PELAYANAN TUBUH KRISTUS


Ketika Petrus menyampaikan kebenaran dari loteng Yerusalem kepada 3000 orang yang mendengarnya, pada hari itu juga sesuatu terjadi atas diri mereka.

Kisah Para Rasul 2:41-42 (TB)  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

1. Mereka menerima perkataan Petrus

2. Mereka bertekun dalam pengajaran rasuli

3. Mereka meleburkan diri dalam kehidupan korporat

4. Mereka hidup dalam lingkupan roh doa

Ya, sekali penjelasan saja, maka mereka langsung alami perubahan yang drastis dan menjadi seturut kehendak Tuhan, yaitu muncul sebagai satu pelayanan tubuh Kristus (mewarisi roh yang sama, tujuan yang sama, dan agenda yang sama seperti yang Tuhan berikan dalam diri para Rasul)

Saya memperhatikan, material dari jemaat mula - mula sangat baik dan berkualitas. Mereka mudah percaya dan diyakinkan. Sehingga Roh dapat membawa mereka menggoncangkan kota dengan kuasa Kerajaan!

Saat saya membandingkan kualitas jemaat mula - mula dengan jemaat akhir zaman ini ternyata sangatlah berbeda jauh. Manusia akhir zaman sangatlah sulit diyakinkan oleh kebenaran. Apalagi jika sudah berbicara pelayanan tubuh Kristus dan meleburkan diri dalam kehendak Tuhan secara bersama, dibutuhkan ribuan sesi untuk menjelaskan kebenaran tersebut, dan hasilnya pun belum tentu percaya. Ya, itulah faktanya saat ini. Segala cara dan berbagai pengupasan dan penyingkapan kebenaran dilakukan oleh hamba - hambaNya hanya untuk membuat jemaat percaya saja susahnya bukan main! Sang pemimpin rohani sepertinya harus putar otak dan mencari cara menyampaikan kebenaran dengan cara yang menarik dan atraktif, hasilnya pun hanya segelintir saja yang percaya dan rela mati - matian serta gila - gilaan bagi Tuhan.

Terus terang hati saya gelisah dan 'tidak terima' dengan keadaan seperti ini. Tidak adil rasanya melihat pemimpin rohani yang gila - gilaan menyampaikan kebenaran dan menjelaskannya sedemikian rupa, namun jemaat santai saja menunggu firman datang dan terima beres saja!

Sangat berbeda dengan hati jemaat mula - mula. Yang aktif justru mereka!! Yang "putar otak" agar percaya justru mereka!! Yang mengejar para rasul untuk mendapatkan penjelasan justru mereka!! Petrus hanya sekali berkhotbah, selebihnya jemaat yang bertekun dalam pengajarannya. Mereka bertanya, mereka menyelidiki firman, dan mereka merenungkan firman sedemikian rupa sampai mereka menjadi pelaku kebenaran. Mereka meninggalkan kehidupan individualistis dan masuk ke dalam kehidupan korporat! Untuk hal ini terjadi mereka tidak membutuhkan penjelasan bersesi - sesi, berbulan - bulan, atau bertahun - tahun. Hanya satu hari saja!

Pagi ini saya seperti "terpukul" melihat kenyataan perbandingan tersebut. Tapi memang tidak bisa dipungkiri, firman Tuhan pun memang telah menuliskan, bahwa kualitas manusia akhir zaman ini persis sama seperti zaman nabi Nuh! Sulit diyakinkan dan sulit percaya, juga sangat individualistis! Yang selalu dikejar adalah kesuksesan dan berkat pribadi! (Lukas 17:26-27, 2 Tim 3:1-9) Tidak heran dibutuhkan penjelasan firman yang sedemikian rupa untuk terjadinya pembaharuan akal budi yang telah tercetak oleh dunia ini. Walaupun sebenarnya point utama segala penjelasan firman hanya untuk membuat kita mencintai Tuhan dan menyadarkan kita bahwa gereja Tuhanlah yang akan memainkan peranan penting (Yes 2) untuk terjadinya pemulihan segala sesuatu. Dengan tujuan agar jemaat dengan kesadaran penuh dan hati yang mencintaiNya dapat berfungsi dan memberi diri bagi agenda Kerajaan surga!!

Muncul pertanyaan, bagaimana caranya kita bisa memiliki kualitas seperti jemaat mula - mula? Hanya Tuhan yang sanggup mengubahkan! Ia membangkitkan hamba - hambaNya dan memberikan sikap pantang menyerah untuk memperlengkapi umatNya. Dan rela berkorban dengan tulus demi umatNya. Sampai kapan para pemimpin rohani ini bertekun menyampaikan dan menjelaskan kebenaran? Sampai jemaat alami perubahan seperti jemaat mula - mula!

Berapa lama dibutuhkan waktu perubahan? Tergantung kepada kita, umatNya! Jika kita rajin bertekun dalam pengajaran rasuli, maka hal itu akan terjadi dengan cepat!! Jadi kunci perubahan saat ini ada ditangan kita sendiri sebagai umatNya!!

Doa saya: Roh Kudus, tolong kami!! Kami mau menyingkirkan roh kristen pemalas!! Buat kami rajin, dan gila - gilaan bertekun dalam pengajaran rasuli!! Sudah cukup kami jadi orang kristen yang malas bersekutu dengan Tuhan dan malas menggali kebenaran firman Tuhan!! Biarlah hati kami mencintai Tuhan sedemikian rupa!! Sehingga seluruh waktu hidup kami dapat dipakai untuk mendengar isi hatiMu, dan melakukan kehendakMu!! Terjadilah atasku, di dalam nama Yesus!!
#AkuCintaTuhan (Ps. Steven Agustinus)

Komentar

Postingan Populer