MALAIKAT SUNGAI EFRAT

MALAIKAT SUNGAI EFRAT 












































Shalom


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat semalam ada seorang Pembaca Blog wa bertanya kepada saya tentang Malaikat dan Tugasnya 


Lalu dia bertanya kepada saya tentang Malaikat Perusak


Lalu Roh Kudus mengingatkan saya tentang Malaikat yang diikat di Sungai Efrat 


Istilah "malaikat Sungai Efrat" paling sering merujuk pada catatan nubuat dalam kitab Wahyu di Alkitab. Terdapat dua peristiwa utama yang melibatkan malaikat di sungai tersebut: 


Malaikat Keenam (Wahyu 16:12): Seorang malaikat menumpahkan cawan murka Allah ke Sungai Efrat, yang mengakibatkan air sungai tersebut mengering untuk membuka jalan bagi raja-raja dari timur.


Empat Malaikat yang Terikat (Wahyu 9:14-15): Diperintahkan untuk melepaskan empat malaikat yang terikat di sungai besar Efrat. Banyak penafsir teologi Kristen meyakini malaikat-malaikat ini adalah entitas jahat (setan atau malaikat yang jatuh) yang dibebaskan untuk membawa malapetaka besar.


MALAIKAT PERUSAK ATAU PEMUSNAH 


Dalam Alkitab Ibrani (Tanakh), "Malaikat Perusak" dikenal dengan istilah Mal'akh Ha-Mashkhit (מַלְאָךְ הַמַּשְׁחִ×™×Ŗ) atau cukup disebut Mashkhit (Sang Pemusnah).


Malaikat Perusak adalah agen suci yang sepenuhnya tunduk dan setia kepada perintah Allah untuk menjalankan keadilan, hukuman, atau pemurnian.Tugas-tugas utama Malaikat Perusak yang tercatat di dalam teks Tanakh meliputi:


Mengeksekusi Tulah Terakhir di Mesir (Kematian Anak Sulung)


Dalam Kitab Keluaran (Exodus) 12:23, sosok ini diutus pada malam Paskah pertama. Tugasnya adalah berjalan melewati tanah Mesir dan membunuh semua anak sulung, mulai dari anak firaun hingga anak pelayan dan hewan ternak. Ia melewati (pass over) rumah orang-orang Israel yang ambang pintunya telah ditandai dengan darah domba.


2. Menghukum Bangsa Israel atas Dosa Sensus Daud


Tercatat dalam 2 Samuel 24:15–16 dan 1 Tawarikh 21:15, ketika Raja Daud melakukan sensus yang tidak dikehendaki Allah, Malaikat Perusak diutus untuk mendatangkan tulah penyakit sampar atas Israel. Kejadian ini menewaskan 70.000 orang. Daud melihat malaikat ini berdiri di antara bumi dan langit di dekat tempat pengirikan Araunah (Yerusalem) dengan pedang terhunus, sebelum akhirnya Allah memerintahkan malaikat itu untuk menahan tangannya.


3. Membinasakan Pasukan Asiria (Sankerib)


Dalam 2 Raja-raja 19:35 dan Yesaya 37:36, ketika Yerusalem dikepung oleh pasukan Asiria di bawah kepemimpinan Raja Sankerib, "Malaikat TUHAN" keluar ke perkemahan Asiria pada malam hari. Tugas pengepungan ini berakhir secara instan setelah malaikat tersebut menewaskan 185.000 tentara Asiria dalam satu malam untuk menyelamatkan Raja Hizkia dan penduduk Yerusalem.


4. Menjadi "Utusan Kematian" dan Eksekutor Jiwa


Dalam kitab-kitab puitis seperti Ayub 33:22, entitas ini disebut sebagai Memitim (para pembunuh atau penjemput ajal) yang siap mengambil nyawa manusia. Sementara dalam Amsal 16:14, kemarahan seorang raja digambarkan seperti "utusan-utusan kematian" (mal'ake ha-mawet) yang membawa kehancuran dan membutuhkan orang bijak untuk meredakannya.


Berikut adalah referensi utama mengenai malaikat perusak dalam Alkitab:


Malaikat Wabah (2 Samuel 24:15-16): Malaikat yang diutus Tuhan untuk mendatangkan wabah penyakit di Israel setelah Daud menghitung rakyat.


Malaikat Paskah (Keluaran 12:23): Disebut juga "pembinasa", yaitu malaikat yang diperintahkan untuk membunuh anak sulung di Mesir, namun melewati rumah-rumah umat Israel yang pintunya ditandai darah domba.


Perjanjian Baru (1 Korintus 10:10): 


Rasul Paulus menyebutkan adanya "malaikat perusak" yang membunuh orang-orang Israel bersungut-sungut di padang gurun.


Abadon atau Apolion (Wahyu 9:11): Dalam kitab Wahyu, entitas yang disebut "Malaikat Jurang Maut" ini memimpin pasukan belalang yang menyiksa manusia. Namanya berarti "Perusak".


Link Pelengkap 


https://id.wikipedia.org/wiki/Malaikat_pemusnah_(Alkitab)


Komentar

Postingan Populer