BERKAT PERJALANAN KE ISRAEL
BERKAT PERJALANAN KE ISRAEL
EV IIN TJIPTO PURNOMO WENAS
YOUTUBE : https://youtu.be/flyWUt3NhjM?si=8ESwcCKvwLfGbx-u
Berikut adalah resume dari khotbah yang dibawakan oleh Ev. Iin Tjipto dengan tema "Berkat dari Tanah Perjanjian" dari kanal YouTube GALILEA MINISTRY:
Pendahuluan
Khotbah ini merupakan kesaksian dan impartasi berkat rohani setelah melakukan perjalanan pelayanan ke Israel di tengah situasi yang secara manusiawi mustahil dan penuh risiko karena kondisi perang [01:46], [03:06]. Ev. Iin Tjipto membagikan 4 hal penting (karakteristik pasukan Tuhan) yang harus dimiliki agar kita dapat menerima berkat dan mengalami mukjizat dari Tuhan:
1. Memiliki Sikap Hineni (Ketaatan Total & Kesepakatan) [02:06], [10:06]
Definisi: Hineni berarti "Ini aku, aku siap melaksanakan keinginan hati-Mu" [02:30].
Belajar dari Yonatan: Ketika Yonatan memutuskan untuk mendaki dan melawan orang Filistin (yang secara logika adalah tindakan bunuh diri), pembawa senjatanya menyatakan kesepakatan penuh [02:30].
Kesepakatan dan ketaatan di tengah kemustahilan akan mendatangkan upah yang besar serta perlindungan supranatural dari Tuhan [04:57], [06:30].
Ketaatan ini harus dilakukan secara penuh (all the way), bukan setengah-setengah atau hanya memilih pelayanan yang terasa enak atau sesuai selera saja [10:06], [11:16].
2. Melakukan Segala Sesuatu dengan Segenap Hati (Heart and Soul) [13:53]
Tuhan tidak hanya mencari korban atau rutinitas pelayanan, melainkan hati yang rindu mendengar dan menangkap isi hati-Nya [22:43], [24:07].
Menjadi "tawanan cinta" Tuhan berarti melayani dengan passion, semangat, serta kerinduan untuk selalu dekat dengan Roh Kudus dalam segala situasi [23:09], [26:26].
Karakter dan perubahan hidup yang didasari oleh firman Tuhan harus nyata dan tertulis di dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat dilihat serta menjadi berkat bagi orang lain (seperti contoh kerendahan hati, sopan santun, dan ketekunan yang ditunjukkan tim anak muda selama di Israel) [35:23], [36:13].
3. Mengalir dalam Kekuatan Ilahi (God's Strength) [37:09]
Ketika kita memilih untuk hidup dengan cara Tuhan, Dia akan menganugerahkan kekuatan supranatural yang melampaui keterbatasan fisik manusia [37:20].
Ev. Iin Tjipto bersaksi bagaimana Tuhan membuka jalan-jalan yang mustahil (seperti pengurusan visa studi di Belanda masa lalu) semata-mata karena mengikuti arahan dan cara yang diperintahkan oleh Tuhan [38:54], [41:26].
4. Menjaga Kode Kehormatan (Honor) [44:01]
Sebagai pasukan Kristus, kita harus hidup menjaga Honor (kehormatan) nama Tuhan melalui sikap, etika, mentalitas pantang menyerah, dan cara kita bekerja [48:44], [52:25].
Kita harus menjadi pribadi yang sigap, tangguh, tahu bagaimana cara berperang rohani, serta mampu menyelesaikan tugas/pertempuran hingga tuntas tanpa mengeluh [55:50], [59:58].
Kesimpulan & Impartasi
Di akhir khotbah, jemaat diajak untuk menyiapkan "wadah" kehidupan mereka dengan rasa haus dan lapar akan Tuhan [01:01:36], [01:02:16]. Melalui kesaksian tambahan dari rekan pelayanan (Pak Samuel), diingatkan kembali bahwa di tempat di mana Yesus disalib (Golgota), tirai telah terbelah; segala penghambat dan kemiskinan telah dipatahkan sehingga jemaat siap menerima kelimpahan berkat rohani serta jasmani dari Tuhan [01:03:44], [01:03:53].



Komentar
Posting Komentar