PERJANJIAN ZAITUN SUMBER PELITA
PERJANJIAN ZAITUN SUMBER PELITA
EV IIN TJIPTO PURNOMO WENAS
YOUTUBE : https://youtu.be/g7leRxNg9sM?feature=shared
Perjanjian Zaitun, Sumber Pelita
Pembicara: Ev. Iin Tjipto
Sumber Video: Perjanjian Zaitun, Sumber Pelita - Ev. Iin Tjipto
Ayat Alkitab Utama:
Zakharia 4:2-3
"Maka berkatalah ia kepadaku: 'Apa yang engkau lihat?' Jawabku: 'Aku melihat: tampak sebuah kandil, dari emas seluruhnya, dan tempat minyaknya di bagian atasnya; kandil itu ada tujuh pelitanya dan ada tujuh corot pada masing-masing pelita yang ada di bagian atasnya itu. Dan pohon zaitun ada terukir padanya, satu di sebelah kanan tempat minyak itu dan satu di sebelah kiri tempat minyak itu.'" [00:19]
Zakharia 4:6
"Maka berbicaralah ia, katanya: 'Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.'" [00:46]
Pesan Khotbah:
1. Diberkati dan Diubahkan Oleh Roh Kudus, Bukan Kekuatan Manusia
Ketika bangsa Israel berada dalam masa keterpurukan, kehancuran, serta tanpa kepemimpinan yang baik [01:01], Tuhan menyatakan visi pelita emas dan pohon zaitun kepada Nabi Zakharia. Pesan Tuhan sangat tegas: perubahan, pemulihan, dan pembangunan kembali masa depan tidak terjadi oleh kekuatan atau keperkasaan manusia, melainkan oleh urapan Roh Kudus (Tujuh Roh Allah) [00:52], [01:21].
2. Menjadi Pelita dan Memberkati Bangsa
Di tengah situasi sulit atau keadaan bangsa yang penuh perkataan negatif, cemoohan, dan hujatan [02:08]:
Memohon Pengampunan: Mari berdoa memohon ampun bagi bangsa kita, dari jajaran pemimpin hingga masyarakat bawah [02:29].
Memperkatakan Berkat: Gantilah perkataan negatif dengan perkataan iman dan berkat bagi pemulihan bangsa [02:37].
Melakukan Tindakan Nyata (Do Something): Jangan hanya sekadar bicara (No Action, Talk Only), tetapi lakukan hal sekecil apa pun untuk memberkati orang-orang di sekitar kita [02:54].
3. Kesetiaan dalam Kasih Membawa Keajaiban
Melalui kesaksian tentang tindakan kasih yang tulus—seperti merangkul, berbagi makanan, serta mendidik anak-anak muda yang marjinal [04:48], [06:48]—hati manusia dapat diubahkan. Tuhan merancangkan keajaiban bagi orang-orang yang bersedia menjadi pelita dan terang [03:49].
4. Langkah Iman dalam Menghadapi Masalah Ekonomi dan Kehidupan
Apapun pergumulan yang dihadapi hari ini—baik dalam bidang ekonomi, keluarga, maupun masa depan—ingatlah bahwa bersama 7 Roh Allah ada hikmat, nasihat, anugerah, dan jalan keluar [08:52].
Jangan batasi Allah dengan ketidakmampuan kita [09:14].
Ambil langkah iman (seperti mempersiapkan 'paspor' sebelum ada biaya) dan percaya bahwa bagi Tuhan tidak ada yang mustahil [09:27], [10:40].
Kesimpulan & Doa Penutup:
Mari kita menjadi pelita yang bersinar di tengah kegelapan, membawa kebaikan dan dampak nyata, serta mengandalkan Roh Kudus dalam segala aspek kehidupan kita [03:51], [07:06].




Komentar
Posting Komentar