Hak

1 April

HAK


Saya merenungkan arti melepaskan hak.

Ternyata itu sungguh

sesuatu yang memalukan. Mengapa?

1. Semua yang kita

katakan sebagai 'hak' kita ternyata

adalah kasih karunia Tuhan,

bukan orisinil karena jasa dan upaya kita.

2. Kita bahkan tak punya hak atas diri kita,

karena kita umat tebusannya.

Yesus yang punya hak penuh atas kita.

Mau diangkat atau dibanting ya terserah Dia

3. Orang yang terus memperjuangkan haknya

dan ngurusin haknya dengan cara daging,

itu sebenarnya si pendek yang ingin setara,

maka dia pakai hak dan harus naik di atas hak,

misalnya hak sepatu.

Jadi mereka yang masih berkutat tentang hak

dia masih kecil,

pendek dan memang belum matang.

Malu-maluin ya, hari ini koh ngomongin hak,

 hineni lebih asyik....

Disalin dari Renungan Harian "Daily Walk With The King "oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo

Komentar

Postingan Populer