Senin, 27 November 2017

JEMAAT FILADELFIA

*JEMAAT FILADELFIA*
*‎
Wahyu 3  : 11 – 13

3:11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu.

3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

3:13 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.”


Pagi Ini Roh Kudus Ingatkan Kembali Pada Waktu Ulang Tahun Engkong Yusak Tjipto, pada waktu itu Acara Di Gedung Mepro.

Tuhan Memberikan Penglihatan : Saya diberikan Tiga Pilar, Dan Kunci Daud, kemudian Roh Kudus berkata Baca Wahyu 3 : 8-13.

Kenapa Tiga Pilar ?
Karena Kekuatan saya Tidak Seberapa. Saya bisa bertahan karena Anugerah Tuhan.

Tuhan memberikan Roh Kudus yang menjadi penuntun Hidup Saya. Saya membutuhkan Kekuatan Dari Tuhan sehingga saya sampai Garis Akhir.

Tuhan Memberikan KUNCI DAUD, supaya saya mengerti Firman Tuhan dan mempunyai Otoritas.

Jemaat Filadelfia tampil sebagai Pemenang, karena jemaat ini sangat setia kepada Tuhan..

Maka Jemaat Filadelfia dijadikan Soko Guru dalam Bait Allah.
Selain daripada itu Jemaat Filadelfia juga menerima “Mahkota Kehidupan”…

Jika kita perhatikan apa yang dilakukan Jemaat Filadelfia sehingga menerima segala yang indah dari Tuhan?…….
– Jemaat Filadelfia “Setia”
– Jemaat Filadelfia “sangat tekun”…


Soko Guru = merupakan Tiang Penopang yang kuat di dalam sebuah bangunan.

Kita tahu semuanya bahwa Engkong Yusak adalah Teladan untuk kita Setia dan Tekun Mengikuti Tuhan Yesus.

Demikan pula kita semua…….jika kita semua rindu menjadi Soko Guru di dalam Bait Suci, maka :

Kita belajar untuk lebih setia
Kita harus semakin tekun
Kita tetap menurut kpd Firman Allah dan tidak menyangkal Firman Allah.


Dan kita harus ingat……., bahwa kita ini kecil…bukanlah hebat.
Demikian pula Jemaat Filadelfia juga kecil dengan kemampuan yang tdk seberapa, namun Tuhan menganugerahkan Mahkota Kehidupan dan menjadikan Soko Guru dalam Bait Suci.


Wahyu 3 : 8

3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Rasul Paulus menulis di dalam Surat Timotius sbb :



I Timotius 3 : 13 – 15

3:13 Karena mereka yang melayani dengan baik ( tekun dan setia ) beroleh kedudukan yang baik ( soko guru ) sehingga dalam iman kepada Kristus Yesus mereka dapat bersaksi dengan leluasa.

3:14 Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau.

3:15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

Lebih jauh bicara Soko Guru dalam Bait Suci adalah Penopang yang setia…..

Penopang adalah Pencegah atap Bait Suci supaya tidak runtuh……..

Yang berarti : jika kita dijadikan Tiang Penopang è Harus mempunyai Tekat atau Tanggung Jawab penuh untuk menopang Bait Suci jangan sampai Runtuh / ambruk.

Jika Bait Suci itu di dalamnya ada kegiatan Ibadah………….., maka..
Jika kita mau dipakai sebagai Sebagai Soko Guru……justru harus menjunjung tinggi pada setiap Kegiatan Ibadah……
Menjunjung Tinggi = selalu aktif dan mendukung pada setiap Pelayanan dalam Bait Suci.



*Jika kita berpikir bagaimana untuk membuat Tiang Penopang / Soko Guru atau Pilar ???….*



Diambil kayu yang besar
Kayu yang besar menggambarkan kehidupan anak Tuhan yang sudah tumbuh, bukan yang kecil ( kanak – kanak ), yang mudah patah…
Kristen kanak – kanak belum mempunyai pendirian yang kokoh, masih mudah dipengaruhi angin dunia…

Tetapi Kristen yang tumbuh besar…..tidak mudah dipengaruhi oleh angin dunia……., seperti kayu / pohon yang besar.
Demikian pula : Pohon yg besar menyedot air / makanan lebih banyak …..

*Hal tersebut menunjukkan “SANGAT HAUS AKAN FIRMAN ALLAH” sebagai makanan rohani.*

Rasul Paulus bicara kepada Jemaat Epesus, sbb :
Epesus 4 : 11 – 15

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

*Dipotong, digergaji, dibentuk besar dan lurus…..*


*Dipotong = Dilepaskan dari kuasa dunia*

Digergaji =  Rela disucikan oleh Firman ( Gergaji = Pedang bermata dua > Ibrani 4 ; 12 )

Dibentuk lurus = Berpandangan kepada Tuhan Yesus sebagai Kepala sebagai Pribadi yang Kudus dan Sempurna…….

Kembali Rasul Paulus bicara melalui Timotius…..



II Timotius 3 : 16 – 16

3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

*Ditempatkan dalam Bait Suci*


Selalu berada dalam Bait Suci = selalu ibadah dalam seluruh kegiatan ibadah


*Kita perhatikan Posisi Soko Guru:*

a). Menopang Atap = Selalu berhungan dengan Tuhan sebagai Atap Bait Suci yang selalu menaungi sidang jemaat

Tuhan menaungi = bicara Kasih
Yang berarti : Tiang Penopang harus hidup dalam  Kasihnya Tuhan……
                                                                                                                                                                       

*b). Menancap pada lantai / dasar = Beriman pada Korban Kristus…*



Jadi jika kita semua mau ditempatkan sebagai Soko Guru dalam Bait Suci…harus mau hidup dalam Kasihnya Tuhan dan harus beriman pada Korban Kristus…



Rasul Petrus kembali berbicara ke[ada jemaat Epesus, Dia yang sdh dibuang oleh Israel…telah menjadi dasar dan Batu Penjuru bagi kita


 I Petrus 2 : 1 – 7

2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan ( Kasih Tuhan ).

2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: “Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan.”

2:7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: “Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan.”

Jadi untuk menjadi *Pemenang* seperti Jemaat Filadelfia, maka yang harus kita kerjakan :

*Setia dan tekun dalam ibadah*
Mempunyai pendirian yang kokoh dan selalu haus akan Firman Allah
Suka dikoreksi Firman dan selalu memandang Yesus yang Suci & Sempurna
Selalu hidup dalam Kasih Tuhan dan Ber-iman pada Korban-Nya..


Maka Tuhan akan menyediakan bagi kita semua :



Wahyu 3 : 12

3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru



*Soko Guru = Kita dijadikan Pilar sangat kuat ( Rohani & Jasmani )*

*Yerusalem Baru = menjadi Mempelai Wanitanya Tuhan Yesus…*


Write : Joshua Ivan Sudrajat


*===TUHAN MEMBERKATI===*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar