Sabtu, 04 November 2017

Filosofi Rajawali

*Rhema PW48JAM*
#filosofirajawali
#rajawali
#eagle

*Filosofi Pertama,*

Keluaran 19:4 (TB)
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

*Mau jadi rajawali yang terbang tinggi?*

... membawa kamu kepada-Ku.
... ketemu Sang Rajawali.
... encounter
... perjumpaan pribadi

*Inilah yang disebut dengan menanti-nantikan Tuhan!*

Yesaya 40:31 (TB)
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Ayub 39:27 (TB)  (39-30)
Atas perintahmukah rajawali terbang membubung, dan membuat sarangnya di tempat yang tinggi?

*Filosofi Kedua,*

Mazmur 103:1-5 (TB)
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!
Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat,
Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.

... penyembahan yang Christ Center
... the cross center

Yehezkiel 1:10 (TB)
Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang.

*Filosofi Ketiga,*

Rajawali selalu SETIA dengan pasangan! Dia tidak berganti pasangan sampai pasangannya tiada.

Ibrani 3:6 (TB)
tetapi Kristus setia sebagai Anak yang mengepalai rumah-Nya; dan rumah-Nya ialah kita, jika kita sampai kepada akhirnya teguh berpegang pada kepercayaan dan pengharapan yang kita megahkan.

*Filosofi Keempat,*

Alami dan nikmati setiap didikan

Ulangan 32:11-12 (TB)
Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia. Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras, dadih dari lembu sapi dan susu kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; dan domba-domba jantan dari Basan dan kambing-kambing jantan, dengan gandum yang terbaik; juga darah buah anggur yang berbuih engkau minum.

... didikan diberikan agar supaya bisa terbang
... didikan mempersiapkan rajawali bisa ambil teritorial baru (sambar mangsa)
... didikan membawa kita alami yang baik dari Tuhan

Ayub 9:26 (TB)  ... seperti rajawali yang menyambar mangsanya.

*Filosofi Kelima,*

Makanan Rajawali!
Dia bukan pemakan bangkai!

#garbagein-garbageout

*Perhatikan yang kita dengarkan. Perhatikan yang kita renungkan karena itu semua akan menentukan apa yang kita ucapkan!*

Mazmur 1:2-3 (TB)
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang *merenungkan* Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

*Filosofi Keenam,*

Mata Rajawali sangat tajam. Ini yang mampukan dia melihat dan mendapatkan buruan (mangsa).

Destiny. Calling. Vision!

*Filosofi Ketujuh,*

Mati dengan cara elegan. Dia akan terbang ke arah matahari!

Dia tahu kapan waktu matinya. Paulus tahu kapan waktu selesainya!

2 Timotius 4:7 (TB)
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

*Jangan mati sebelum akhiri pertandingan yang baik dan mencapai garis akhir dengan selesaikan destiny Tuhan.*

*Filosofi Kedelapan,*

Bermain di atas badai! Dia tahu bahwa dia diciptakan untuk itu. Terbang dalam kemustahilan dan keajaiban.

Masalah tidak pernah menghentikannya. Dia akan terbang di atas masalah.

*Filosofi Kesembilan,*

Hormat dan tunduk pada otoritas!

Amsal 30:17 (TB)
Mata yang mengolok-olok ayah, dan enggan mendengarkan ibu akan dipatuk gagak lembah dan *dimakan anak rajawali.*

*Tujuan Tuhan!*

Tuhan bawa kita alami rajawali adalah agar supaya habitat kita berubah!

*Habitat Tuhan di tempat tinggi!*

Dia sedang bawa dan tarik kita ke tempat tinggi sehingga melihat hal-hal besar dan hal-hal tinggi yang Dia sediakan.

Sehingga *cara berpikir, sikap, perilaku, cara pandang kita dan tindakan* kita mencerminkan Sang Raja as a Great Eagle.

Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar