EMPAT JENIS DOA

*EMPAT JENIS DOA*
*KEMAH DAUD MINISTRIES*
*Pdt Lukas Yoesianto*

*1. DOA PERMOHONAN *

Filipi 4:6
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

Tuhan berikan kebebasan kepada kita untuk berdoa tentang apa pun juga. Tentang apa pun juga berarti tentang apa saja atau tentang bagian-bagian di dalam hidup setiap kita, seperti tentang anggota keluarga, pelayanan, kesehatan, keuangan, pekerjaan, bisnis, sekolah, maupun lainnya. Percayalah, Tuhan memberikan kebebasan seluas-luasnya untuk kita mengajukan permohonan kepadaNya. Jadi, dari pada kita mengeluh atau mengkhawatirkan  tentang apa pun juga, lebih baik kita  berdoa tentang apa pun juga.

Yakobus 4:2, 3

“Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, ...Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.”

Tuhan itu sering menjawab doa-doa kita, bahkan terkadang memberikan lebih dari yang kita doakan, namun terkadang Dia tidak menjawab doa-doa kita.  Namun, bersyukurlah jika doa kita tidak dijawab karena

Tuhan tahu batasannya. Seadainya doa kita semuanya di jawab, belum tentu kita terus mengasihi Tuhan dan rajin ke gereja. Bisa jadi kita malah sibuk sendiri dengan kekayaan yang Tuhan berikan.

Memang saat kita berdoa atas setiap bagian hidup kita; tidak semuanya lahir dari hati kita yang murni namun percayalah Dia pasti akan memilihkan yang terbaik bagi hidup kita. Itulah sebabnya kita perlu berdoa di dalam nama Yesus — karena melalui nama itu maka Dia memilihkan alternatif yang terbaik bagi kita.

*2. DOAKAN FIRMAN*

Yohanes 15:7

“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.”

1 Yohanes 5:14

“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.”

Tuhan berjanji akan mengabulkan doa kita jika permintaan kita sesuai kehendaknya. Kehendak Tuhan yang paling riil adalah apa yang tertulis di dalam Alkitab. Jadi, jikalau kita rindu mengetahui kehendakNya maka kita harus membaca firmanNya. Dari situlah kita bisa mendoakan firman yang Tuhan rhemakan di dalam hidup kita.

*3. DOA DENGAN BERBAHASA ROH *

1 Korintus 14:2-4

“Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorang pun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasihati dan menghibur. Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.”

Siapa yang berbahasa Roh itu membangun dirinya sendiri. Tetapi mereka yang bernubuat itu sedang membangun jemaat. Alkitab mengatakan bahwa salah satu rahasia produktifitas Rasul Paulus adalah banyaknya berbahasa roh (1 Korintus 14:18). Dalam urusan merintis jemaat; ia lebih banyak dibanding rasul yang lain. Karenanya ia juga menulis surat kepada jemaat lebih bayak dibanding rasul yang lain.

Untuk itu banyak-banyaklah berdoa dengan berbahasa roh, karena yang paling tahu kehendak Tuhan dan rencana Tuhan adalah Roh Kudus. Doa permohonan dan mendoakan Firman Tuhan selalu ada batasannya, namun saat kita berdoa dengan berbahasa Roh maka tidak ada batasannya. Percayalah, doa dalam bahasa roh batasannya Tuhan karena Roh Kudua sendiri yang memimpin doa. Setidaknya, mari setiap kita 1 jam berdoa dalam bahasa roh.

*4. MENANTIKAN TUHAN (Lukas 10:39-42)*

Ada waktunya kita datang untuk berkata-kata dan mohon segala sesuatu kepada Tuhan. Namun belajarlah untuk menyediakan waktu untuk diam tidak minta apapun dan hanya mendengarkan yang Tuhan katakan. Belajarlah dari Maria (Lukas 10:39-42). Maria belajar menanti-nantikan Tuhan. Maria hanya diam dan duduk dekat kaki Yesus. Ia mendengarkan semua yang diucapkan Yesus. Dari situlah ia tahu banyak rahasia tentang rencana Allah, waktu Tuhan dan kehendak Allah bagi hidupnya dan masa depannya.

*Dampak dari menanti-nantikan Tuhan adalah:*

1. Berbuah ketepatan seperti yang Tuhan mau (Matius 26:12).

2. Diberi kehormatan oleh Tuhan (Matius 26:13).

Saudaraku, mari bersama-sama kita membangun kehidupan doa yang kuat dan bertumbuh karena di sanalah kunci kekuatan, kemenangan dan terobosan.

Disarikan dari kotbah Pdt. Ir. Lukas Yoesianto di Ibadah Raya Kemah Daud Ministries pada tanggal 28 Juli 2019.

Komentar

Postingan Populer