Perjanjian Yoel

Sabtu, 14 Maret 2015
Perjanjian Yoel
Petrus Agung

Perjanjian tidak bisa dilakukan 1 pihak, tapi minimal 2 pihak atau lebih. Demikian juga dengan perjanjian dengan Tuhan, masing-masing harus ada sesuatu yang dilakukan.
Aku akan mengadakan mujizat- mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan- gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. (Yoel 2: 30-31)
Kita hidup di masa generasi Yoel, karena dalam masa ini apa yang digambarkan itu terjadi.
Yoel artinya Yehova adalah Elohim, Yehova adalah Tuhan. Yoel adalah anak dari Petuel. Petuel artinya visi dari Tuhan. Tugas generasi Yoel: membalikkan keadaan secara ekonomi.
Yoel 1: 4-12, 15-20 – kondisi ini sudah terjadi, dan harus dibalikkan, baik secara bangsa maupun pribadi demi pribadi.
Bagian yang harus kita lakukan untuk menggenapi perjanjian dan membalikkan keadaan, ternyata sudah dilakukan tanpa kita sadari. Saat men-deklarasikan pembalikan keadaan, maka akan terjadi.
Bagian kita:
1. Puasa
Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN. (Yl 1: 14)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)
Tanpa direncanakan sudah dilakukan bahtera dari tanggal 1-12 Maret.
2. Meniup sangkakala
Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang. (Yl 2: 1-2)
Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya(Yl2:15)
JKI adalah gereja yang melakukan pelayanan shofar (meniup sangkakala).
Gereja JKI cikal bakalnya adalah yayasan/ persekutuan doa “Sangkakala” yang dibentuk oleh pdt Adi Susanto. Anggotanya kebanyakan anak-anak muda yang dilahirkan kegerakan pelajar di akhir tahun 70-an. Kelompok ini selalu menghebohkan dengan terobosan-terobosan yang Tuhan berikan: babtisan Roh Kudus, membangkitkan orang mati, peperangan rohani, dll.
Salah satu gereja awal sinode JKI ada di desa Sampetan, Boyolali. Awalnya kurang berhasil. Sejak pendetanya menghancurkan santet, gereja itu bertumbuh. Beberapa tahun kemudian pendeta yang lain lagi (penggantinya) membangkitkan orang yang sudah mati 15 jam.
3. Percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan
Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. (Yl 2:3)
Pasukan generasi Yoel menatap ke depan dan melihat Eden. Eden artinya kesenangan (delight), kenikmatan (enjoy), kemewahan (luxury).
Pembalikan keadaan ekonomi tidak akan terjadi jika seseorang tidak percaya adanya kelimpahan yang dari Tuhan, karena yang terjadi hanyalah yang kita percayai.
4. Menjadi pasukan Tuhan
Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. (Yl 2: 11b)
JKI dan bahtera sudah membangun pasukan, bahkan dalam red-carpet mengirim utusan hampir ke seluruh dunia.
5. Ada 3 generasi yang melayani Tuhan
Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu. (Yl 2: 28-29)
Di bahtera ada 3 generasi melayani Tuhan: Pak Yusak, anak dan cucunya melayani Tuhan; Ayah p Agung, p Agung, dan anak-anaknya juga melayani Tuhan.
Semua persyaratan yang jadi bagian kita sudah dipenuhi, maka pemulihan akan terjadi.

Komentar

Postingan Populer