidupi keluarga itu sampai hujan kembali turun.


then you say in your heart, ‘My power and the might of my hand have gained me this wealth
“And you shall remember the LORD your God, for it is He who gives you power to get wealth,

that He may establish His covenant which He swore to your fathers, as it is this day (Ul 8:17 – 18)


Tangan kita kerja untuk dapat kekayaan, tapi kita harus berkata: Tuhan yang bekerja melalui tangan kita dan memberi kita “the Power to get wealth” – kuasa untuk mendapatkan kekayaan. Bukan soal tangannya, tapi yang di dalam kita lebih besar dari dunia !


*2. Tuhan selalu beri kesempatan pada kita untuk bertobat dengan mengusik nurani kita*



Then he set his countenance in a stare until he was ashamed; and the man of God wept. (Ul 8: 11)


Elisha menatap Hazael sampe Hazael merasa malu (english). Saat ditatap dalam oleh Elisa, Hazael malu karena sadar bahwa semua niat jahat di dalam hatinya terbongkar! Orang yang punya sesuatu yang tidak benar di dalamnya, jika ditatap dalam, akan salah tingkah. Saat Hazael ditatap Elisa, itu Tuhan beri kesempatan hazael untuk bertobat. Tapi dia tidak berbalik, dan jadi orang yang kejam.


Seringkali Tuhan menatap dalam kepada kita, mencoba untuk bicara ke dalam hati nurani kita, tapi seringkali kita abaikan karena ada ambisi dan keinginan yang kuat.


Tujuan seseorang mengabaikan nurani:

Sekedar untuk survive/ tidak terlalu malu. Contoh: kentut dan tidak mau mengaku.

Ada orang-orang yang nuraninya begitu tumpul, sehingga lakukan apapun yang merugikan orang lain, tetap tidak merasa bersalah. Akibatnya ada banyak korban. Padahal korban-korban tersebut didengar Tuhan. Maka saat Tuhan akan menurunkan berkat besar, bisa batal !

Tuhan selalu beri kita kesempatan untuk berpaling dan berbalik.

Jika itu tidak kita gunakan, maka akan timbul masalah. Jaga nurani kita tetap murni!


Saat orang hampir di tipu, biasanya bilang sudah terasa. Artinya Roh Kudus sudah peringatkan, tapi kita acuhkan karena ketamakan dan keinginan daging.


*3. Perjanjian Tuhan mematahkan semua penindasan dalam hidup kita*


2 Raj 13: 1-7 – Nubuatan Elisa atas Hazael tergenapi, Jumlah pasukan Israel yang ratusan ribu dibantai habis oleh Aram.

2 Raj 13: 22-24

And the LORD was gracious unto them, and had compassion on them,

and had respect unto them,because of HIS covenant with Abraham, Isaac, and Jacob,

and would not destroy them, neither cast them from HIS presence as yet. (2 Raj 13: 23)

Penindasan, aniaya, persoalan Hasael hebat, tetapi tiba-tiba semua berubah karena perjanjian/ covenant Tuhan. Karena perjanjian itu, Tuhan beri anugrah, belas kasihan, dan juga penghormatan kepada Israel, dan di ayat berikutnya Hazael mati.


Kita orang-orang perjanjian! Bukan sekedar perjanjian Tuhan kepada Abraham-Ishak-Yakub yang sekian generasi masih berlaku, maka 2000 tahun yang lalu ada covenant terbesar: Yesus dikorbankan bagi kita! Ini jauh lebih besar dari Abraham-Ishak-Yakub.


Setiap kali kita menghadapi tekanan, ingatkan Tuhan akan perjanjian di Golgota, maka saat Bapa ingat apa yang dibayar anakNya untuk kita, itu akan menghentikan semua masalah kita !


Perjanjian Yesus kepada kita adalah perjanjian yang baru ! Dan Tuhan beri kepada kita anugrah, belas kasihan, respek dan penghormatan kepada kita karena perjanjianNya. Perjanjian ini akan menghentikan semua tindasan setan dalam hidup kita ! Kita dimerdekakan, penuh anugrah Tuhan, hidup karena anugrahNya, punya belas kasihan/ compassion mengalir dalam hidup kita terus menerus. Ujungnya Tuhan respect kepada kita! Jika Tuhan hormati kita, manusia pun akan hormati kita. Yang Yesus bayar buat kita jauh lebih besar dari perjanjian dengan Abraham-Ishak-Yakub!

Hari ini Tuhan ada di dalam hidup kita: Imanuel (God with-in-upon us)

Maka anugrah, belas-kasihan dan respek Tuhan akan turun dalam hidup kita


Penutup:

Hazael hancurkan begitu banyak, Tuhan hentikan karena perjanjianNya! Setan mungkin sudah curi banyak dalam hidup kita, dan ini harus dihentikan! Bukan karena kebaikan kita, tapi karena perjanjianNya: apa yang Yesus korbankan bagi kita 2000 th yang lalu!

Setiap kita mau kerjakan sesuatu, Tuhan beri kelengkapannya:

Re Write : Joshua Ivan Sudrajat

Komentar

Postingan Populer