KARAKTER DAN PANGGILAN ELISA

KARAKTER DAN PANGGILAN ELISA





Shalom

Sahabat Joshua Ivan Sudrajat hari ini kita belajar tentang Elisa.


Nama “Elisa” berasal dari kata Ibrani “Eleseus” yang berarti  “Allah itu Juruselamat”. Ia dipanggil untuk menggantikan Elia dalam melanjutkan tugas pelayanannya di Kerajaan Utara.  Ayah Elisa bernama Safat dari Abel-Mehola. Mereka tinggal di lembah Yordan (I Raj 19:16)  jadi Elisa adalah Seorang anak petani yang terbiasa dengan kerja keras, setiap hari dia bekerja di ladang


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat Allah memanggil Elisa sejak masih muda dan ia mengakhiri pengabdiannya sebagai Nabi kurang lebih pada usia 90 tahun yang menarik dari karakter dan kepribadiannya adalah bahwa Elisa merupakan pribadi yang peduli dengan persoalan-persoalan yang terjadi dalam masyarakat. Paling tidak ada 3 kesaksian hidup Elisa yang dapat diteladani :


Pertama, Taat pada panggilan Tuhan (I Raj 19:19-21). Tuhan mengenal Elisa sebelum Elia tiba (ayat 16)  Tuhan memanggil Elisa sebelum Elia berjumpa dan menyampaikan kepada Elia. (Efesus 1: 4)  Tuhan menggunakan Elia untuk memberitahu Elisa tentang panggilan-Nya. Tuhan menggunakan hamba-Nya untuk  memenuhi kehendak-Nya. Kita harus terbuka untuk pelayanan hamba-hamba Allah. Yang luar biasa respon Elisa ; Elisa memilih pilihan yang tepat bagi Tuhan, Ia siap meninggalkan orang tua, Ia juga rela meninggalkan posisi/kedudukan sebagai tuan yang memiki pekerja-pekerja diladangnya. Ia juga siap meninggalkan cita-cita dan keinginan duniawinya. Dia membakar bajaknya di ladang dan membuat panggang-panggang untuk memanggang lembu-lembu bagi para pekerjanya. Lingkungan sekitar akan tahu bahwa ada Nabi baru di daerah itu !


Kedua, dipenuhi dengan kuasa Tuhan (II Raj 2-5). Rahasia dipenuhi dengan Kuasa Tuhan ialah : Menerima mandat Ilahi sebagai Nabi (I Raj 19:16, 19-21, II Raj 2:9-17). Bukti Elisa memiliki Kuasa Allah sangat jelas dalam totalitas kehidupan dan pelayanannya diantaranya ; Menyehatkan mata air di Yerikho (II Raj 2:19-22). Memulihkan dari keguguran. Menegakkan  kehormatan seorang Nabi (II Raj 2:23-25). Anak-anak Betel menghina dengan menyerang kelemahan personal (fisik)…dikutuk Elisa kemudian keluar 2 beruang hutan menerkam 40 anak-anak tersebut. Mujizat minyak pada seorang janda yang terlilit hutang (II Raj 4:1-7). Membangkitkan anak perempuan Sunem dari kematian (II Raj 4:8-37) Mentahirkan sayuran beracun (II Raj 4:38-41). Menyembuhkan Naaman (II Raj 5:1-27).


Ketiga, Tetap jadi berkat, bahkan setelah  mati (II Raj 13:21). Sepanjang masa pelayanan Elisa sebagai Nabi, tidak ditemukan satupun kisah yang mencemarkan namanya. Bahkan karena keterlibatannya, Bangsa Israel dapat menghindari banyak malapetaka. Bahkan pada akhir hidupnya, ia mendapatkan perhatian penuh dari Raja Yoas. Memang ia tidak saja melayani masyarakat, tetapi juga para petinggi Negara. Hal ini membuktikan bahwa kehidupannya yang benar dan hatinya yang tulus sebagai Nabi. Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Elisa, maka hiduplah  ia kembali dan bangun berdiri (II Raj 13:21).


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat ELISHA, hamba dan penerus Elia, adalah anak seorang petani makmur di Israel. Safat, ayah Elisa, adalah orang yang berkecukupan, namun, seperti semua orang Israel sejati, kaya dan miskin, ia membesarkan putranya, Elisa, ke dalam kehidupan yang penuh kerja keras. Dan demikianlah kita mendapati Elisa memegang jabatan atasan di atas para pembajak ayahnya, sementara dia, pada saat yang sama, adalah salah satu dari pembajak itu sendiri. Pada suatu hari di musim semi, ketika semua bajak Safat sedang bekerja di padang rumput musim semi, dan bajak Elisa adalah yang paling utama di antara bajak-bajak itu, tiba-tiba Elia, sang nabi tua, muncul di belakang Elisa dan melemparkan mantel kasarnya ke atas bahu Elisa.


Panggilan Elisa (1 Raja-raja 19:9-21)


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat Nabi Elisa adalah murid dari nabi terkenal, Elia. Dia kemudian menjadi penerus Elia dan melakukan banyak mukjizat. Hidupnya penuh pengorbanan dan pelayanan. Meski ia bergaul dengan politisi berpengaruh, ia tidak pernah melupakan mereka yang terpinggirkan.


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat Elisa melayani Elia dan mengabdi kepada Elia kurang lebih tiga tahun baca 1 Raja-raja 22:1. Ini bukanlah kehidupan yang sangat glamor. Faktanya, salah satu tugasnya adalah “menuangkan air ke tangan Elia” (2 Raja-raja 3:11).


ELISA SEBAGAI PENERUS ELIA


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat Sebagai penerus Elia, ia dikenal sebagai “orang suci Allah” (2 Raja-raja 4:9). Dia berbicara kepada banyak raja, baik di dalam maupun di luar negeri, tentang kehendak Tuhan. Beliau mempunyai kepedulian khusus terhadap mereka yang membutuhkan – yang kelaparan, yang sakit dan yang miskin. Sebagaimana dicatat oleh Kristus, Elisa bahkan menyembuhkan orang asing, yang disebut Naaman (Lukas 4:27).


Elia dikenal sebagai pembuat mukjizat, namun Alkitab mengatakan bahwa Elisa ”membuat tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban dua kali lebih banyak dengan setiap ucapan mulutnya. Tidak pernah seumur hidupnya dia gemetar di hadapan penguasa mana pun, dan tidak ada seorang pun yang dapat mengintimidasi dia sama sekali.” (Sirach 48:12). Mukjizatnya antara lain menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, menghilangkan rasa lapar, bahkan membelah Sungai Yordan.


Sahabat Joshua Ivan Sudrajat kita sudah empat bulan mengikuti Kelas ELISA di Retreat TACTIC Januari kemarin mari kita kembali Fokus Mendengar Suara Tuhan mengenai Panggilan Elisa di dalam hidup kita.


Kita harus selektif dalam memposting segala sesuatu baik di grup Elisa Tactic ataupun dimana pun kita mengikuti Grup Media Sosial


Tuhan Yesus memberkati


Jatiwangi 24 April 2024

Only By His Grace

Joshua Ivan Sudrajat

Komentar

Postingan Populer