BUNGA BADAM
BUNGA BADAM
SEPATAH KATA HARI INI
Dasar Firman Tuhan
Bilangan 17:8 (TB) Ketika Musa keesokan harinya masuk ke dalam kemah hukum itu, maka tampaklah tongkat Harun dari keturunan Lewi telah bertunas, mengeluarkan kuntum, mengembangkan bunga dan berbuahkan buah badam.
Bunga badam (almond) adalah bunga dari pohon badam (almond) yang indah, biasanya berwarna putih atau merah muda, dan terkenal karena berbunga sangat awal di musim dingin (Januari/Februari) di Israel, melambangkan 'kewaspadaan' dan 'awal'.
Bunga ini penting dalam Alkitab, menjadi pola untuk kaki dian emas (menorah) dan simbol otoritas imam, serta melambangkan usia tua karena kelopaknya yang memutih.
Ciri-ciri dan Fakta Bunga Badam:
Warna & Bentuk:
Kelopak lembut berwarna putih atau merah muda, mengelilingi benang sari panjang.
Waktu Berbunga:
Salah satu pohon pertama yang berbunga setelah musim dingin, seringkali akhir Januari atau awal Februari, menyelimuti lereng bukit.
Makna Simbolis:
Kewaspadaan/Kewaspadaan:
Nama Ibrani untuk badam ('sya·qedh') mirip dengan kata 'terjaga'.
Otoritas: Tongkat Harun yang berkuncup dengan bunga badam menjadi bukti otoritas keimaman.
Usia Tua: Digunakan untuk menggambarkan rambut putih orang tua.
Penggunaan dalam Alkitab:
Pola pada kaki dian emas (menorah) di Tabernakel.
Tongkat Harun yang ajaib.
Pohon Badam (Almond):
Termasuk keluarga mawar (Rosaceae), sama dengan persik.
Pohon asli Palestina dan sekitarnya.
Menghasilkan buah biji (kacang almond) yang bernutrisi tinggi.
Secara keseluruhan, bunga badam adalah simbol kuat harapan, kebangkitan, dan otoritas ilahi karena kemampuannya berbunga di awal tahun, seperti yang dicatat dalam teks-teks religius dan budaya.
Tongkat Harun
Pohon Badam yang digunakan Harun berbunga dan berbuah di dalam Kemah Suci. Melalui mujizat ini, umar Yahudi mengerti bahwa keturunan Lewi yang diwakili oleh Harun dinyatakan sebagai suku imam (Bilangan 17: 1-9).
Ada dua jenis buah Badam.
Pertama, buah yang pahit. Buah ini terkenal karena minyaknya.
Kedua, buah badan yang manis. Yang biasa digunakan sebagai pencuci mulut.
Bagi telinga orang Indonesia, istilah buah Badam merupakan istilah yang asing terdengar. Karena memang jenis pohon ini tak pernah ada di Indonesia.
Yang menarik adalah istilah bunga Badam muncul beberapa kali dalam Alkitab. Sedeqim atau bunga Badam ini dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan Almond Tree. Mungkin dengan mendengar almond, utamanya biji almond bunga Badam menjadi istilah awam yang mudah dipahami.
Kata Shaked sendiri bisa digunakan sebagai kata kerja yang artinya melihat atau terjaga. Kata inilah yang digunakan oleh Nabi Yeremia ketika menyampaikan firman Allah.
Makna Bunga Badam di Kemah Suci
Hal unik lainnya soal buah Badam adalah tentang keberadaannya di Kemah Suci.
1. Pembuatan kaki dian emas menggunakan pola bunga buah badam.
Buah ini merupakan salah satu buah yang ada di ruang maha kudus.
2. Bunga Badam sebagai lambang otoritas kaum imam. Harun dan orang Lewi yang kelak akan melayani Tuhan menjadi kaum imam. Tuhan berbicara melalui tongkat Harun. Tuhan menyuruh kepada 12 suku Israel memberikan perwakilan tongkat disertai nama masing-masing pemimpin suku.
BUAH BADAM
Buah Badam menjadi sangat bermakna karena warna putihnya. Di banyak budaya saat itu percaya bahwa warna putih melambangkan kebaikan, kesucian, otoritas dan keilahian.
Bahkan baju imam yang akan masuk ke ruang maha kudus telah dirancang bernuansa putih atau lenin putih (Imamat 16: 4).
Di dalam Alkitab, buah Badam menjadi penting karena keunikannya. Selain karena merupakan salah satu hasil bumi terbaik Israel, warna putihnya memiliki keunikan tersendiri.
Buah badam (almond) dalam Alkitab melambangkan kewaspadaan, penggenapan janji Tuhan, otoritas keimamatan, dan kebangkitan, terutama melalui kisah tongkat Harun yang ajaib berbunga dan berbuah badam dalam semalam (Bilangan 17:8) sebagai tanda pemilihan Allah, serta permainan kata Ibrani "shaked" (badam) yang mirip "berjaga-jaga", dan bunga putihnya yang melambangkan rambut uban pada usia tua (Pengkhotbah 12:5).
Makna Simbolis dan Penggunaan dalam Alkitab:
Kewaspadaan & Penggenapan Firman: Pohon badam berbunga paling awal di musim semi (bulan Januari/Februari), menjadi simbol bahwa Allah "berjaga-jaga" atau "waspada" untuk menggenapi firman-Nya.
Otoritas Keimamatan: Tongkat Harun yang bertunas dan berbuah badam dalam semalam menunjukkan legitimasi keimamatan Harun dan kaum Lewi.
Kudusan & Kemuliaan Allah: Bunga badam putih digunakan sebagai pola pada kaki dian emas di Tabernakel, melambangkan kesucian dan terang Allah.
Usia Tua: Bunga badam yang memutih disamakan dengan rambut putih karena usia, menggambarkan datangnya kematian (Pengkhotbah 12:5).
Hadiah & Kemakmuran: Buah badam adalah barang berharga yang dihadiahkan (Kejadian 43:11).
Contoh Ayat Penting:
Bilangan 17:8: Tongkat Harun berbunga dan berbuah badam.
Yeremia 1:11-12: Tuhan menunjukkan tongkat badam kepada Yeremia sebagai simbol bahwa Dia "berjaga-jaga" untuk menggenapi firman-Nya.
Pengkhotbah 12:5: Bunga badam melambangkan rambut putih orang tua.
Keluaran 25:33: Cawan kaki dian dibuat menyerupai bunga badam.
Jatiwangi 12 Januari 2026
Only By HIS GRACE
Joshua Ivan Sudrajat



Komentar
Posting Komentar