ANIAYA UMAT TUHAN DI AKHIR ZAMAN
ANIAYA UMAT TUHAN DI AKHIR ZAMAN
PS DANIEL PANDJI
LINK YOUTUBE https://youtu.be/pIDo2b9U-I4?si=9WW59dxruhiiHDa_
Ini adalah resume khotbah berjudul "PERSECUTION - Aniaya orang percaya diakhir Zaman" oleh Pdt. Daniel Pandji dari kanal YouTube Daniel Pandji.
Khotbah ini membahas tentang realitas penganiayaan terhadap orang percaya di sepanjang sejarah hingga masa kini, serta bagaimana umat Kristen harus meresponsnya.
Ringkasan Khotbah Mengenai Penganiayaan
1. Realitas Penganiayaan (Persecution)
Pdt. Daniel Pandji menekankan bahwa penganiayaan adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan orang percaya, seperti yang tertulis dalam 2 Timotius 3:12: "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya." [00:53].
Tujuan Iblis: Iblis memakai penganiayaan untuk menakut-nakuti dan mempersekusi agar umat Tuhan jatuh iman atau menyangkal Kristus [03:28].
Bentuk Penganiayaan: Dapat dilakukan secara politik, hukum, fisik, mental, sistematis (genosida), atau melalui kelompok radikal [03:57]. Ironisnya, sesama umat Tuhan pun bisa saling mempersekusi [04:10].
Peran Roh Kudus: Saat aniaya datang, Roh Kuduslah yang akan menuntun umat percaya tentang apa yang harus dikatakan [01:50].
2. Data dan Bukti Penganiayaan Global
Pdt. Daniel Pandji memaparkan data statistik dari Open Doors:
Jangkauan Global: Lebih dari 380 juta orang Kristen di seluruh dunia menderita penganiayaan atau diskriminasi [06:14].
Statistik Ekstrem: Dalam 30 tahun terakhir, penganiayaan terhadap orang Kristen telah meningkat dua kali lipat [07:17]. Data menunjukkan:
Satu dari tujuh umat Kristen dianiaya di seluruh dunia [07:27].
4.476 orang Kristen dibunuh karena iman [08:30].
7.679 gereja dan properti Kristen diserang [08:06].
Contoh Negara: Negara-negara dengan tingkat penganiayaan tertinggi termasuk Korea Utara, Somalia, Yaman, Libya, Sudan, Nigeria, Pakistan, dan Iran [08:59].
3. Taktik Penganiayaan Modern
Iblis terus bekerja dan selalu menggunakan tangan pemerintah untuk melakukan penganiayaan secara masif dan terstruktur [25:29]. Taktik modern meliputi:
Regulasi Hukum: Mempermasalahkan izin tempat ibadah, pendaftaran gereja (dinyatakan ilegal/liar), dan akreditasi sekolah teologi sebagai alasan untuk menghalangi pelayanan [26:08].
Anti-Kristus: Gelombang aniaya sedang menuju puncaknya melalui Kristofobia [28:55]. Anti-Kristus akan menguasai dunia dan menciptakan one world religion, memaksa denominasi Kristen bergabung dan mempersekusi yang menolak [30:27].
4. Pelajaran dari Sejarah dan Indonesia
Penganiayaan di masa lalu (seperti para rasul yang dianiaya) justru membuat kekristenan bertambah banyak [20:37]. Pdt. Daniel Pandji juga menyoroti penganiayaan di Indonesia:
Tahun Kegelapan Indonesia: Pada dekade 90-an, 1.650 gereja dibakar/dihancurkan di Indonesia [40:39].
Penyebab Kegoncangan: Hal ini terjadi karena kurangnya kesatuan (no unity) dan persaingan di antara gereja-gereja [38:54].
Dampak Positif: Di balik aniaya, selalu ada gelombang revival [39:24]. Peristiwa ini memicu gerakan doa persatuan di seluruh Indonesia (seperti World Prayer Assembly 2012 di GBK) [43:06].
Visi Misi: Gerakan kesatuan ini bertujuan menjadikan Indonesia bukan hanya mission field, tetapi mission force dengan mengirim 30.000 misionaris ke bangsa-bangsa lain hingga tahun 2033 (Gerakan G30.33) [45:47].
5. Pesan Penutup dan Dorongan
Pdt. Daniel Pandji mendorong umat percaya untuk tidak takut akan penderitaan:
Mahkota Kehidupan: "Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita... hendaklah engkau setia sampai mati, aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan." (Wahyu 2:10) [47:45].
Keep Unity: Umat harus tetap hidup di dalam kasih dan menjaga kesatuan (keep unity) tubuh Kristus, karena aniaya adalah bagian yang sudah ditetapkan dalam Firman [50:51].
Berbahagialah: "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia." (Yakobus 1:12) [51:07].
Anda dapat menonton video khotbah selengkapnya di sini: https://youtu.be/pIDo2b9U-I4.



Komentar
Posting Komentar