Rahasia Keberhasilan Pelayanan


Rahasia Keberhasilan Pelayanan
Petrus Agung
.
.
Pendahuluan
Setiap kali ada pertemuan, baik itu kebaktian maupun MK, perhatikan apakah Tuhan hadir atau tidak ! Karena jika tanpa Tuhan, maka tidak akan ada sesuatupun yang terjadi !
 .
1. Belas-kasihan
Mat 14: 13-21 – Yesus memberi makan 5000 orang
Banyak orang melihat pelayanan dalam bingkai-bingkai tertentu, dan masing-masing menganalisa dari sudut pandangnya. Tapi apapun itu, dasar yang terpenting adalah belas-kasihan !
Jika kita tidak memulai pelayanan dengan belas-kasihan, maka kita akan terjebak dalam sistem, terjebak dalam organisasi. Yang membuat satu pelayanan beda dengan yang lainnya adalah ada atau tidaknya belas-kasihan !
Karena begitu besar ka.sih Allah akan dunia ini,
sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa,
melainkan beroleh hidup yang kekal (Yoh 3: 16)
 .
Ayat di atas adalah belas-kasihan yang terbesar ! Dari situlah timbulpengorbanan terbesar ! Penyaliban Yesus dasarnya adalah belas-kasih Bapa kepada manusia. Di masa sebelum Yesus dan sesudahnya banyak orang Yahudi yang disalibkan oleh Romawi. Tapi yang memiliki dampak terbesar adalah penyaliban Yesus, karena dasarnya belas-kasih Bapa. Penyaliban orang Yahudi lainnya dasarnya bukan belas-kasihan. Ada yang karena pemberontakan, karena kekejaman tentara Romawi, dll.
 .
Apapun yang dikerjakan JKI Injil Kerajaan dengan mudah dapat ditiru oleh orang lain. Tapi selama itu tidak didasari belas-kasihan maka tidak akan sukses, karena tidak akan ada orang yang mau terlibat.
 .
Setiap kali melayani: minta Tuhan beri kita hati yang penuh belas-kasihan, sehingga sekecil apapun pelayanan yang kita lakukan akan membawa berdampak !
Melayani tanpa belas-kasihan hanya menyebabkan kita letih dan capek, karena tidak semua orang yang kita layani tahu diri dan bisa berterima kasih. Apapun yang kita kerjakan, suatu kali kita akan berkata cukup ! Kemudian berhenti. Hanya dengan belas-kasihan kita akan mampu bertahan !
 .
> Tata ulang hati dan hidup kita ! Minta belas-kasihan ! Jangan pernah lelah dan letih menolong orang lain, kerjakan dengan segenap hati !
 .
2. Pelayanan yang berdasarkan belas-kasihan akan melahirkan VISI
Visi bisa muncul dari berbagai hal: harga diri/ pride, kesombongan, ambisi, tidak mau kalah, tapi visi dengan latar belakang seperti ini tidak murni !
 .
Visi yang didasari oleh belas-kasihan adalah visi terbaik ! Jika dilandasi hal-hal lain, maka ujungnya hanya akan membuat “menara babel” dan membawa kebaikan bagi diri kita sendiri, namun tidak membawa dampak apapun pada orang lain !
 .
5000 orang butuh makanan, Yesus perintahkan 12 murid memberi makan mereka. Artinya Tuhan bebankan 5000 orang pada 12 orang murid. Hal ini membedakan dasar visi: apakah dari belas-kasihan atau dari ambisi !
Dunia membebankan 12 orang kepada 5000 orang
Jika dasarnya belas-kasihan maka yang sedikit orang bertugas memberi makan dan melayani orang lain yang jumlahnya jauh lebih banyak.
 .
Pelayan dan pemimpin yang ada HARUS mampu menanggung beban sekian belas ribu jemaat JKI Injil Kerajaan. Cara Tuhan selalu begini: pemimpin melayani semua, pemimpin beri yang terbanyak.
 .
Di akhir kisah ada sisa 12 bakul. Walau letih, 12 orang ini melihat kemuliaan yang jauh lebih besar dibanding ke 5000 orang.
 .
3. Belajar ikuti cara Tuhan dan biarkan cara berfikir kita dei luar kelaziman
Masalah bagi anak Tuhan adalah walaupun mereka cinta dan ikut Tuhan, tapi cara berfikirnya masih dalam kelaziman, padahal cara kerja Tuhan adalah “out of the box” , karena di luar kotak kelaziman adalah areal untuk mujizat bisa berlangsung.

Komentar

Postingan Populer