KEDALAMAN PENGENALAN AKAN KRISTUS Kristus

Kedalaman Pengenalan Kristus
Ev. Iin Tjipto Wenas



Hasil gambar untuk Iin Tjipto Muda
Saya percaya ada Roh Tuhan yang menyala dan menyambar setiap kita yang siap berdiri dan ikut dalam Kegerakan dan Lawatan Tuhan ke seluruh Dunia untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus, menggelar karpet merah untuk menyiapkan kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang kedua kali. Semua orang didunia ini harus mendengar Injil KerajaanNya.

28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa g  murid-Ku dan baptislah 1  mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, h  28:20 dan ajarlah i  mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu 2  j  senantiasa sampai kepada akhir zaman. k " (Matius 28:19-20)

24:14 Dan Injil Kerajaan ini u  akan diberitakan di seluruh dunia v  menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya 8  9 ." (Matius 24 : 14)

Akhir-akhir ini Tuhan berbicara kepada saya mengenai : “Kedalaman, Kedalaman” Tuhan berkata : “Nak tidak akan ada gedung yang besar tanpa adanya fondasi yang sangat dalam.” Dia berkata : “Tidak ada pohon yang tinggi dan besar, kecuali memiliki akar yang sangat dalam.” Tuhan berkata : “Ada banyak kekayaan itu didapat didalam lautan yang sangat dalam.” Ketika saya melihat Televisi, saya melihat pohon yang tingginya 90 meter, tidak ada bangunan menara yang tingginya 90 meter tetapi sebesar pohon itu. Pohon itu tinggi tetapi tidak besar (kurus) tetapi ia tidak ambruk, kekuatanya di mana ? Kekuatannya ada di kedalaman, di akarnya bukan di batangnya.

Hari-hari ini kita harus terus berdoa, kalau kita tidak berjalan dalam Mujijat Tuhan, tidak mengalami Terobosan Ekonomi, Tidak Mengalami Terobosan Iman, Tidak ada Terobosan dalam hidup kita, bagaimana kita bisa membawa Kegerakan Tuhan dan Lawatan Tuhan Yang Besar ke seluruh dunia. Saya berdoa agar saudara-saudara dalam waktu yang sangat singkat ini kita bisa membenahi diri kita sendiri, mereparasi, menguatkan, membuat lebih dalam, membuat kita bergantung kepada Tuhan dan mendengarkan suara Tuhan lebih lagi.

Setiap kita mempunyai Passion dan berkata : “Tuhan, kalau aku bisa kerja, kalau aku bisa lari mempersembahkan jiwa-jiwa bagi Engkau, itu sebuah passion, sukacita, kegirangan.”

Saya berdoa saudara tidak melakukan itu sebagai beban, kalau saudara melakukannya sebagai beban maka semuanya akan menekan dan tidak membawa saudara sampai ke garis akhir. Saudara harus menangkap itu sebagai kehormatan dan kebanggaan, sebagai sukacita.

Bagi saya setiap kali Tuhan memberikan saya sebuah tugas baru, tantangan yang baru, itu berarti bahwa buat saya itu tanda kita dipercaya, itu tandanya kita diperkenan, itu tandanya kita sedang dinaikkan ke next level. Buat saya ini adalah sebuah sukacita dan sebuah kesempatan untuk jalan lagi dengan Tuhan lebih dalam lagi.

Hari-hari ini kita harus menyiapkan diri kita untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi. Mari kita sama-sama belajar mengenai Kedalaman.
Mazmur 42:8 (42-8) Samudera raya berpanggil-panggilan dengan deru air terjun-Mu; segala gelora dan gelombang-Mu bergulung melingkupi aku.
Versi Amplified Bible Mazmur 42:8 ada di ayat 7 [Roaring] deep calls to [roaring] deep at the thunder of Your waterspouts; all Your breakers and Your rolling waves have gone over me.

Kedalaman dalam bahasa aslinya memiliki beberapa kata di dalam bahasa Ibrani dan di dalam bahasa Yunani, ada "thom" ada "bathos".

Kedalaman itu akar katanya dari lautan, dari akar dan kekayaan yang sangat ekstrim. Hanya orang - orang yang punya 3 aspek itu, punya sesuatu seperti lautan, gelora yang tidak pernah abis, kedalaman dan kelebaran seperti lautan. Punya akar yang sangat dalam dan di dalammu itu ada kekayaan yang sangat ekstrim soal Tuhan, soal cinta dan kemurahan. Ada sesuatu yang sangat kaya di dalammu itu, itulah yang disebut kedalaman.

Hanya orang - orang yang memiliki kedalaman yang akan bisa jadi gedung yang paling tinggi, yang bisa begitu kuat, yang bisa menerima kekayaan lebih dan lebih lagi. Nah 3 akar kata ini seperti lautan, punya daya tembus seperti akar dan punya kekayaan yang esktrim. Persoalannya apakah 3 aspek ini ada dalam hidup kita.

Tuhan mau berkata semua berkat, semua iman, semua keajaiban, semua kedasyatan Tuhan itu seperti air terjun. Air terjunnya Tuhan itu besar sekali, tapi yang ajaib yang bisa memanggil air terjun Tuhan itu adalah samudera raya. Jadi hanya orang orang yang memiliki kedalaman, keluasan seperti samudera, hanya orang itu yang bisa memanggil air terjun Tuhan. Kalau kita tidak punya kedalaman seperti samudera maka kita tidak bisa memanggil air terjun itu.

Gelora kita harus bersahut sahutan dengan geloranya Tuhan. Coba bayangkan seandainya anda lagi menyukai suatu makanan dan ingin berbagi cerita, misalnya ada bakso enak terus anda bilang ke teman anda, "Eh itu ada bakso enak lohhhh" terus tanggapan teman anda cuma "ehmm" terus anda bilang lagi "itu ya enaak banget" dan teman anda dengan datar menjawab "ya", mendadak anda tidak ingin cerita, langsung gak mood dan pergi, kenapa ? Karena tidak bersahut sahutan. Tapi coba kalau anda cerita "wah disitu ada sale besar besaran" dan dengan antusias teman anda menjawab "Wah yang benar ? Obral apa ? Barangnya bagus tidak" Nah ini namanya bersahut sahutan.

Dan yang ajaib dari Tuhan, ayat ini berkata samuderanya yang memanggil, artinya air terjunnya siap tercurah kepada orang orang yang bergelora dihatinya seperti samudera, yang geloranya buat pekerjaan Tuhan, buat passion, buat setiap apa yang Tuhan katakan itu menyambar maka itu yang mendatangkan air terjun itu. Tuhan punya air terjun dan Tuhan butuh kita punya kedalaman, gelombang dan gelora seperti lautan yang sangat besar. Amin

Jatiwangi, 15 April 2016
By His Grace

Joshua Ivan Sudrajat S

Komentar

Postingan Populer