Rabu, 08 November 2017

MELEWATI LEMBAH BAKA

= MELEWATI LEMBAH BAKA =
Ev. Hadassah Gloria Purnama

_*SHRK Day 1 November 2017*_

Desember ada trip ke Israel, dan salah satu tempat yg dikunjungi En Gedi. Thema acara Desember di Mazmur 47 Deep calls unto deep yg juga ternyata dibuat di En Gedi.

Desember juga akan pergi ke Afrika.

Jatah umat perjanjian buat Mesir, tetapi masuk dalam Tanah Perjanjian. Namun harus melewati lembah baka/tangisan untuk bisa sampai pada destiny kita.
Lembah baka bukan tujuan kita, tetapi tujuan kita adalah promise land.

_Dilembah baka kita mengalami tangisan dan penderitaan juga banyak masalah. Namun itu bukan tujuan kita. Karena itu jangan menyerah. Karena bagian kita Tanah Perjanjian._

*Bila hari ini Anda di lembah baka, jangan menyerah. Karena kelimpahan susu dan madu adalah bagian Anda.*

_Mazmur 84:5-7 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat. Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion._

*Ketika Anda memilih hasrat berjiarah yaitu mengalami perubahan, maka hidup anda akan berbahagia. Ada sukacita dan penyertaan Tuhan setia saat dilembah sampai garis akhir. Namun kita harus melewati lembah baka itu dan mengubahnya jadi bermata air.*

_Orang yg berhasil melewati lembah baka akan memberkati orang lain. Karena hidupnya berubah menjadi berkat. Karena itu minta Tuhan pegang hidup kita. Sehingga semua tangisan hidup kita berubah menjadi mata air._

Melewati lembah baka kita perlu kekuatan yang dari Tuhan. Karena tanpa kekuatan dalam hidup kita, kita tidak pernah bisa melewatinya. Kekuatan sendiri tidak cukup. Kita perlu kekuatan Tuhan.

Menjadi kuat bukan menyimpan semua masalah kita, dan tersenyum buat semua orang. Menjadi kuat adalah saat kita tau kapan serahkan hidup kita, hati kita dan masalah kita kepada Tuhan. Dan tau kapan menggunakan lutut kita untuk berdoa.

Seperti saat ketika Imam masuk kedalam bait kudus, sujud dan berlutut dan masuk dengan merayap.

Tuhan sudah menyiapkan kebahagian yg terbaik dan berkat yg terbaik. Dan sering untuk mendapat semua itu ada harga yg harus dibayar.

Saya mengalami begitu banyak masalah dalam hidup saya. Dan mengalami begitu banyak masalah dalam hidup saya. Termasuk bagaimana sy kehilangan Ayah saya. Bahkan beberapa orang berkata kepada saya : Sa, kalau kamu tidak bunuh diri saja sudah bagus..

Namun saya tidak pernah melakukan apapun dengan cara saya. Saya bahkan melalukan apapun. Karena ketika kita berharap dan berserah kepada Tuhan. Masalah kita menjadi masalah Tuhan.

Ketika serahkan hidup kita kepada Tuhan, Tuhan tau kapan memberikan pujian bagi jiwa kita, kapan refreshing dalam hidup kita. Dan kapan memberi ketenangan.

Jadikan Pelayanan kita sebagai ucapan syukur kita untuk boleh melayani Tuhan. Karena setiap kita punya masalah dan salib kita yang berbeda-beda.

_*Blessings*_

1 komentar: