Rahasia Melihat dan Mengalami Yesus Secara Pribadi

Rahasia Melihat Yesus & Mengalami Yesus Secara Pribadi!


 Part 1
 Ps. Indah Yoesianto

Pertama, Tuhan berjanji akan memberi dasar yang kuat dan pemulihan bagi hidup kita. Bahkan tembok-tembok kita dibangun kembali (Yesaya 54:11-12)

Seringkali hari-hari ini kita mengalami tindasan; rasanya hidup kita tidak memiliki pengharapan. Mungkin kita bertanya, “Mengapa masalah tidak habis-habis dan tidak selesai-selesai?”

Percayalah, Tuhan berjanji akan memberi dasar yang kuat dan pemulihan bagi hidup kita. Bahkan tembok-tembok kita dibangun kembali. Ini waktunya pemulihan!

Kedua, Anak-anak kita akan menjadi Murid Tuhan (Yesaya 54:13)

Murid memiliki arti Tuhan menjadi guru bagi anak-anak kita dan Tuhan mengajari setiap mereka! Mereka dididik oleh Tuhan sendiri. Mereka akan dituntun dan akan jalan dalam jalan Tuhan.
Mari bersama-sama kita belajar untuk menyerahkan anak-anak kita sebagai korban persembahan karena hanya dengan cara itulah Dia akan mendidik sehingga anak-anak kita jadi seperti yang Tuhan mau (dididik oleh Tuhan) dan besar kesejahteraan mereka.


Mari bersama-sama kita belajar untuk menyerahkan anak-anak kita sebagai korban persembahan karena hanya dengan cara itulah Dia akan mendidik sehingga anak-anak kita jadi seperti yang Tuhan mau (dididik oleh Tuhan) dan besar kesejahteraan mereka.

Ketiga, Hidup Kita Akan Ada Di dalam Kebenaran Tuhan (Yesaya 54:14)

Bukan hidup berdasarkan kebenaran diri sendiri! Kebenaran Tuhan inilah yang membuat hidup kita tidak akan pernah takut dan kuatir.

Jangan pernah kuatir - mau menikah dengan siapa; besok makan apa ya; anakku bagaimana ya … Ketakutan dipikirkanpun jangan; pegang janji firman Tuhan bahwa itu tidak akan menimpa kita.

Keempat, ada perlindungan penuh dari pada Tuhan sehingga hal-hal yang buruk tidak menimpa hidup kita (Yesaya 54:15-17).

Part 2
Ps. Lukas Yoesianto

Lukas 24:13-31
Sejak Yesus bangkit, Dia kalahkan maut dan jadikan kita lebih dari pemenang. Kebangkitan Kristuslah yang menjadikan kita luar biasa. Ini tonggak besar kekristenan kita. Hari itu kedua murid sedang  mempercakapkan (tukar pikiran) mengenai Yesus – Dia di caci maki, disalibkan, mati dan hilang (bangkit). Itu yang dipercakapkan. Namun yang menyedihkan adalah saat Yesus datang tetapi mata mereka terhalang dan tidak melihat Yesus.

Ilahi Menjadi Agamawi

Sangatlah mungkin saat kita menjalani kekristenan maka yang ilahi menjadi yang agamawi! Sangatlah mungkin yang ilahi bergeser menjadi agamawi karena kebiasaan dan rutinitas. Kehidupan kekristenan kita tidak lagi menggairahkan. Kita membaca firman Tuhan bukan karena haus dan rindu alami kebenaran-kebenaranNya melainkan karena sudah rutinitas. Inilah yang membuat kita tidak mengalami perjumpaan dengan Tuhan.

Rahasia Melihat Yesus & Mengalami Yesus Secara Pribadi!

Pertama, buanglah penghalang untuk melihat dan mengalami Yesus secara pribadi (Lukas 24:16)
Kemalasan, masalah, kecemasan, intimidasi seringkali yang membuat kita tidak bisa mengalami Yesus dan berjumpa denganNya.

Kedua, singkirkan kelambanan untuk percaya (Lukas 24:25)!

Kelambanan untuk percaya adalah perkara berikutnya yang membuat kita kita bisa melihat Yesus dan berjumpa denganNya. Cek hidup kita apakah kita cepat percaya atau lamban percaya saat Hamba-hamba Tuhan sampaikan sesuatu baik firman Tuhan atau bahkan nubuatan. Percayalah, janji Tuhan seringkali tergantung dari kecepatan kita percaya atau kelambanan kita percaya walaupun Tuhan memiliki waktu! Saudaraku, kalau kita mendengar suara Tuhan hari ini, jangan kerasan hati kita! Percaya saja! Jangan lagi ada kelambanan dalam hidup kita!

Ketiga, mendesak Yesus untuk tinggal bersama mereka (Lukas 24:29).

Kalau kita merindukan campur tangan Tuhan dalam hidup kita maka punyailah kehausan di atas rata-rata! Jangan baca firman seperti biasanya! Pelajari firman Tuhan. Kita harus mendesak. Kita harus punya keinginan dan ekspektasi di atas rata-rata.

Minimal seminggu dua kali doa bersama dengan keluarga untuk melakukan peperangan rohani keluarga, menyembah dan mendoakan semua janji-janji Tuhan. Saudaraku, mari desak Yesus; cari lebih sungguh-sungguh lagi; cari lebih intens!


Demi kasih karunia Tuhan maka datanglah Mezbah Pagi (Doa Pagi setiap Senin-Sabtu pukul 05.00-06.00). Seberapa sering kita bisa ikut maka ikutlah untuk mendapatkan yang baik dari Tuhan!

Mari alami tubuh dan darah Yesus karena itulah yang membuat kita melihat (mata roh celik), megenal dan alami Tuhan secara pribadi (Yohanes 6:35, Lukas 24:30-31).

Disarikan dari kotbah Ps. Lukas & Indah Yoesianto di Kemah Daud Ministries pada hari Minggu, 2 Juli 2017.

Komentar

Postingan Populer