MENUJU PUNCAK AOC

MENUJU PUNCAK

ARK OF CHRIST BETHEL

EV IIN TJIPTO PURNOMO WENAS 




















YOUTUBE : https://www.youtube.com/live/PVADoaDcsEM?si=GBQD1KF2_gCNfjPS



Berikut adalah resume khotbah dari seminar Imamat Rajani (SIR) - 16 April 2026 dengan pembicara Ibu Iin Tjipto:


Tema Utama: Menuju Puncak Destiny


Tuhan rindu membawa setiap orang percaya dari satu puncak ke puncak kemuliaan yang lebih tinggi. Panggilan ke puncak ini bukan karena ambisi manusia, melainkan panggilan langsung dari hati Tuhan [52:07].


Poin-Poin Penting Khotbah:


Divine Teamwork (Kerja Sama Ilahi)

Menuju puncak tidak bisa dilakukan sendirian. Dibutuhkan kerja sama tim yang melibatkan Bapa, Putra, Roh Kudus, malaikat, dan sesama saudara seiman [50:03].


Rahasia sampai ke puncak adalah mendahulukan kepentingan Tuhan dan orang lain di atas kepentingan pribadi [51:13].


Menyatu dengan Tuhan di Puncak

Puncak tertinggi dalam hidup adalah ketika kita menyatu dengan hati Tuhan.

Seringkali tantangan (seperti sakit penyakit atau masalah ekonomi) adalah cara Tuhan agar kita lebih menyatu dengan-Nya dan mengandalkan kekuatan-Nya [58:28].


Persiapan di Pagi Hari (Mezbah Pagi)

Tuhan sering kali membangunkan kita di waktu fajar (sekitar jam 2-3 pagi). Waktu ini sangat menentukan karena di situlah terjadi pertempuran rohani dan saat berkat diturunkan [01:03:05].

Gunakan pagi hari untuk bertanya kepada Roh Kudus mengenai persiapan apa yang harus dilakukan hari itu, apakah untuk berperang rohani, mendoakan orang, atau belajar Firman [01:04:08].


Menerima dan Mewariskan (Inheritance)

Pentingnya menerima warisan iman dan rohani dari para pendahulu serta mewariskannya kepada generasi berikutnya [01:15:08].

Warisan iman membuat seseorang memiliki ketenangan ilahi dalam menghadapi badai hidup karena ia berjalan berdasarkan apa yang telah diuji oleh generasi sebelumnya [01:17:00].


Menjebol Gerbang dan Penghalang

Ada pintu-pintu kemiskinan, ketakutan, atau kebiasaan buruk (tiang/palang) dari nenek moyang yang harus dijebol agar bisa sampai ke puncak [01:50:57].

Kita harus berani berurusan dengan kelemahan pribadi seperti kemarahan, kepahitan, atau rasa tidak percaya diri yang menghambat kemajuan rohani [01:53:26].


Membuat Jarak dengan Roh Duniawi

Sampai di puncak berarti membuat jarak yang besar dengan roh kesakitan, kemarahan, kemalasan, dan kenyamanan duniawi [02:01:14].

Terkadang kita harus berani "menyeberang" meninggalkan zona nyaman untuk melakukan kehendak Tuhan yang lebih besar [02:07:46].


Kesimpulan

Khotbah ini mengajak jemaat untuk tidak berhenti di bawah, tetapi terus naik dengan sayap anugerah Tuhan sampai mencapai puncak panggilan masing-masing melalui keintiman dan ketaatan yang radikal.


Video Link: Seminar Imamat Rajani (SIR) - 16 April 2026

Komentar

Postingan Populer