MUSIM BERBUAH MUSIM PRODUKTIVITAS
MUSIM PRODUKTIF
PS CHARLIE SHAMP
Aku mendengar Roh Tuhan berkata, “Masa kemandulanmu telah berakhir, dan Aku sedang melepaskan kesuburan yang berbicara banyak. Kamu akan berbuah pada waktunya, dan daunmu tidak akan layu.
Kamu telah berdiri di lembah keputusan, di mana angin kelelahan berhembus kencang, tetapi inilah saatmu untuk campur tangan ilahi!
Aku sedang menempatkan naungan perlindungan di atasmu dan keluargamu.
Tidak ada laporan buruk yang akan mengganggu kedamaianmu. Tidak ada kecelakaan, tidak ada kemalangan, tidak ada bahaya tersembunyi yang akan berhasil melawanmu.
Saat kamu melakukan perjalanan, malaikat-malaikat-Ku berkemah di sekelilingmu. Di saat-saat istirahatmu, mata-Ku menjaga rumahmu. Inilah musim sukacita ilahimu, di mana kecemasan digantikan oleh kekaguman akan kebaikan-Ku!
Jangan bergerak sembarangan di hari-hari ini. Biarkan langkahmu diarahkan, bukan oleh dorongan hati, tetapi oleh Roh-Ku. Aku sedang mengarahkan jalan dan mengatur pertemuan ilahi.
Pertemuan yang tampaknya kebetulan itu sama sekali bukan kebetulan, dan pintu yang tertutup itu akan terbuka lebar. Bahkan sekarang, Aku sedang menyiapkan meja di hadapanmu di hadapan setiap musuh. Tetaplah di sini.”
Waspadalah secara rohani! Kunci musim ini terletak pada hati yang selaras dengan suara-Ku.
Jangan biarkan kebisingan dunia menenggelamkan bisikan-Ku.
Dalam ibadahmu, dalam doamu, dalam saat-saat heningmu; Aku memberikan instruksi khusus yang akan membuka kejutan yang telah Kusiapkan untukmu. Aku melepaskan ke dalam rohmu bagian ganda dari Kasih Karunia untuk pendakian yang tak berkesudahan.
Kasih Karunia ini akan memposisikanmu, menopangmu, dan mendorongmu dari satu tingkat ke tingkat berikutnya, tanpa hambatan, tanpa penyesalan.
Kamu tidak hanya akan mendengar suara-Ku; kamu akan menaatinya. Kamu tidak hanya akan melihat terang; kamu akan berjalan di dalamnya. Kamu menjadi pelaku wahyu, bukan hanya pendengar. Hidupmu akan menjadi surat kebenaran yang hidup!”
-Nabi Charlie Shamp





Komentar
Posting Komentar