Buang Babi-Babimu


Buang Babi-Babimu

"Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, merekapun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka." - Matius 8:34

Gadara atau Gerasa adalah daerah yang terkutuk dan gersang seperti banyak daerah lainnya. Namun hari itu Yang Terbesar & Yang Termulia - Yesus Kristus sendiri - datang secara mendadak dan terjadi sebuah lawatan yang begitu dahsyat, dua orang yang kerasukan setan sekian lama mengalami kemerdekaan. Dan itu barulah "hidangan pembuka" dari yang hendak Tuhan bagikan kepada semua penduduk setempat. Sayangnya, Yesus hanya bisa menghidangkan "appetizer" untuk kemudian ditolak dan diusir tanpa diberi kesempatan untuk melanjutkan apa yang sudah disediakan bagi mereka.

Karena sekawanan babi mati, maka sejumlah besar kekayaan fasik hilang. Karena uang hilang, maka hati yang terpaut dengan uang menjadi sedih dan marah. Karena marah, maka berkat yang murni dan besar tidak terlihat bahkan ditolak. Padahal jika mau berpikir lebih sederhana, maka kita akan menyadari bahwa memulihkan orang yang kerasukan setan jauh lebih sulit daripada mendatangkan sejumlah besar kekayaan. Dan jika saya adalah pemilik dari kawanan babi tersebut, mungkin saya akan mencoba mengundang Yesus ke rumah sambil membicarakan ganti rugi akibat perbuatan-Nya daripada langsung mengusir-Nya. Atau bahkan Yesus dapat memberikan bisnis baru yang jauh lebih berprospek daripada beternak babi.

Namun memang sesuatu yang najis menghalangi orang untuk melihat peluang yang besar dari Tuhan. Tahun 2012 ini adalah kairos-Nya dimana Firman jadi daging, impian sungguh menjadi nyata bagi mereka yang mempercayainya. Tahun dimana begitu banyak berkat mengalir masuk selama kita didapati-Nya berkenan. Tahun dimana semua pasukan-Nya menduduki puncak gunung-gunung dunia menggantikan penguasa-penguasa lama yang akan ditiadakan (1 Korintus 2:6). Semuanya itu hanya dapat terjadi ketika sudah tidak ada babi lagi dalam hidup kita. Babi bukan sekedar bicara tentang kelemahan dan keburukan kita, melainkan bicara tentang sesuatu yang tidak dikenan namun kita masih anggap sebagai sesuatu kekayaan atau sesuatu yang dapat dibanggakan. Babi-babi itu bisa berupa kejayaan kita di masa lalu, pengalaman keberhasilan kita di masa lalu, nilai-nilai, prinsip-prinsip, kebenaran diri sendiri, pendeknya segala sesuatu yang kita pikir itu baik, padahal ujungnya kematian & kutuk.

Sampai saat ini, setelah peristiwa itu tidak pernah ada lagi cerita yang baik yang datang dari Gadara atau Gerasa sedangkan banyak kota lainnya yang dilawat dan diubahkan, menerima berkat dan menjadi berkat bagi banyak orang lainnya. Di Gadara, Tuhan diusir setelah Dia mengusir setan sehingga pada akhirnya tidak heran jika setan yang sama bahkan yang lebih banyak lagi akan datang menghabisi daerah itu.

Buang semua babi kita, walau prosesnya sangat tidak menyenangkan, namun terimalah dengan percaya dan rendah hati sebab yang Dia sediakan jauh lebih baik dan yang terbaik yang dapat kita nikmati dan menjadi berkat hingga ke bangsa-bangsa.

Komentar

Postingan Populer