PERJANJIAN KELEMBUTAN

PESTA PERJANJIAN
ARK BUILDING, 7 JUNI 2018
PERJANJIAN KELEMBUTAN
Ev. Irene Tedjo


Matius 5:5 (TB)  Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

Ketika Saya Mendapatkan Tugas Untuk Membagikan Perjanjian Kelembutan, Tuhan Menyuruh Membagikan Kesaksian Tahun 2012.

Pagi itu, 5 mei 2012 anak saya dipanggil Tuhan, artinya anugrahNya cukup besar untuk dia menyelesaikan semuanya, anak saya dirumah hanya bersama ayah dan pembantunya, jam 2.40 telpon saya berdering dan anaknya berteriak kebakaran di kamar mami, saya suruh turun tidak bisa karena apinya sudah besar, lalu saya ajak berdoa, saya seperti seorang ibu yg tidak berdaya, tetapi saya tenang, dia berteriak Tuhan Yesus tolong terus menerus, dan telpon mati.

Tuhan berkata bahwa anak saya pingsan tetapi hati saya seperti dipegangi Tuhan, saya telpon teman2 tidak ada yg angkat karena itu jam tidur, tetapi hati saya tidak marah, saya cuma tahu bahwa ini urusan saya dengan Tuhan, di jalanan saya hanya ingat dan berkata “Iblis dengar! engkau tidak bisa menghentikan langkahku, dan engkau tidak bisa menghentikan lariku, apapun yg terjadi semua ada di dalam tangan Tuhan, Tuhan pegang kendali.

Karena itu pagi hari saya bisa cepat sampai dirumah, begitu sampai di depan rumah, rumah itu utuh dibagian depannya, 3 mobil pemadam sudah ada disana dan tetangga juga sudah di depan rumah, saya masuk, suami saya sedang bingung diluar, saya berkata saya mau masuk ricky ada diatas, trus dia bilang, kamu gak bisa masuk semua sudah panas, semua petugas pemadam bilang tidak bisa masuk semuanya panas, lalu saya angkat tongkat otoritas saya dan saya katakan didalam nama Tuhan Yesus semua api stop berhenti dan ijinkan saya masuk, lalu saya diam sejenak lalu saya bilang kepetugas ijinkan saya masuk

lalu mereka ijinkan dan 5 orang petugas jalan dibelakang saya, lalu saya naik, atap lantai 2 sudah roboh, saya seperti tiba-tiba punya keberanian dan ketenangan luar biasa untuk naik dibatas puing2, saya tau Tuhan pegang kendali, saya naik ke kamar saya dan saya ke ruang tempat saya biasa berdoa, petugas mengatakan ini ada kakinya tetapi saya tidak bisa membedakan karena semua terbakar, saya tetap tenang dan tidak histeris, lalu mereka suruh saya turun dulu dan mereka akan beritau komandan dulu

Begitu saya turun, kemudian beberapa lama, jenazah ricky diturunkan dalam sebuah kantong, saya tau itu dia karena tidak ada orang lagi dirumah, ayah dan pembantunya sudah selamat karena pada waktu kejadian ricky berteriak2 ada kebakaran ada kebakaran papanya bangun dan pembantunya bangun, lalu papanya coba tutup api dengan air tetapi api cepat sekali membakar keatas sehingga papanya dan pembantu lari keluar, dan ricky setelah dia berteriak-teriak kebakaran dia naik lagi keatas dan telepon saya.

Kemudian Telepon Mati, Telepon Kakaknya berdering, kakaknya berteriak-teriak nenyuruh turun Ricky, kemudian telepon mati, Kemudian Tuhan baru berkata Ricky Pingsan.

Hati saya tenang sekali, respon saya tenang dan saya berkata saya pasti menyelesaikan sampai Finish Strong.

Lemah Lembut itu adalah Fleksible, Mudah dibentuk. Orang Yang Lemah Lembut Memiliki Bumi. Amin

Joshua Ivan Sudrajat

Komentar

Postingan Populer